Hari Ini Digelar Evaluasi Jalur Dua Bypass


Ahad, 26 Juli 2015 - 19:04:39 WIB

Tenggat waktu untuk pe­m­bongkaran bangunan pun ditenggat Pemko hingga 28 Juni, yakni Selasa besok. Sedangkan bangunan masih ada yang berdiri dan ada masyarakat yang belum se­tuju, jika bangunannya di­bongkar jika tidak ada ja­minan ganti rugi.

Ujang, warga Kuranji yang bangunannya terkena pembebasan lahan kepada Haluan, kemarin (26/7) me­nga­ku belum ada titik yang jelas terkait pembongkaran. Apalagi, tanahnya juga ikut konsolidasi di pengadilan.

“Tanah saya ini kan ikut di pengadilan dan hingga saat ini belum ada kejelasan dari pengadilan. Takutnya lahan dan bangunan kami serah­kan dan hasil pengadilan tidak sesuai dengan ke­se­pa­katan kami,” urainya.

Dikatakannya, memang Camat Kuranji sudah mela­kukan konsolidasi dengan niniak mamak untuk mem­bebaskan jalur 40, yaitu selebar badan jalan yang direncanakan sepanjang ja­lur dua Bypass. “Bila belum dibongkar sendiri, maka akan dilakukan pem­bong­kar­an oleh Tim Pemko Pa­dang yang sudah disiapkan, kesannya pemko me­ngan­cam masyarakat. Kalau ja­uh-jauh hari pembebasan Bypass ini dilakukan pe­me­rintah, mungkin kami tidak banyak masalah seperti ini. Apalagi, masalah tanah di Minangkabau menyangkut harta warisan yang tidak bisa diputuskan oleh satu orang saja,” jelasnya.

Memang di Kuranji me­ru­pakan titik yang paling banyak dari tiga kecamatan yang terkena jalur dua By­pass.  Sebanyak 12 titik di kecamatan Pauh, 57 titik di Kuranji dan lima titik di Koto Tangah. Dari 74 titik ini, pemilik tanah mencapai sebanyak 135 orang.

Sementara Camat Ku­ranji, Salisma mengatakan, untuk pembebasan Bypass memang menyita perhatian semua pihak. Dengan men­yita perhatian itu, masya­rakat diminta mendukung pemerintah dalam pem­bebasan jalur dua Bypass.

“Dari musyawarah yang kita lakukan, memang ada masyarakat yang setuju dan kurang setuju. Kurang se­tuju­nya bukan berarti tidak mendukung,” katanya.

Dikatakannya, dengan tenggat waktu yang semakin dekat masyarakat di­harap­kan tidak membuat ulah yang mempersulit kondisi yang ada. Apalagi, perbaikan jalan dan pelebaran jalan untuk masyarakat juga nan­ti­nya. Ia juga berharap ke­pada pihak-pihak yang ingin ‘ma­nang­guak di aia karuah’ untuk menahan diri karena ini bu­kan proyek pemerintah. ( h/ows)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]