Penertiban Pasar Buah Berlangsung Ricuh


Selasa, 28 Juli 2015 - 19:46:54 WIB
Penertiban Pasar Buah Berlangsung Ricuh

Kepala Dinas Pasar Kota Padang, Endrizal kepada wartawan  mengatakan, pi­hak­nya melakukan pe­ner­tiban dan penataan kepada PKL mulai dari kawasan Air Mancur hingga jalan Permindo. Namun pada pe­nata­an itu, tidak semua PKL dilakukan penertiban,  ka­rena sebagian PKL berjanji akan menata sendiri lokasi lapak mereka yang telah menyalahi aturan.

Baca Juga : Dinkes Kota Padang Sediakan Tempat Isolasi Guna Antisipasi Lonjakan Kasus Pasca Lebaran

“Penertiban tersebut ber­­konsep penataan dan belum seluruh PKL kita terapkan, hanya sekitar 10 PKL kita berikan contoh penataan dan penertiban. Setelah itu, PKL sendiri berjanji bahwa yang menata lokasi jualannya. Kita beri mereka waktu dua hari, jika tidak dilakukan akan kita tindak mereka,” katanya.

Dikatakan Endrizal, ter­dapat lapak milik PKL be­ru­pa meja, etalase dan se­jenis­nya diamankan petugas Dinas Pasar dan dibawa ke Kantor Dinas Pasar. “Jika dibiarkan lapak dan barang dagangan bertumpuk di pa­sar, maka akan ada per­soalan baru. Maka  untuk kepentingan dan keamanan dibawa ke kantor. Setelah di data, akan kita kembalikan ke mereka,” ujarnya. Dalam penertiban ter­sebut, Dinas Pasar Kota Padang melakukan pe­me­taan terhadap ukuran lapak yang semestinya digunakan para PKL, yakni berukuran 1,8 m x 1,5 m dan menandai batas lokasi tersebut, serta lapak PKL dengan cat. Hal ini bertujuan untuk mem­beri ruang gerak kepada pembeli dalam bertransaksi.

Baca Juga : Padang Aktifkan Kembali Kampung Nelayan untuk Tempat Karantina Covid-19

Selain itu, lapak berupa meja, etalase milik PKL yang saat diamankan me­ngalami kerusakan akan diperbaiki. Jika tidak bisa diperbaiki, maka diganti saat itu juga. “Kita perbaiki lapak dan etalase yang rusak, sementara yang tidak bisa diperbaiki diganti,” jelasnya. Menanggapi adanya sa­lah dugaan antara PKL dengan Dinas Pasar tentang adanya penggusuran saat pe­ner­tiban, Endrizal tak mem­bantahnya. “Memang ada perlawanan antara petugas dengan PKL. Awalnya me­reka (PKL,red) beranggapan digusur, namun setelah di­je­laskan mereka bisa me­ng­er­ti,” ucapnya.

Ditambahkan Kabid K3 Dinas Pasar Deny Harzandy mengatakan, saat me­la­ku­kan penertiban ada be­be­rapa pedagang yang me­nga­ku tidak diberitahukan, pa­dahal setiap hari petugas terus memberitahukan atu­ran serta akan dilakukannya penertiban.  “Bagi yang tidak taat aturan, maka barangnya la­ng­sung disita dan pe­dagang­nya akan dilakukan pem­binaan,” ujar Deny.

Deny mengimbau ke­pada para pedagang agar menjaga kebersihan dan tidak menambah lapak ber­nuansa permanen, sesuaikanlah dengan aturan yang berlaku. “Kalau bisa kita berharap, bagaimana Pasar Raya ini bisa terlihat bersih rapi dan indah bagi pengunjung yang datang,” tutupnya. (h/mg-win)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]