SKPD Lamban dan Dikritik Diganti


Selasa, 28 Juli 2015 - 19:45:09 WIB

Dikatakannya, baginya kri­tikan itu masukan untuk mem­perbaiki kinerja. Tetapi, bagi SKPD yang bekerja melayani masyarakat memang harus dituntut kreatif, agar kinerja bisa berjalan dengan baik.

“Memang ada rencana wali­kota untuk mendorong kinerja SKPD supaya lebih kreatif. Bagi yang banyak mendapat kritikan dari masyarakat, maka lelang jabatan akan dilakukan,” terangnya.

SKPD yang mendapat so­rotan antara lain, kata Asnel,  Dinas Pariwisata yang dikritik Menteri Bappenas, sebab pa­ri­wisata dinilai dikuasai pre­manisme. Selain itu, Dinas Kebersihan juga menjadi so­ro­tan karena pengelolaan sampah yang dinilai tidak maksimal.

“Penilaian ini memang ti­dak kita yang melakukan, na­mun dari laporan masya­rakat, sehingga SKPD tersebut men­jadi perhatian. Kita me­nunggu perintah dari walikota saja, kalau SKPD itu akan dilelang dan akan kita bentuk Panitia Seleksi (Pansel). Se­perti Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang saat ini masih Plt, Pansel akan melakukan rapat pada Jumat mendatang,” katanya.

Terkait dengan kekurangan PNS yang menyebabkan pe­la­yanan di SKPD kurang, itu tidak jadi alasan. Karena tenaga yang ada bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. “Jadi, pelayanan di SKPD yang ber­gerak di pelayanan bisa me­mak­simalkan tenaga yang ada. Karena tes Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun ini dari nasional ditiadakan. Mau tidak mau tenaga yang ada harus memberikan pelayanan yang baik,” ulasnya.

Sedangkan jumlah PNS Ko­ta Padang saat ini mencapai 13.095 orang dan dibutuhkan sebanyak 17 ribu pegawai. Di­prediksikan setiap tahun pegawai yang pensiun men­capai ratusan, sedangkan pe­nerima­an PNS di tahun 2014 lalu hanya 30 orang. “Jadi tidak sebanding antara pegawai yang pensiun dengan pegawai di­terima,” ucapnya.

Seperti tahun ini saja, se­banyak 238 pegawai yang pen­siun semuanya berasal dari guru. Kekurangan guru yang cukup besar di Kota Padang, akan diserahkan kepada pihak Dinas Pendidikan atau sekolah untuk menerima guru honor.

“Biasanya tenaga pengajar itu tidak seperti pegawai kan­to­ran, yang pekerjaannya bisa dikerjakan bersama-sama, ka­rena tenaga pengajar ber­dasar­kan bidang studi. Untuk itu, menerima guru honorer bagi sekolah biasanya kebijakan sendiri,” tutupnya. (h/ows)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 10 Juni 2019 - 19:55:15 WIB

    Wako dan Wawako Padang Sidak SKPD

    PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Guna memastikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Padang hadir pada hari pertama masuk kerja pasca cuti lebaran, Wali Kota, Wakil Wali Kota Padang dan Sekretaris Daerah Kota Padang melaku.
  • Jumat, 16 Desember 2016 - 01:20:01 WIB
    OPD DILANTIK 30 DESEMBER

    Kepala SKPD Akan Diuji Ulang

    PADANG, HALUAN — Setelah mengendap beberapa waktu, akhirnya skenario pemilihan jabatan eselon II yang akan duduk sebagai kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilakukan secara Job Fit. Seluruh kepala SKPD eselon II yang .
  • Kamis, 15 Desember 2016 - 01:01:37 WIB

    Administrasi SKPD Banyak Bermasalah

    PADANG, HALUAN — Hasil au­dit yang dilaksanakan oleh Apa­rat Penga­wasan Intern Peme­rin­tah (APIP) Kota Padang men­je­laskan hampir seluruh SKPD di Ko­ta Padang bermasalah dari sisi ad­ministrasi dan laporan keua.
  • Rabu, 09 November 2016 - 00:11:18 WIB

    Awasi SKPD, Satgas SPIP Difungsikan

    PADANG, HALUAN — Guna me­ning­­katkan pengawasan kinerja dan men­ye­lesaikan persoalaan yang ada di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Pe­merintah Kota Padang kembali fung­si­kan Satuan Tugas (Satgas) Sistem Peng.
  • Jumat, 14 Oktober 2016 - 01:46:55 WIB
    HARI INI, SELEKSI MULAI DIBUKA

    Jabatan 4 Kepala SKPD Dilelang

    PADANG, HALUAN — Hari ini, Jumat (14/10) secara resmi, seleksi terbuka untuk pengisi jabatan eselon II mulai diumumkan. Seleksi akan diutamakan untuk empat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]