Panwaslu Bukittinggi Temukan Dugaan Pelanggaran


Rabu, 29 Juli 2015 - 19:47:43 WIB
Panwaslu Bukittinggi Temukan Dugaan Pelanggaran

Divisi Pengawasan Pan­waslu Kota Bukittinggi, Ruzi Hariyadi mengatakan, dari pemantauan pihaknya di lapa­ngan, juga ditemukan se­jumlah pelanggaran. Un­tuk mem­buktikan seluruh te­muan dan pengaduan ter­sebut, pihaknya melakukan pengecekan ulang.

Baca Juga : Mobilitas Masyarakat antar Kabupaten Kota dalam Provinsi Diatur Dalam SE Gubernur Sumbar

“Petugas Panwaslu di lapangan ada menerima be­berapa laporan pelanggaran dari masyarakat yang dila­kukan bakal calon walikota dan wakil walikota Bu­kit­tinggi,” ujarnya.

Menurut Ruzi Hariyadi, saat ini tim Panwaslu sedang melakukan pengkajian dan klarifikasi. Setelah itu, me­nurutnya akan dibuatkan laporannya secara jelas, sehingga dapat disampaikan kembali kepada publik, apa­kah memang ada terbukti pe­lang­garan yang dila­porkan masyarakat tersebut.

Baca Juga : Begini Isi SE Gubernur Sumatera Barat Tentang Pembukaan Wisata Saat Hari Raya Idul Fitri

“Sesuai Undang-undang nomor 1 tahun 2015, Un­dang-undang nomor 8 tahun 2015, dan Peraturan KPU terkait pemilihan umum kepala da­erah disebutkan, penggunaan fasilitas negara oleh petahana maupun mo­bilisasi oleh Apa­ratur Sipil Negara (ASN) jelas tidak diperbolehkan. Begitu juga bagi TNI dan Polri, tidak di­per­bolehkan untuk men­dukung pasangan calon,” tu­kas­nya.

Ruzi Hariyadi me­nam­bahkan, untuk mem­buk­tikan adanya indikasi dan dugaan pelanggaran itu, dibutuhkan waktu sekitar lima hari sejak ditutupnya penerimaan pendaftaran pasangan bakal calon kepala daerah. Setelah itu, tim akan memberikan keputusan me­lalui rapat pleno Panwaslu. Apabila terbukti katanya, maka sanksi akan diberikan sesuai aturan dan ketetapan yang berlaku. (h/wan)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]