Kemarau Panjang, Lima Kecamatan Dilanda Kekeringan


Rabu, 29 Juli 2015 - 19:44:17 WIB

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holticulturan dan Perkebunan Limapuluh Ko­ta, Afrizul Nazar yang dihu­bungi di Sarilamak, Rabu kemarin menuturkan, keru­sakan tana­man padi terluas terdapat di Kecamatan La­reh Sago Hala­ban meliputi 8 nagari yang mengalami padi rusak ringan dan sedang seluas 585 hektare dan ja­gung seluas 13 hektare, padi fuso selus 1 hektre.

Delapan nagari yang ke­keringan itu dalah, Nagari Bukik Sikumpa mengalami kerusak padi skala ringan dan sedang seluas135 hek­tare, Batu Payung ter­dapat seluas 100 hektar, Balai Panjang 103 hektare, Sita­nang 25 hektare, Tanjung Godang 80 hektare, Labuah Gunung 100 hektre dan Halaban seluas 55 hektare.

Sedangkan di Keca­ma­tan Bukik Barisan, meliputi tiga nagari yakni, nagari Koto Tangah pada dua jo­rong rusak ringan 4,5 hek­tare, sedang 1 hektare dan bert 0,25 hektare. Nagari Banjaloweh pada tiga jorong, rusk ringn 9,5 hektare, se­dang 2,75 hektare dan rusk bert 0,35 hektare. Nagari Maek seluruhnya 6,5 hektare terdiri dari rusak ringan 3 hektare, sedang 1 hektar dan berat 0.5 hektare.

Sementara itu di Nagari Tanjung Bungo, Kecamatan Suliki, 4,5 hektare (ringan 3 sedang 1 dan berat 0,5). Kecamatan Luak meliputi 4 nagari, Mungo, Sungai Ka­mu­yang, AAndaleh dan Tan­jung Haro, seluruhnya seluas 26 hektare terdiri dari rusak ringan, sedang dan berat. Kecamatan Situjuh Limo Nagari pada tiga na­gari, Situju Gadang, Situjuh Bandar Dalam dan Situjuh Batua, seluas 19,5 hektre rusak ringan, sedang dan berat.

Menurut dia, sebagian besar tanaman padi yang kekeringan itu berusia bera­gam antara 27 hari hingga 90 hari setelah ditanam. Kon­disi itu membuat petani bingung karena lahan per­sawahan mereka tidak lagi dialiri pasokan air. Lagipula, kondisi air sungai jauh me­nyu­sut. Namun tidak tertu­tup kemungkinan terjadi ke­rusakan padi yang parah, jika hujan tidak juga turun dalam seminggu ini. (h/zkf)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 17 September 2019 - 16:13:40 WIB

    Dilanda Kemarau, Umat Islam Mentawai Salat Istighosah

    Dilanda Kemarau, Umat Islam Mentawai Salat Istighosah MENTAWAI, HARIANHALUAN.COM - Sejumlah Umat Muslim di Kepulauan Mentawai mengadakan salat istighosah bermunajat memohon kepada Allah SWT, agar diturunkan hujan, Selasa (17/09) di lapangan Desa Sido Makmur, Kacamatan Sipora Uta.
  • Kamis, 08 Agustus 2019 - 15:25:27 WIB

    Kemarau Panjang, 100 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

    Kemarau Panjang, 100 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Sekitar 100 hektare areal persawahan warga di Nagari Bidar Alam, Kecamatan Sangir Jujuan, Solsel terancam gagal panen. Pasalnya, dikarenakan turunnya debit air Sungai Batang Sangir sehingga t.
  • Senin, 08 Mei 2017 - 11:47:13 WIB

    Siap-siap, Sumbar Mulai Dekati Musim Kemarau

    Siap-siap, Sumbar Mulai Dekati Musim Kemarau PADANG, HALUAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan saat ini kondisi cuaca di provinsinya segera memasuki musim kemarau. BMKG memprakirakan musim kemarau di Sumbar terjad.
  • Kamis, 06 Oktober 2016 - 03:20:25 WIB

    Kemarau Panjang, Ratusan Hektare Sawah Puso

    Kemarau Panjang, Ratusan Hektare Sawah Puso SAWAHLUNTO, HALUAN — Sebanyak 208,48 hektare areal persawahan padi di Kota Sawahlunto terkena puso atau gagal panen akibat kemarau panjang yang melanda daerah itu.Sepanjang Agustus setidaknya 179 .18 hektar mengalami puso d.
  • Ahad, 20 September 2015 - 18:13:24 WIB

    Kemarau, Biaya Produksi PDAM Meningkat

    SAWAHLUNTO, HALUAN — Kemarau yang melanda kota Sawahlunto, berimbas pada peningkatan biaya pro­duksi air bersih pada Pe­rusahaan Daerah Air Mi­num (PDAM) setempat. Hal ini disebabkan peningkatan volum.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]