Peran Masyarakat Diharapkan Besar Dibanding Pemkab


Jumat, 24 Juli 2015 - 19:24:47 WIB

Menurutnya, besarnya peran masyarakat dalam mengelola objek wisata, berbading lurus dengan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat dari objek wisata. Ia menjelaskan, apabila objek wisata dikelola dengan baik sehingga banyak wisatawan yang me­ngun­jungi­nya, maka peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar objek wisata juga meningkat, karena wisatawan membutuhkan rumah makan, penginapan, jasa komando menuju objek wisata dan jasa-jasa lainnya.

Hal utama yang harus dipahami masya­rakat untuk memajukan pariwisata selain sarana dan prasarana, kata Doni, adalah pelayanan masyarakat terhadap wisatawan. Pelayanan tersebut bisa berbentuk sikap ramahan, sopan santun terhadap wisatawan sehingga wisatawan nyaman berwisata ke suatu objek wisata.

Ia tidak menampik bahwa di beberapa objek wisata di Solsel, ada masyarakat yang membuat wisatawan tidak nyaman berkunjung ke sana, seperti meminta uang keamanan dan menjual segala sesuatunya dengan harga tidak wajar kepada wisatawan. Namun, hal itu dilakukan oleh oknum masyarakat yang jumlahnya jauh lebih kecil dibandingkan dengan jumlah masyarakat yang menerima dan melayani wisatawan dengan ramah.

“Pada prinsipnya, masyarakat Solsel senang dengan kehadiran wisatawan, baik wisatawan nusantara mau pun mancanegara,” ujarnya. Namun demikian, pihaknya tetap menyo­sialisasikan kepada masyarakat untuk bersikap ramah, sopan, dan santun terhadap wisatawan.

“Beberapa waktu yang lalu, staf Dis­budparpora Solsel mendapatkan pelatihan dari Dinas Pariwisata Sumatera Barat, untuk membikin program sosialisasi terhadap pelaku pariwisata untuk mengelola dan memajukan pariwisata. Dalam waktu dekat, kami akan membikin program itu dan memasyara­katkannya kepada pelaku pa­riwisata,” katanya.

Ia menambahkan, intinya, pihaknya ingin pengelolaan objek wisata, lebih banyak di­lakukan masyarakat dibandingkan dengan pengelolaan yang dilakukan Pemkab. Hal itu dilatarbelakangi oleh pemikiran bahwa jika objek wisata dikelola oleh masyarakat, masya­rakat merasa memiliki tanggungjawab untuk mengelola, menjaga dan memajukan objek wisata di daerah mereka. Sementara jika pengelolaannya lebih banyak dilakukan oleh Pemkab, maka peran m;asyarakat sangat sedikit di sini, sehingga masyarakat tidak merasa memiliki objek wisata di lingkungan mereka.

Saat ini, Solsel memiliki 25 objek wisata. Beberapa di antaranya air terjun dua tingkat di Tangsi Ampek Kecamatan Sangir, kawasan Saribu Rumah Gadang di Koto Baru Ke­camatan Sungai Pagu, kawasan rumah gadang panjang di Abai Kecamatan Sangir Batang Hari, dan sebagainya. Informasi lebih lanjut mengenai objek wisata di Solsel bisa dicari di internet. (h/dib)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]