Jelang Pemilu, Proses Rekap Data Wajib KTP Membingungkan


Senin, 27 Juli 2015 - 20:12:22 WIB
Jelang Pemilu, Proses Rekap Data Wajib KTP Membingungkan

“Kata anak saya di sekolah sudah merekap data, di kecamatan juga dilakukan rekap data, ke Catatan Sipil juga dilakukan. Kok banyak sekali rekap datanya, saya jadi bingung padahal anak saya sekolah,” jelasnya. Ditambahkannya, kalau bisa rekap data bagi pelajar sebaiknya jangan dipersulit karena waktu bagi pelajar tidak banyak. Cukup di sekolah, kenapa mesti di rekap lagi di kecamatan.

Baca Juga : Di Padang, 42 Kawasan Ini Tak Boleh Menggelar Salat Ied di Masjid dan Lapangan

Hal serupa juga dikeluhkan Dika, pelajar SMAN 1 Padang yang sudah wajib memiliki KTP. Diakuinya, memang rekap data dilakukan di sekolah, tapi kurang serius dijalani oleh petugas. Jika data kurang ketika sampai di kecamatan, pasti pihak kecamatan melakukan pendataan ulang.

“Jika di sekolah tidak ada gunanya rekap data, tidak usah saja dilakukan. Toh di kecamatan akan dilakukan rekap lagi,” ungkapnya.

Baca Juga : Mantap! Rutan Anak Aia Padang Bagikan Baju Lebaran untuk WBP

Sementara Camat Padang Barat, Arfian mengatakan, rekap data sesungguhnya hanya di kecamatan saja. Sedangkan rekap data di sekolah, memang tujuan utamanya memudahkan pelajar untuk memperoleh KTP. Tapi, karena rekap data di sekolah kurang valid, makanya dilakukan lagi di kecamatan.

“Rekap data disekolah kadang kurang valid, makanya dilakukan rekap ulang di kecamatan dan tidak perlu lagi ke Capil,” urai Arfian.

Dikatakannya, memang saat ini ada keterbatasan blangko E-KTP di Capil, makanya bagi pihak yang mendesak atau penting untuk mengurus langsung ke Capil, namun bukan berarti pihak kecamatan lepas tangan.

“Blangko kurang itu memang dari pusat. Menurut keterangan dari Capil, saat ini pengadaan blangko KTP masih dalam proses tender di pusat. Untuk itu, bagi yang ingin mengurus atau mendapatkan KTP karena ada keperluan tertentu, Capil akan prioritaskan. Tapi, pihak yang bersangkutan yang datang ke Capil setelah mendapatkan rekomendasi dari pihak kecamatan,” katanya. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk mengurus KTP bagi yang bersangkutan. Apa yang menjadi keluhan atau misalnya mendesak, bisa di­cerita­kan ke Capil atau kecamatan. “Bagi masyarakat yang bingung, jangan malu bertanya. Semua persoalan pasti ada solusinya,” tutup Arfian. (h/ows)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]