Pemkab Solok Tak Sediakan Lagi Layanan Berobat Gratis


Senin, 27 Juli 2015 - 19:58:54 WIB
Pemkab Solok Tak Sediakan Lagi Layanan Berobat Gratis

Awak sangko tadi lai perai jo baubek lai, kironyo lah mambayia. Awak ndak bao pitih do buk.(saya kira tadi berobat masih gratis, rupanya sudah bayar. Saya tidak bawa uang bu),”  kata Marlis kepada petugas Pus­kesmas Jua Gaek terbata-bata sembari menahan sesak nafas karena sakit yang di­deritanya.

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Virus Corona di Sumbar: Positif 169, Sembuh 162, dan Meninggal Dunia 4 Orang

Sementara itu, Fitri (37) warga Panyalai Cupak me­nye­butkan, kebijakan Pem­kab Solok dalam  pember­lakuan kembali tarif berobat ini dinilai sebuah kemun­duran. Karena menurutnya, dahulu sebelum BPJS kese­hatan dan JKN masyarakat di daerah itu juga sudah gratis berobat, sementara kini malah membayar.

“Bahkan dulu juga ada jaminan persalinan bagi war­ga, cukup hanya dengan me­lam­pirkan KTP, surat nikah, KK dan surat kete­rangan dari bidan, sekarang malah harus bayar,” ung­kapnya.

Baca Juga : Safari Ramadan, Gubernur: Yang Menguatkan Iman dan Adab adalah Alquran

Terkait itu, Kabid Pela­ya­nan Kesehatan Dinkes Kab.Solok drg Aida Herlina menyebutkan, pemberla­kuan tarif berobat bagi mas­ya­rakat itu memang sudah berlaku efektif sejak tanggal 1 Juli lalu. Hal itu kata Aida sesuai dengan amanat Perda Kab. Solok. “Kita hanya menjalankan sesuai Perda, karena hal itu tentu sudah disetujui dewan,” katanya.

Dijelaskan, pem­berla­kuan tarif ini hanya berlaku bagi masyarakat umum yang tidak terdaftar menjadi pe­serta BPJS kesehatan atau Jaminan Kesehatan Na­sio­nal. Sedangkan untuk pen­dataannya dilakukan oleh dinas sosial dan tenaga kerja (Dissosnaker). “Yang mela­kukan pendataan ke lapa­ngan adalah aparat jorong yang ada di nagari-nagari,” katanya. (h/ndi)

Baca Juga : Bantu Korban Bencana di Sulbar, Pemprov Sumbar Kembali Gelontorkan Dana Rp241 Juta

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]