PADAN, HALUAN — Baru tiga bakal calon kepala dae­rah (cakada) yang mendaftar pada hari pertama, Minggu (26/7) kemarin. Dua pasang cakada Solok Selatan dan sepasang cakada Kota Solok.

Ketua Komisi Pemi­li­han Umum Derah (KPUD) Solsel, Isyuliardi Maas meng­informasikan, dua ca­kada Solsel yang mendaftar ke kantornya pada hari per­tama pendaftaran Bacakada dibuka, adalah pasangan Muzni Zakaria-Abdul Rah­man dan Boy Iswarmen-Fachril Murad. Muzni-Rah­man adalah pasangan yang maju dari jalur partai politik. Sementara Boy-Fachril ada­lah calon yang maju dari jalur perseorangan. "> PADAN, HALUAN — Baru tiga bakal calon kepala dae­rah (cakada) yang mendaftar pada hari pertama, Minggu (26/7) kemarin. Dua pasang cakada Solok Selatan dan sepasang cakada Kota Solok.

Ketua Komisi Pemi­li­han Umum Derah (KPUD) Solsel, Isyuliardi Maas meng­informasikan, dua ca­kada Solsel yang mendaftar ke kantornya pada hari per­tama pendaftaran Bacakada dibuka, adalah pasangan Muzni Zakaria-Abdul Rah­man dan Boy Iswarmen-Fachril Murad. Muzni-Rah­man adalah pasangan yang maju dari jalur partai politik. Sementara Boy-Fachril ada­lah calon yang maju dari jalur perseorangan. " /> PADAN, HALUAN — Baru tiga bakal calon kepala dae­rah (cakada) yang mendaftar pada hari pertama, Minggu (26/7) kemarin. Dua pasang cakada Solok Selatan dan sepasang cakada Kota Solok.

Ketua Komisi Pemi­li­han Umum Derah (KPUD) Solsel, Isyuliardi Maas meng­informasikan, dua ca­kada Solsel yang mendaftar ke kantornya pada hari per­tama pendaftaran Bacakada dibuka, adalah pasangan Muzni Zakaria-Abdul Rah­man dan Boy Iswarmen-Fachril Murad. Muzni-Rah­man adalah pasangan yang maju dari jalur partai politik. Sementara Boy-Fachril ada­lah calon yang maju dari jalur perseorangan. " />

Hari Pertama, Baru Tiga Cakada Daftar ke KPU


Ahad, 26 Juli 2015 - 19:29:27 WIB

Ia menyebutkan, Muzni-Rahman mendatangi KPUD pada pukul 15.00 WIB dan pulang pada pukul 17.30 WIB. Sementara Boy-Fach­ril lebih dulu mendatangi KPUD, yakni pada pukul 10.30 WIB hingga pukul 13.30 WIB.

"Kedua pasangan Baca­kada menyerahkan persya­ratan. Sebagian besar persya­ratan sudah lengkap. Untuk pasangan Boy-Fachril, ada yang masih belum lengkap, yakni jumlah dukungan KTP. Namun, pasangan ter­sebut masih punya waktu untuk melengkapi duku­ngan KTP tersebut," ujar Isyuliardi saat dihubungi Haluan, tadi malam.

Sementara itu, dua pasa­ngan cakada lain, yakni Khai­runas-Edi Susanto dan M. Tulus-Suhaimi. Edi Susanto pada Kamis (23/7) menyata­kan akan mendaftar pada Senin (27/7). Sementara Tulus yang dihubungi pada hari yang sama, akan men­daftar pada Senin (27/7) atau Selasa (28/7).

Sementara itu, KPU Ko­ta Solok  baru menerima  satu pasang bakal calon,yaitu pasangan Zul Elfian SH MSi dan Ir.Rainier ST  MM.

Pasangan Zul Efian dan Rai­nier atau pasangan ZORO ini didaftarkan  oleh koalisi Partai NasDem dengan PBB dan PKPI, Minggu (26/7) sore. Sebelum didaftarkanke KPU,pasangan ini terlebih dahulu mengadakan hala bihalal dan pendeklarasian pa­sangan di Gedung Kubuang Tigo Baleh.

Pasangan ini diantar ke KPU Kota Solok oleh Ketua DPC  NasDem Kota Solok,Yoserizal SH beserta Sekretarisnya Yen­drizal SH, Ketua DPC PBB Kota Solok, Hendra Saputra SH, Se­kretaris Budi, Sekretaris DPC PKPI Alferidon Kuntau, seluruh tim pemenangan dan ratusan simpatisan.

Dalam kesempatan itu, Zul Elfian  mengatakan, kepercayaan yang diberikan kepadanya itu merupakan  rahmat yang diberi­kan oleh yang Maha Kuasa, dan kepercayaan itu akan ia per­tang­gung­jawabkan dunia dan akhirat.

Di Kabupaten Solok, belum satu pasang pun cakada yang mendaftar. KPU sendiri hanya akan menerima pendaftaran mu­lai pukul 08.00 WIB hingga pu­kul 16.00 WIB yang akan dibuka hingga tanggal 28 Juli 2015.

Sejak pagi KPU Kab. Solok, telah siap menerima kedatangan  kandidat. Namun hingga sore belum ada yang mendaftar. Ketua KPU Kabupaten Solok Elwiza didampingi divisi Sosialisasi Jons Manedi  memperkirakan, para kandidat akan mendaftar pada hari ini Senin (27/7).

Hal ini juga dibenarkan oleh pasangan kandidat Desra-Bachtul yang jauh-jauh hari telah meng­klaim kesiapan maju. Desra me­ngaku, kesepakatannya untuk mendaftar hari ini. "Tidak ada kendala, semua syarat sudah selesai," beber Desra menjawab Haluan melalui telepon geng­gamnya, kemarin, (26/7).

Begitu juga balon pasangan Bupati Gusmal-Yulfadri Nurdin juga menyebutkan semuanya sudah beres. Pasangan yang di­usung Partai Gerindra-PKS juga akan mendaftar hari ini. "Kalau kendala tidak ada. Tapi, untuk mendaftar tentu kita sepakati dulu harinya kapan karena kita dalam partai dan tim," terang Gusmal.

Lain halnya dengan balon Bupati Agus Syahdeman-Wahi­dup yang telah memprokla­mir­kan akan maju bersama "kereta" Demokrat dan PDI-P. Sebab, meski Agus sudah menyatakan siap maju dengan usungan dua Parpol ini, pihak PDI-P malah menyebut belum ada kata sepakat untuk mengusung pasangan ter­sebut.

"Memang direncanakan se­perti itu, tapi sampai hari ini kondisinya masih dinamis," sebut Ketua DPC PDI-P Hendri Dunant singkat.

Agus Syahdeman ­, jika dia dan Wahidup sudah siap berpasangan dan diusung kedua Parpol. "Sam­pai hari ini masih oke," kata Agus yang belum memastikan diri kapan mendaftar ke KPU.

Hari pertama pendaftaran cakada Pasaman Barat periode 2015-2020 di Kantor KPU Kabu­paten Pasaman Barat belum ada yang mendaftar.  Sejak dibuka pendaftaran pagi kemarin hingga tutup jam kantor, belum ada satu pasang calon pun yang mendaftar atau menyerahkan berkas.

Pantauan Haluan, kantor KPU Pasaman Barat hari kema­rin masih sepi. Hanya sejumlah pegawai dan petugas keamanan yang terlihat stand by di kantor yang terletak di jalan M. Natsir, Jati II, Simpang Ampek  itu.

"Sepertinya hari ini belum ada yang mendaftar. Konfirmasi ke kita dari partai pun belum ada," kata Ketua KPU Pasaman Barat, Syafrinaldi.

Adapun pesryaratan pen­daf­taran di antaranya menyerahkan daftar kekayaan pribadi, SKCK, tidak sedang dinyatakan pailid, memiliki NPWP, belum pernah menjabat bupati atau wakil bupati 2 periode dan lain-lain.

Menurut informasi, hari ini akan ada dua pasang calon yang akan mendaftarkan diri ke KPU. Yakni pasangan H. Syahiran - Yulianto diusung Gerindra -Demokrat. Dan pasangan Ham­suardi - Kartuni yang diusung PAN-PKS-Hanura.

Terpisah, Bendahara Partai Demokrat DPD Kabupaten Pasa­man Barat, Bagio membenarkan hari ini pasangan Syahiran - Yulianto mendaftar ke KPU.

Hari ini Ramlan-Irwandi ke KPU

Mulai hari Minggu (26/7) kemarin hingga Selasa (28/7) besok, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah membuka pen­daf­taran calon kepala daerah untuk pemilihan kepala daerah seren­tak pada 9 Desember 2015. Na­mun pada hari pertama pem­bukaan, tidak ada satupun pasa­ngan calon yang mendaftar ke KPU Bukittiggi.

"Pembukaan ini hanya ber­langsung tiga hari, dan hari per­tama belum ada satupun pasangan calon yang mendaftar ke KPU Bukittinggi. KPU membuka pen­daftaran mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, dan pendaftaran itu harus langsung dilakukan oleh pasangan calon yang bersangkutan," ujar Ketua KPU Bukittinggi, Lemmasrizal, Minggu (26/7).

Lemmasrizal mengakui, seca­ra lisan Ia mendengar kabar adanya pasangan calon yang akan mendaftar pada Senin (27/7) ini. Namun Ia sendiri tidak bisa memastikan, karena tidak ada kewajiban bagi pasangan calon untuk memberitahu kapan me­reka akan mendaftarkan diri ke KPU.

Pasangan Ramlan Nurmatias Dt. Nan Basa dan Irwandi Dt. Batujuah rencananya akan men­daftar secara resmi ke Kantor KPU Bukittinggi pada Senin (27/7) pagi ini. Pasangan ini sudah dipastikan maju pada Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) tahun 2015 melalui jalur perseorangan (indenpenden) sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi periode 2015-2020.

Sebenarnya kepastian men­daftar ke KPU itu telah disam­paikan oleh Indra selaku Kon­sultan pasangan Ramlan Nur­matias Dt. Nan Basa dan Irwandi Dt. Batujuah kepada Haluan di Posko Pemenangan, pada akhir pekan lalu. "Kita rencanakan pasangan Ramlan Nurmatias Dt. Nan Basa dan Irwandi Dt. Batu­juah mendaftar secara resmi ke KPU Bukittinggi, Senin (27/7)," ujar Indra.

Sebelum mendaftar di KPU nanti jelas Indra, semua pen­dukung dan relawan pasangan ini berkumpul terlebih dulu di Jam Gadang dan selanjutnya berjalan kaki bersama-sama mengantar pasangan tersebut menuju Kantor KPU Bukittinggi.

Selain Ramlan-Irwandi, be­lum ada kepastian resmi dari pasangan lain, apakah akan men­daftar pada Senin (27/7) ini atau Selasa (28/7) besok. Koalisi partaipun tampaknya masih ba­nyak yang tarik ulur, meski batas akhir pendaftaran sudah mepet.

Partai Gerindra Bukittinggi misalnya, hingga Minggu (26/7) pukul 16.30 WIB, belum men­dapat kepastian resmi dari DPP Gerindra. Namun lampu hijau tampaknya diberikan Gerindra kepada petahana atau incumbent.

"Sampai Minggu sore pukul 16.30 WIB, kami belum men­dapat kepastian resmi dari pe­ngurus Gerindra pusat tentang siapa pasangan calon yang akan diusung, serta kemana arah koa­lisinya. Namun saya ada dapat kabar, kalau Gerindra akan mengusung incumbent. Kalau itu benar, berarti Gerindra akan berkoalisi dengan Demokrat. Tapi itu belum pasti," ujar Ketua DPC Gerindra Bukittinggi Ismunandi Sofyan.

Sampai saat ini Partai Demo­krat juga belum mengumumkan secara resmi siapa orang yang akan mendampingi Ismet Amzis. Namun, kuat dugaan Ismet akan menggandeng Zulbahri, mantan anggota DPR RI.

Sementara beberapa pengu­rus partai lainnya ketika dihu­bungi tidak menjawab panggilan telepon. Tapi politisi PAN, M. Nur Idris memberi bocoran, bahwa saat ini ada dua pasangan calon yang gencar mendekati PAN.

Mereka adalah Taslim, Pe­ngu­rus DPP PAN yang berpa­sangan dengan Ardian, mantan anggota KPU Sumbar, serta Wa­kil Walikota Bukittinggi Harma Zaldi yang akan berpasangan dengan kader PAN, Rahmi Bris­ma. Namun Nur Idris belum bisa memastikan siapa pasangan calon yang akan diusung PAN.

Urung Mendaftar

Hari pertama dibukanya pen­daftaran calon bupati dan wakil bupati secara serentak oleh KPU, di Kabupaten Limapuluh Kota momen dalam proses Pilkada tersebut tidak dimanfaatkan  secara baik oleh pasangan calon. Buktinya, di hari pertama terse­but, tidak satu pun pasangan calon yang mendaftarkan diri. Baik dari jalur partai politik maupun me­lalui jalur perorangan.

"Di hari pertama ini, belum ada pasangan calon yang men­daftar,"ujar Ketua KPU Kabu­paten Limapuluh Kota Ismet Aljanatta didampingi dua komi­sioner KPU lainnya Ilham Yusa­dri dan  Budi Mulya pada Minggu (26/7) kemarin.

Ismet Aljanatta mengatakan, di hari pertama, bakal ada dua pasangan calon yang men­daf­tarkan diri. Yakni pasangan independen Rifa Yendi-Zulhikmi dan pasangan Asyirwan Yunus-Ilson Cong dari Koalisi Ge­rindra-PAN.

"Saya sempat dihubungi oleh 2  pasangan calon tersebut, akan mendaftarkan diri di hari pertama ini. Setelah ditunggu-tunggu hingga pukul 16.00 Wib, ternyata tidak jadi,"katanya.

Di sisi lain, pasangan Asyir­wan Yunus-Ilson Cong  yang sudah mendapatkan mandat pen­calonan dari DPP Gerindra dan DPP PAN,  terganjal akibat  be­lum ditanda tanganinya sejumlah berkas pencalonan oleh ketua DPC Gerindra Kabupaten Lima­puluh Kota. "Sore ini, saya akan bertemu dengan ketua DPC Ge­rindra Kabupaten Limapuluh Kota,"ujar Asyirwan Yunus.

Sementara, pasangan Rifa Yendi-Zulhikmi yang melalui jalur independen belum ada kabar terkait batalnya mendaftar di hari pertama. Proses pendaf­taran calon bupati dan wakil bupati di kantor KPU, turut dijaga ketat oleh personil kepoli­sian Polres Limapuluh Kota. (h/dib/eri/ndi/dka/wan/ril/ddg)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]