Kunjungan Wisatawan ke Pessel Naik Hingga 40 persen


Jumat, 24 Juli 2015 - 19:43:07 WIB

Wakil Bupati Pessel Edi­tiawarman menyebutkan terjadi kenaikan signifikan angka kunjungan wisatawan ke Carocok dibanding tahun lalu berdasarkan penjualan karcis. Sementara yang di luar Carocok jumlahnya bahkan ratusan ribu. Dengan demikian menurutnya, ting­ginya penjualan karcis itu juga berdampak pada Pen­dapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata. Capaian PAD lewat penjualan tiket lebaran ini saja telah me­nembus angka Rp650 juta musim lebaran ini. Angka itu belum termasuk parkir dan bagi hasil dengan peru­sahaan yang menyewakan peralatan di objek wisata.

Editiawarman menye­butkan, target PAD Pessel sektor pariwisatapun sudah mengalami revisi. Sebelum dibahas APBD Perubahan tahun 2015, target PAD disektor inisekitar Rp2 mi­liar, namun Pemkab berke­yakinan angka itu terlampai mengingat tingginya kun­jungan.

Selanjutnya Kepala Di­nas Pariwisata Pessel Guna­wan menyebutkan, uang da­ri tiket masuk itu disetor ke DPPKAD Pessel dalam wak­tu yang tidak menunggu lama. "Jadi kami tidak akan pernah menyimpan uang tersebut selain disetorkan ke DPPKAD. Ini untuk mengantisipasi terja­dinya hal hal yang tidak diingini," katanya.

Hal berbeda terjadi di Sawah­lunto. Dua objek wisata unggulan daerah warisan budaya dunia itu mulai kurang diminati dan terjadi penurunan angka kunjungan wisa­ta dari tahun lalu. Angka itu terlihat pada angka kunjungan wisata pada dua objek Water­boom dan taman satwa Kandi Sawah­lunto, dimana hingga hari ke tujuh libur lebaran wisatawan yang datang berkisar 63 ribu lebih.

Angka kunjungan ke water­boom Muaro Kalaban semenjak pertama lebaran hingga hari ini baru menyedot pengunjung seba­nyak 21.700 orang, sedangkan tahun 2014 lalu wisatawan yang datang sebanyak 29 ribu lebih pengunjung.

"Terjadi penurunan dibanding tahun lalu. Namun kita masih optimis hingga hari minggu besok bisa mencapai target kunjungan minimal sama dengan tahun lalu" kata General manger Waterboom Muaro Kalaban Zulhanis kepada Haluan.

Menurut Zulhanis, penurunan ini terjadi dikarenakan disebab­kan faktor ekonomi masyarakat, dimana libur lebaran kali ini juga bertepatan dengan tahun ajaran baru sekolah yang tentunya sedikit memberatkan , dan masyarakat lebih fokus untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Samahalnya dengan water­boom, objek wisata Kandi juga pengalami penurunan kunjungan, hingga hari ketujuh lebaran ini wisatawan yang datang baru mencapai 42 ribu orang, diban­ding tahun 2014 lalu taman satwa Kandi mampu menyedot wisata­wan sebanyak 55 ribu orang lebih.

General Manager taman Sat­wa Kandi Sawahlunto Zainal Zamzah mengatakan, Tahun lalu kunjungan ketaman wisata Kandi lebih dari 55 ribu orang, namun ditahun ini kita baru dapat me­narik angka kunjungan sekitar 42 ribu wisatawan dihari ketujuh pasca lebaran 2015.

"Tapi kita tetap berharap angka ini masih akan terus ber­tambah dikarenakan libur seko­lah masih ada dua hari lagi, dan biasanya diakhir akhir libur itu akan terjadi lonjakkan pengun­jung yang cukup sigfnifikan" terangnya.

Namun hal tersebut tidak terjadi pada kunjungan ke Puncak cemara, pantauan Haluan dika­wasan objek wisata yang baru diresmikan sejak tujuh bulan lalu ini, semenjak hari pertama leba­ran hingga kini masih terus ramai dikunjungi oleh wisatawan tidak kurang seribuan orang perharinya datang  mengunjungi objek wisata yang menyuguhkan panorama alam kota tua Sawahlunto ini. (h/har/mg-rki)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]