Tahanan Wanita Narkoba Dilarikan ke RS


Senin, 27 Juli 2015 - 20:10:55 WIB
Tahanan Wanita Narkoba Dilarikan ke RS

“Memang betul Sandra dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar karena me­nga­lami pendarahan, se­hingga terpaksa dirawat oleh dokter,” kata Ka­pol­resta Padang Kombes Pol Wisnu Andayana melalui Kasat Resnarkoba Kom­pol Daeng Rahman, kemarin.

Baca Juga : Bekas Atom Center Padang Disulap jadi Penampungan Anak Yatim

Dikatakan Daeng, wa­nita tersebut memang te­ngah hamil tiga bulan dan setelah ditangkap langsung dititipkan tahanannya ke Polsek Padang Timur. Pi­hak­nya belum tahu sampai kapan Sandra dirawat di rumah sakit.

“Yang jelas, selama wa­ni­ta itu berada di rumah sakit akan dijaga oleh pihak ke­polisian. Dan apabila telah dinyatakan sehat oleh dok­ter, kami akan me­nahan­nya kembali,” ung­kapnya.

Baca Juga : Curah Hujan Tinggi, Perumda AM Kota Padang Imbau Warga Gunakan Air Seperlunya

Seperti berita se­be­lum­nya, diduga mengedarkan dan konsumsi narkoba je­nis sabu antar provinsi, lima orang ditangkap tim Res­nar­koba Polresta Pa­dang didua lokasi Kota Padang, Kamis (9/7). Dari sekian tersangka, dua di antaranya merupakan wanita.

Ketiga pria tersebut yakni Rafi Azis (24), Can­dra (22), Vicky (26) dan dua wanita, yaitu Sandra Prima Amri (20), Winda Sara (19). Dari tangan me­reka diamankan barang bukti berupa narkoba jenis sabu sebanyak 25 gram seharga Rp30 juta, tiga paket sedang sabu dengan total harga 20 juta, tiga paket besar sabu, tim­bang­an elek­trik, enam unit handphone, tiga pak plastik kemas sabu, alat hisap sa­bu, uang jutaan rupiah hasil dari penjualan dan dan satu unit mobil Toyota Altis dengan nomor polisi BM 1063 ML.

Awal penangkapan ter­hadap mereka ketika pe­tugas melihat Candra ber­sama dua rekannya me­ng­gunakan mobil ke sebuah warung pecel lele sekitar pukul 00.45 WIB. Saat sedang makan itulah, pe­tugas langsung me­nang­kap­nya. Kemudian di­la­ku­kan pengembangan ke ru­mah Vicky di Jalan Paya­kumbuh, Siteba, Keca­mat­an Nanggalo, sekitar pukul 01.30 WIB.

Di sana petugas me­la­ku­kan penggeledahan, ada salah satu kamar yang ter­kunci dan terdengar ada suara orang. Petugas yang curiga, langsung men­dob­rak pintu kamar tersebut. Saat didobrak, ternyata petugas menemukan dua wanita tengah ketakutan sambil menangis. (h/nas)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]