Perda Penyaluran Dana Rajawali Masih Dibahas DPRD Sumbar


Ahad, 26 Juli 2015 - 19:26:56 WIB

“Kita tidak bisa asal me­nya­lurkan dana ini, karena akan sangat berisiko. Se­hing­ga saat ini kita tengah mem­buat Perda,” pung­kas­nya.

Dikatakan Syafruddin, untuk merampungkan Perda ini memang akan memakan banyak waktu karena nan­tinya selain pembahasan juga ada revisi-revisi untuk poin yang tidak sesuai.

“Kita juga sudah berko­ordinasi dengan Biro Hu­kum agar segera malakukan pembahasan terkait Perda penyaluran dana PT Raja­wali ini. Kita tentunya harus mencari regulasi yang pas karena ini berisiko hukum,” ujarnya.

Syafruddin mengung­kapkan, kemungkinan dana ini baru bisa disalurkan pada masa Penjabat (Pj) Guber­nur pengganti Gubernur Irwan Prayitno yang masa jabatannya habis 15 Agustus mendatang.

“Kalau masa jabatan pak Irwan kan sebentar lagi habis, jadi belum bisa disa­lurkan, apalagi saat ini kita masih melakukan pemba­hasan terkait dana ini,”  tandasnya.

Ditegaskan Syafruddin, meski dana ini belum bisa dicairkan namun nilainya tidak akan berubah dan malahan bertambah. “Toh, nilai­nya tidak berkurang  jadi kita tunggu saja sampai ada regulasi yang pas untuk menyalurkan dana ini,” tandasnya.

Sebelumnya, dana beasiswa Yayasan Beasiswa Minangkabau (YBM) dari PT Rajawali diren­canakan dapat dicairkan tahun ini melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang ada di bawah naungan Pendidikan dan Kebudayaan Sumbar. Namun, belum bisa dilakukan Karena masih dalam proses pembahasan.

Mengendapnya dana beasiswa Yayasan Rajawali milik Pemprov Sumbar ini telah berlangsung dari beberapa tahun lalu. Yayasan Rajawali yang dibentuk peme­rintah sebagai penyalur beasiswa kepada pelajar dinilai menyalahi regulasi.

Ide pembentukan YBM se­suai dengan Undang Undang (UU) 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yaitu terwu­judnya pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa yang dituangkan ke da­lam Perda Nomor 4 tahun 2009.

Namun, menurut Direktur Anggaran Daerah dan Direktur Investasi Daerah Kemneterian Keuangan yayasan yang dikelola Pemda dengan menggunakan dana hibah yang disalurkan secara terus menerus berupa dana be­aiswa ini akan dapat menim­bulkan persoalan dalam pelak­sanaannya. Hal ini diperkuat dengan Permendagri Nomor 32 Tahun 2011 tentang penyaluran dana hibah. (h/mg-isr)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]