IP-NA Daftar ke KPU


Senin, 27 Juli 2015 - 20:29:27 WIB
IP-NA Daftar ke KPU

Berdasarkan data KPU Sumbar, pasangan calon ini memiliki total perolehan kursi di DPRD sebanyak 15 kursi atau 23 persen dari jumlah kursi, sementara perolehan suara berjumlah 505.477 atau setara dengan 20,95 persen suara sah.

Baca Juga : Bekas Atom Center Padang Disulap jadi Penampungan Anak Yatim

Ketua KPU Sumbar Amnasmen mengatakan bahwa, mulai dari pukul 10.00 WIB KPU sudah melakukan proses penerimaan pendaftaran pasangan calon. Selanjutnya KPU akan memeriksa keabsahan dan kelengkapan dokumen tersebut, untuk disampaikan nanti pada tanggal 3 Agustus 2015 apakah sudah memenuhi syarat atau belum.

Dikatakan juga, dari informasi yang ia dapat bahwa pasangan MK-FB  akan datang ke KPU kemarin, ternyata sampai pukul sore baru satu pasangan calon yang datang.

Baca Juga : Curah Hujan Tinggi, Perumda AM Kota Padang Imbau Warga Gunakan Air Seperlunya

“Pendaftaran kita buka dari tanggal 26 hingga 28 Juli, jika memang hanya satu calon yang mendaftar ke KPU maka kita akan buka tiga hari lagi untuk menerima paslon,” pung­kasnya.

Hari kedua pendaftaran di KPU Sumbar juga dihadiri oleh  Kapolda Sumbar Brigjen Pol Drs Bambang Sri Herwanto, M.H. Dalam kesempatan itu ia me­nyam­paikan bahwa kedata­ngan­nya meninjau langsung ke KPU, karena apapun kegiatan atau proses yang dilakukan akan ber­muara pada keamanan.

“Koordinasi ini tentunya perlu dilakukan, untuk kelancaran dan kemananan selama proses pil­kada berjalan. Kita sebagai aparat pengamanan tentunya akan be­kerja maksimal untuk membantu kelancaran proses pilkada Sum­bar,” ujarnya.

Pasangan calon gubernur Sum­bar MK-FB dijadwalkan mendaftar ke KPU hari ini, Se­lasa (28/7).

Jamin Netralitas

Dengan kembali majunya Gubernur Sumbar Irwan Prayitno sebagai calon gubernur untuk periode 2015-2020 mendatang, ia menjamin independensi dari semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada di lingkungan pemerintah provinsi tetap terjaga.

Ia mengatakan bahwa dalam beberapa kesempatan sudah di­sam­paikan pada semua jajaran pegawai dan PNS yang ada di lingkungan Pemprov Sumbar supaya tetap menjaga netralitas dan hal tersebut diakuinya sudah dilakukan dalam setiap kesem­patan rapat bahkan surat tertulis yang menyatakan akan membe­rikan sanksi bagi yang melanggar.

“Insyaallah hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan, dan saya yakin netralitas akan tetap ter­jaga,” ujarnya usai melakukan pendaftaran di KPU Sumbar, Senin (27/7).

Terkait dengan statusnya saat ini, ia menyatakan bahwa sudah dua minggu lalu diberhentikan di DPRD dalam rapat paripurna, dan secara administrasi sudah dikirimkan ke Mendagri. Tanggal 15 Agustus mendatang dikatakan baru resmi pemberhentian dari jabatannya.

“Lagian sekarang kan masih baru mendaftar (calon) sedangkan penetapan (calon) kan 24 Agus­tus,” ulasnya. Dikatakan juga, alasan dirinya mencalonkan diri kembal karena ada permintaan dan tuntutan dari  masyarakat, ter­masuk juga ada beberapa tugas-tugas yang men­jadi prioritas yang perlu tun­taskan.  Hal lainnya yakni, karena ia juga didukung oleh beberapa partai pengusungnya.

Ketika ditanyakan alasannya lebih memilih berpasangan de­ngan Nasrul Abit, menurutnya karena Nasrul Abit dinilai ber­hasil selama dua periode menjadi Bupati Pesisir Selatan, “Beliau mengantarkan kan berbagai pres­tasi di daerah Pesisir Selatan. Pesisir Selatan keluar dari daerah tertinggal, di bidang pendidikan meraih posisi no 1 di UN di Sumbar, dan prestasi lain, yang terakhir di bidang pari­wisata,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh calon Wakil Gubernur Nas­rul Abit saat mengomentari sosok Irwan Prayitno. Dan dirinya yakin dengan pengalaman yang telah dilaluinya sebagian Wakil Bupati dan Bupati, bahwa pasangan ini tidak akan retak di tengah jalan.

“Saya juga tidak khawatir retak di tengah jalan, karena saya sudah berpengalaman jadi wakil bupati, kita sudah diskusikan dan saling sharing,” pungkasnya. (h/mg-rin)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]