Efektivitas Universitas Badan Layanan Umum


Senin, 27 Juli 2015 - 20:23:12 WIB
Efektivitas Universitas Badan Layanan Umum

Universitas Badan Layanan Umum

Baca Juga : Sri Mulyani Sebut Pemakaian Konsumsi Listrik Tumbuh 3,3 Persen

Konsep dasar pem­ben­tu­kan Badan Layanan Umum adalah “mewirausahakan pemerintah” (enterprising the Government) sebagai laluan untuk reformasi keua­ngan yang berhasil dikem­bangkan berbagai negara. Anggaran pemerintah yang makin terbatas harus dike­lola secara terbuka, efektif dan efisien serta produktif dengan manfaat sebesar-besarnya untuk kepentingan publik.

Prinsip anggaran ber­basis kinerja yaitu memberi kewenangan kepada instansi pemerintah yang dinilai mam­pu menerapkan pola pengelolaan keuangan flek­sibel dalam pelayanan kepa­da publik. Universitas ada­lah lembaga yang dianggap tepat menjadi media bagi pe­mija­han konsep Badan Layanan Umum yang akan dikem­bangkan instansi pe­me­rin­tahan lainnya ter­ma­suk de­ngan pola kerjasama institusi dan kemitraan bis­nis.

Baca Juga : Pemerintah Putuskan WNI dari India Boleh Masuk Indonesia dengan Prokes Ketat, Karantina 14 Hari

Universitas memiliki sumberdaya yang melimpah namun belum mampu di­kem­bangkan oleh mana­jemen secara optimal karena berbagai masalah baik inter­nal maupun eksternal. Seca­ra internal dapat bersumber dari proses pembelajaran yang tidak terintegrasi de­ngan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masya­rakat selain tidak ada unit kerja dengan tugas dan fung­si yang berkait dengan pe­nge­m­bangan unit bisnis.

Secara eksternal akibat dari ketidakterpaduan yaitu gagal mengembangkan pola joint program dan sharing budget kegiatan pemerintah dan memanfaatkan dana Corporate Social Res­pon­sibility dari sektor swasta dan BUMN. Universitas melalui metoda pembelajaran inte­raktif dan integratif dapat mengembangkan kerjasama dan kemitraan sebagai me­dia pembelajaran bagi para pelaku pendidikan sehingga terbangun universitas riset sekaligus kampus kewi­ra­usahaan.

Baca Juga : MAKI: Apa Urusan Wakil Ketua DPR Kenalkan Penyidik KPK ke Walkot Tanjungbalai?

Kampus Kewirausahaan

Konsep Kampus Kewi­ra­u­sahaan (enterpreneurship campus) dikembangkan uni­­ver­sitas di berbagai bela­han dunia yang me­nem­patkan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada ma­syarakat sebagai wadah un­tuk menghasilkan barang dan layanan untuk publik.

Baca Juga : Tak Segera Reshuffle Kabinet, PKS: Tunjukkan Jokowi Lemah

Prinsip dasar kampus kewirausahaan adalah me­ngin­tegrasikan pem­bela­jaran di kelas dengan kegia­tan penelitian dan pengab­dian kepada masyarakat di lapangan. Melalui pen­deka­tan ini dapat diketahui kebu­tuhan dan kemampuan ma­sya­rakat yang dapat dilayani kampus baik secara mandiri maupun melalui kemitraan bisnis dengan berbagai pi­hak yang terkait. Sifat mu­tua­listis dapat dicapai se­hingga semua pihak men­dapat manfaat seterusnya akan memberi respon kepa­da proses bisnis kampus yang terus diperkuat secara berkelanjutan.

Kampus Kewirausahaan dikembangkan melalui pe­nguatan sumberdaya ma­nusia dengan konsep kepe­mimpinan dan kewi­rau­sa­haan serta kemitraan sebagai satu kesatuan. Dalam konsep kepemimpinan akan diba­ngun sikap dan perilaku sebagai pribadi yang mampu memimpin diri dan orang lain meraih cita-cita.

Konsep kewirausahaan akan membentuk sikap yang mampu mengembangkan kapasitas termasuk me­ng­kal­kulasi risiko baik dalam bidang pemerintahan mau­pun sektor bisnis. Konsep kemitraan membentuk ke­mampuan dalam me­ngem­bangkan kolaborasi untuk mengakomodasi pe­ngem­bangan kapasitas diri dan kelompok beserta produk dan layanannya. Ketiga kon­sepsi tersebut adalah lan­dasan bagi pengembangan profesionalisme yang men­dukung fungsi Universitas Badan Layanan Umum teru­tama untuk generasi baru yang memilih jalan untuk berwirausaha.

Kewirausahaan Kampus dan Profesionalisme

Universitas Badan La­yanan Umum mendapat flesibilitas dan otonomi dalam pengelolaan ke­ua­ngan negara termasuk inves­tasi dan pengelolaan utang dan piutang sehingga makin ter­buka peluang untuk me­ngem­bang­kan­ kewira­usa­­haan kampus.

Peluang ini diu­paya­kan me­lalui pem­ben­tuk­an ka­­­­rak­ter wira­usa­hawan (enter­preneur cha­racter) yang me­li­batkan seluruh komponen di kam­pus mulai dari pela­tihan dan magang sampai praktis bis­nis. Dari pers­pektif bisnis perlu pengua­tan kapasitas kepemim­pi­nan mulai dari proses me­ren­cana, membuat kepu­tusan, melaksanakan dan mengendalikan sampai me­ngembangkan sesuai ha­sil umpan balik dari proses yang berkesinambungan.

Kapasitas kepe­mim­pi­nan mampu menguasai dan mengendalikan diri sete­rusnya berkolaborasi men­jadi bagian dari proses pe­nguatan kompetensi sebagai komponen pokok dalam bisnis. Kewirausahaan kam­pus akan memanfaatkan seluruh potensi kampus un­tuk kepentingan publik yang memproduksi barang dan jasa berdasarkan hasil pene­litian dan pengabdian kepa­da masyarakat.

Hasil kerja kelompok mahasiswa di kebun dan labor serta bengkel dapat menghasilkan produk atas bimbingan tenaga pengajar demikian pula jasa kon­sultasi dan bimbingan ter­masuk praktik di klinik dan balai bahasa dan seni budaya yang memperkuat kom­pe­ten­si dasar.

Seluruh produk dan laya­nan ini dipasarkan melalui jejaring kemitraan yang di­kem­bangkan dan dior­gani­sasikan secara pruden kare­na keterjaminan mutu juga harga sesuai dengan prinsip pelayanan kepada publik. Jejaring bisnis yang ter­bentuk sebagai mata rantai dari kampus kepada ma­syarakat selain me­nun­juk­kan kinerja (performance) juga membangun citra (image) sebagai prasyarat bagi keberlangungan bisnis tersebut.

Konsekuensi proses bis­nis tersebut menuntut kese­riusan terhadap mutu mela­lui pembentukan unit penja­minan mutu menyangkut proses pembelajaran yang menghasilkan produk dan layanan kepada masyarakat. Sikap sebagai profesional sejati harus terbangun dari kampus sehingga tidak cang­gung dalam praktik sebe­narnya di lapangan peker­jaan sekaligus mampu menu­larkan kepada semua pihak dalam lingkungannya.

Profesionalisme yang ter­bangun adalah modal dasar bagi wirausahawan sejati baik dalam bidang pemerintahan maupun bis­nis sehingga ter­hindar dari berbagai praktik pe­nyim­pangan yang meru­gikan pi­hak lain. Profesional akan mengembangkan kon­sep mewirausahakan peme­rin­tah sehingga pelayanan umum cepat dan tanggap da­pat diupayakan demikian pu­la konsep pruden bisnis sehingga pelanggan barang dan jasa sesuai mutu dan harga.

Sikap profesional ialah suatu keniscayaan dalam dunia modern yang meng­glo­bal untuk berkiprah dan bertahan karena jejaring menyebar ke berbagai bela­han dunia. Mendapat peng­harapan untuk pengakuan dan penghargaan menunggu waktu yang tepat sehingga konsistensi amat menen­tukan yang terkait dengan kemampuan da­lam tata­ke­lo­la yang ber­pegang kepada prinsip result, respect, res­ponse dan re­turn sehingga ke­ber­lan­ju­tan dapat di­wu­judkan se­bagai tang­gung­jawab bersama.

Tantangan bagi Manajemen Kampus

Keberhasilan Univer­sitas Badan Layanan Umum harus memenuhi tiga per­syaratan pokok yaitu per­syaratan sub­stantif yang ter­kait dengan penyelenggaraan pelayanan, persyaratan tek­nis yang ber­kaitan dengan kinerja pe­layanan dan ke­uangan, per­syaratan admi­nistratif me­nyangkut ren­cana strategis bisnis, pola tata kelola, stan­dar pela­yanan minimal, la­poran keuangan pokok dan lapo­ran audit.

Fleksibilitas dalam ope­rasional yaitu fleksibilitas dalam pengelolaan keua­ngan, fleksibilitas dalam pengelolaan sumberdaya manusia, fleksibilitas dalam pengelolaan aset dan pe­ngadaan barang juga ter­masuk investasi dan penge­lolaan utang dan piutang. Otonomi dalam penge­lo­laan keuangan negara men­cakup penggunaan pene­rimaan secara langsung seba­gai Pendapatan Negara Bu­kan Pajak (PNBP) untuk Badan Layanan Umum.

Manajemen kampus di­tun­tut untuk me­ngem­bang­kan kemampuan dalam me­ngelola Universitas Badan Layanan Umum dan Kam­pus Kewirausahaan untuk melahirkan generasi tangguh yang mampu meningkatkan proporsi usahawan negara ini. Selanjutnya menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum yang sema­kin mandiri dalam pengem­bangan tujuan dan sasaran sesu­ai dengan cita-cita pem­b­entukannya. ***

 

PROF. H. FASHBIR NOOR SIDIN, Se, MSP, Ph.D.
(Guru Besar Ekonomi Universitas Andalas)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]