Kemarau Panjang, Lima Kecamatan Dilanda Kekeringan


Rabu, 29 Juli 2015 - 19:44:17 WIB
Kemarau Panjang, Lima Kecamatan Dilanda Kekeringan

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holticulturan dan Perkebunan Limapuluh Ko­ta, Afrizul Nazar yang dihu­bungi di Sarilamak, Rabu kemarin menuturkan, keru­sakan tana­man padi terluas terdapat di Kecamatan La­reh Sago Hala­ban meliputi 8 nagari yang mengalami padi rusak ringan dan sedang seluas 585 hektare dan ja­gung seluas 13 hektare, padi fuso selus 1 hektre.

Baca Juga : Update Penularan Virus Corona di Sumbar, Pasien Positif: 443, Sembuh: 291, dan Meninggal Dunia: 9 Kasus

Delapan nagari yang ke­keringan itu dalah, Nagari Bukik Sikumpa mengalami kerusak padi skala ringan dan sedang seluas135 hek­tare, Batu Payung ter­dapat seluas 100 hektar, Balai Panjang 103 hektare, Sita­nang 25 hektare, Tanjung Godang 80 hektare, Labuah Gunung 100 hektre dan Halaban seluas 55 hektare.

Sedangkan di Keca­ma­tan Bukik Barisan, meliputi tiga nagari yakni, nagari Koto Tangah pada dua jo­rong rusak ringan 4,5 hek­tare, sedang 1 hektare dan bert 0,25 hektare. Nagari Banjaloweh pada tiga jorong, rusk ringn 9,5 hektare, se­dang 2,75 hektare dan rusk bert 0,35 hektare. Nagari Maek seluruhnya 6,5 hektare terdiri dari rusak ringan 3 hektare, sedang 1 hektar dan berat 0.5 hektare.

Baca Juga : Waduh! Masyarakat Batu Basa Tak Terapkan Prokes Saat Salat Idul Fitri

Sementara itu di Nagari Tanjung Bungo, Kecamatan Suliki, 4,5 hektare (ringan 3 sedang 1 dan berat 0,5). Kecamatan Luak meliputi 4 nagari, Mungo, Sungai Ka­mu­yang, AAndaleh dan Tan­jung Haro, seluruhnya seluas 26 hektare terdiri dari rusak ringan, sedang dan berat. Kecamatan Situjuh Limo Nagari pada tiga na­gari, Situju Gadang, Situjuh Bandar Dalam dan Situjuh Batua, seluas 19,5 hektre rusak ringan, sedang dan berat.

Menurut dia, sebagian besar tanaman padi yang kekeringan itu berusia bera­gam antara 27 hari hingga 90 hari setelah ditanam. Kon­disi itu membuat petani bingung karena lahan per­sawahan mereka tidak lagi dialiri pasokan air. Lagipula, kondisi air sungai jauh me­nyu­sut. Namun tidak tertu­tup kemungkinan terjadi ke­rusakan padi yang parah, jika hujan tidak juga turun dalam seminggu ini. (h/zkf)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]