Penjualan Baju Seragam Pasar Raya Menurun


Jumat, 24 Juli 2015 - 19:31:35 WIB
Penjualan Baju Seragam Pasar Raya Menurun

“Jika memikirkan ini, tidak ada untung lagi bagi pedagang kon­veksi. Jika beralih jualan juga tidak mudah persaingannya. Biasanya, kami panen ketika tahun ajaran baru ini,” tutur Jasman.

Baca Juga : Dinkes Kota Padang Sediakan Tempat Isolasi Guna Antisipasi Lonjakan Kasus Pasca Lebaran

Menurutnya, pola yang di­te­rap­kan oleh pemerintah dalam pe­nga­daan seragam siswa baru memang berbeda, jika dibandingkan dari tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya, seragam sekolah di­serahkan kepada wali murid, s­e­ka­rang sudah ada sekolah yang me­ng­hen­del seluruhnya. Mulai dari seragam sekolah yang putih, hingga pramuka.

“Malah saya mendengar ada sekelompok pihak yang me­n­ghen­del seragam sekolah ini bekerja sama dengan konveksi yang ada di Jawa. Tapi, apapun kebijakan dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang tentang pengadaan seragam sekolah yang merugikan konveksi di Pasar Raya Padang ini sudah kami bi­ca­rakan dengan pihak terkait. Mereka saja yang tidak mau mendengarkan isi hati kami,” jelasnya.

Baca Juga : Padang Aktifkan Kembali Kampung Nelayan untuk Tempat Karantina Covid-19

Ia menuturkan, sebagai pe­dagang jika tidak untung percuma saja jualan, karena pedagang se­mua­nya bergantung dari jual beli yang dilakukan setiap hari. “Jika tidak ada jual beli, bagaimana kami mau melanjutkan hidup anak kami dan dapur kami gimana supaya asap tetap mengepul. Bisa-bisa gulung tikar satu persatu pedagang kon­veksi di Pasar Raya Padang,” urainya.

Andri, pedagang seragam di Pasar Raya Padang juga men­yam­pai­kan isi hatinya, semakin hari penjualan seragam sekolah me­mang menurun. Apalagi, pakaian seragam merupakan dagangan mu­siman yang tidak selalu dibeli oleh masyarakat.

“Kalau sembako setiap hari orang butuh. Nah, kalau seragam sekolah hanya waktu tertentu saja orang membelinya, seperti tahun ajaran baru. Paling tidak mengganti seragamnya yang sudah tidak bisa dipakai dan itu juga tidak terjadi dalam sekali sebulan,” jelasnya.

Walaupun begitu, Andri ber­syukur, karena jualannya tidak hanya seragam sekolah saja. Di­se­lingi dengan pakaian anak-anak, sehingga jualannya tidak satu jenis saja. “Kita harus pintar untuk mengakalinya. Jika seragam se­ko­lah saja yang kita jual, tentu kita tidak akan be­run­tung,” tutupnya. (h/ows)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]