Banyak Swalayan Tanpa Izin


Kamis, 23 Juli 2015 - 19:03:23 WIB

“Berdasarkan pengamatan dan temuan, 80 toko dan swalayan belum memiliki izin tersebut, salah satu kendala mereka belum mengurus izin adalah lantaran mahalnya biaya pengurusan salah satu syarat yakni mencapai Rp40 juta.”ujar Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Ida Yulia Susanti pada wartawan Kamis (23/7). Ida Yulita Susanti mengatakan, biaya pengurusan salah satu syarakat untuk mendapatkan IUTM dan IUTS yakni rekomendasi social ekonomi dari perguruan tinggi. Dengan angka sampai Rp40 juta membuat pengusaha enggan.

“Maka dari itu kita akan membahas persoalan ini dengan mengundang pihak independen, dalam hal ini perguruan tinggi untuk membicarakan hal tersebut. Karena kita prihatinh hampir 80 persen para pemilik toko swalayan dan toko modern di Pekanbaru belum meiliki IUTS dan IUTM, setelah kami panggil alasannya yakni mahalanya biaya pengurusan salah satu rekomendasinya.”kata Ida.

Maka dari itu kata Politisi Golkar ini, dalam waktu dekat Komisi I akan me­manggil pihak indpenden yang bertugas melakukan pengkajian sosial ekonomi untuk membahas terkait biaya

Lebih lanjut dikatakannya, tentunya penetapan tarif pengkajian social ekonomi yang mencapai Rp40 juta sangat mem­beratkan pengusaha lokal yang modalnya hanya terbatas. Sementara itu, untuk menghadapi masyarakat ekonomi asean mendatang, para pengusaha local harus dikuatkan agar dapat bersaing dengan para pengusaha local yang sebentar lagi akan bebas masuk dan bersaing.

“Kalau bisa dipermudah tentunya kan akan semakin bagus, kalau pe­ngusaha besar dengan modal banyak tentunya mereka tidak akan keberatan. Sedangkan jika pengusaha local yang mo­dalnya kecil tentunya akan me­nyulitkan, dalam per­temuan nanti kami juga akan membahas solusi-solusi apa yang dapat dicapai sehingga pengusaha tidak diberatkan dan perizinan juga seluruhnya,”imbuhnya (hr)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 27 Januari 2020 - 14:15:06 WIB

    Banyak Penolakan di Sumbar, Kedatangan Turis China Gelombang Kedua Dibatalkan

    Banyak Penolakan di Sumbar, Kedatangan Turis China Gelombang Kedua Dibatalkan PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Kehadiran rombongan turis dari Kunming, China ke Sumatera Barat sejak kemarin menimbulkan sejumlah penolakan dan kekhawatiran sebagian publik di Ranah Minang. Salah satu penyebabnya adalah virus co.
  • Selasa, 17 Desember 2019 - 10:05:50 WIB

    Mengapa Banyak Orang Bali Namanya Made, Kadek, dan Wayan?

    Mengapa Banyak Orang Bali Namanya Made, Kadek, dan Wayan? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kalau kamu main ke Bali pasti sering menemukan orang yang namanya sama, misalnya Wayan atau Made. Apa ya makna pada nama-nama itu?.
  • Ahad, 15 Desember 2019 - 07:54:30 WIB

    Ini Negara yang Punya Banyak Jomblo

    Ini Negara yang Punya Banyak Jomblo STOCKHOLM, HARIANHALUAN.COM - Sebuah negara di Eropa ini bikin gregetan. Penduduknya enggan terikat dan nggak suka pacaran sehingga punya angka jomblo tertinggi di Eropa..
  • Senin, 25 November 2019 - 21:29:54 WIB

    Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Seniman Minang Sarankan Perbanyak Iven 

    Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Seniman Minang Sarankan Perbanyak Iven  PADANG,HARIANHALUAN.COM- Seniman minang yang juga Mahasiswa Tata Kelola Seni Pascasarjana ISI Yogyakarta, Dani Fajrul Arisyi melihat potensi wisata di Sumbar (yang biasa dikenal dengan ranah minang), cukup besar dan menjanjik.
  • Jumat, 02 Agustus 2019 - 08:19:41 WIB

    Wow Indahnya! Ternyata Banyak yang Baru di Bukittinggi

    Wow Indahnya! Ternyata Banyak yang Baru di Bukittinggi “Tak terasa kita sampai lagi di penghujung pekan hari ini. Saatnya refresh liburan akhir pekan. Kemanakah anda liburan akhir pekan ini? Inilah kota wisata yang tak ada bosan-bosanya memberikan keindahan bagi pengunjungnya..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]