Pemerintah Lamban Pulihkan Kondisi Pasar Pascakebakaran


Kamis, 23 Juli 2015 - 19:24:31 WIB

“Seperti Pasar Lubuk Buaya itu, terbakar menjelang Lebaran dan bagaimana nasib pedagang tersebut. Apalagi, pemerintah tidak punya dana untuk mengantisipasi dan mencari solusi dari kebakaran tersebut. Seperti tempat berdagang dan kapan diperbaiki lagi,” katanya. Dikatakannya, jika pemerintah punya anggaran untuk menangani kondisi darurat lainnya. Kenapa jika pasar yang terbakar, selalu saja pemda memiliki alasan yang tidak memihak pedagang. “Dari evaluasi kebakaran pasar yang kita kumpulkan, selalu lambat menangani. Akhirnya, pedagang mencari solusi sendiri dengan berbagai macam cara dan ujung-ujung menjadi PKL. Itu juga tidak baik bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, dia meminta kepada pemerintah setempat jika terjadi kebakaran harusnya cepat tanggap dengan situasi dan mencarikan solusi. Tidak hanya itu saja, pemerintah harus juga membuat perhitungan dengan penyebab kebakaran, jika itu adalah instalasi listrik. “PLN kan bisa kita ajak bekerja sama, jika itu yang menjadi penyebab kebakaran. Karena selama ini yang selalu menjadi penyebab kebakaran pasti instalasi listrik, atau pemda bisa juga membuat perhitungan dengan PLN. Misalnya, instalasi listrik itu harus diganti berapa tahun dan PLN juga harus sosialisasikan semuanya,” tuturnya lagi.

Dari pantauan Haluan di Pasar Lubuk Buaya, kios-kios bekas kebakaran masih kosong dan belum diperbaiki, hanya tinggal puing-puing bekas kebakaran. Pasar Lubuk Buaya, merupakan salah satu pasar satelit atau pasar pembantu terbesar di Kota Padang. Pasar tersebut juga sudah terbakar pada tahun 2012 dan rehabnya belum tuntas hingga sekarang.

Menurut Ujang, salah seorang pedagang yang kiosnya terbakar mengatakan, saat ini nasib pedagang memang tidak ditentukan oleh pertolongan pemerintah, tetapi oleh kelincahan pedagang sendiri. “Makanya di Kota Padang banyak PKL. Di Pasar Lubuk Buaya saja jalan macet setiap waktu dan yang disalahkan selalu pedagang. Tapi, apakah pemerintah mencarikan solusinya bagi kios yang terbakar, kemana mereka berjualan,” kenang Ujang.

Ujang berharap, rehab Pasar Lubuk Buaya yang gagal tahun 2014 bisa selesai tahun ini, sehingga pedagang bisa menempatinya. “Tahun lalu kan itu tidak tuntas. Mudah-mudahan tahun ini bisa diselesaikan,” harapnya.

Sementara Kepala Dinas Pasar, Endrizal menguraikan, untuk pembenahan pascakebakaran memang belum ada anggarannya. Untuk itu, dia meminta pedagang bersabar dahulu sampai pemerintah menemukan solusinya.  Tetapi, kata Endrizal, pihaknya sudah mencatat pedagang korban kebakaran di Pasar Lubuk Buaya. “Yang jelas, tahun ini anggaran kita belum ada,” ucapnya singkat. (h/ows)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]