JAKARTA, HALUAN – Gu­bernur Sumatera Barat Ir­wan Prayitno akan berakhir masa jabatannya tanggal 15 Agustus nanti. Sementara Pilkada pemilihan gubernur baru akan dilaksanakan p­a­da Desember 2015 men­datang.

Karena itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemen­da­gri) telah mengusulkan Pen­jabat Gubernur Sumbar kepada Presiden Jokowi untuk menjalankan roda pemerintahan hingga ter­pilih gubernur definitif hasil Pilkada Serentak 2015. "> JAKARTA, HALUAN – Gu­bernur Sumatera Barat Ir­wan Prayitno akan berakhir masa jabatannya tanggal 15 Agustus nanti. Sementara Pilkada pemilihan gubernur baru akan dilaksanakan p­a­da Desember 2015 men­datang.

Karena itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemen­da­gri) telah mengusulkan Pen­jabat Gubernur Sumbar kepada Presiden Jokowi untuk menjalankan roda pemerintahan hingga ter­pilih gubernur definitif hasil Pilkada Serentak 2015. " /> JAKARTA, HALUAN – Gu­bernur Sumatera Barat Ir­wan Prayitno akan berakhir masa jabatannya tanggal 15 Agustus nanti. Sementara Pilkada pemilihan gubernur baru akan dilaksanakan p­a­da Desember 2015 men­datang.

Karena itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemen­da­gri) telah mengusulkan Pen­jabat Gubernur Sumbar kepada Presiden Jokowi untuk menjalankan roda pemerintahan hingga ter­pilih gubernur definitif hasil Pilkada Serentak 2015. " />

Mendagri Simpan Rapat Nama PJ Gubernur Sumbar


Rabu, 29 Juli 2015 - 20:20:29 WIB

“Nama sudah kami usul­kan kepada Bapak Presiden melalui Mensesneg, tetapi belum turun,” kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menjawab pertanyaan Haluan melalui SMS, Rabu (28/7).

Ketika ditanya nama calon yang diusulkan, Men­dagri tidak mau mengung­kapkannya dan dia hanya menyebutkan pejabat eselon I Kemendari. “Calonnya salah satu dari pejabat eselon I Kementerian Dalam Ne­geri,” kata politisi dari PDIP tersebut.

Secara terpisah, Kepala Pusat Penerangan (Kapus­pen) Kementerian Dalam Negeri, Dodi Riyadmadji ketika dihubungi Haluan juga tidak mau mengung­kapkan calon Penjabat Gu­bernur Sumbar yang di­usulkan kepada Presiden.

“Semua gubernur yang akan habis masa jabatannya sudah diusulkan penjabat gubernurnya kepada pre­siden, termasuk untuk Sum­bar. Tapi kami tidak bisa membocorkan namanya. Tunggu sajalah pelan­tikan­nya,” kata Dodi.

Ketika ditanya kapan pelantikannya, Dodi men­jelaskan akan dilakukan pada saat berakhirnya masa jabatan gubernur. “Pelan­tikan Penjabat Gubernur Sumbar bisa dilakukan di Istana oleh Presiden Jokowi, tapi kalau diserahkan kepada Mendagri maka pelanti­kan­nya dilakukan di Kemendagri,” jelas Dodi.

Sementara itu, Dirjen Ke­uangan Daerah Kemendagri Rey­donnyzar Moenek yang namanya beredar di Sumbar yang akan menjadi Penjabat Gubernur Sum­bar, tidak mengetahui apakah dirinya yang dicalonkan. “Ambo indak tahu,” kata putra Minang yang lahir dan besar di luar Sumbar itu.

Namun jika dirinya yang di­tun­juk oleh menjalan tugas seba­gai Penjabat Gubernur Sumbar, dia siap untuk melaksanakan. “Awak siap sajo dimana ditugas­kan,” kata Reydonnyzar Moenek yang lebih sering menggunakan bahasa Minang jika berbicara dengan Haluan. (h/sam)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 14 Oktober 2016 - 01:47:16 WIB
    PAYAKUMBUH DAN MENTAWAI GELAR PILKADA

    Plt Kepala Daerah Diusulkan ke Mendagri

    PADANG, HALUAN — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengusulkan beberapa nama bakal calon yang akan mengisi jabatan sebagai Pelaksana Tugas (Plt), untuk dua daerah yang akan mengikuti Pilkada serentak 2017 kepada Kementerian Da.
  • Senin, 15 Agustus 2016 - 11:28:35 WIB

    Ranperda Nagari Terganjal Permendagri

    PADANG, HALUAN — Delapan bulan sudah pembahasan Ranperda Nagari ter­henti. Sejak dikembalikan pada Desember 2015 lalu hingga sekarang draf Ranperda Nagari belum diserahkan ulang oleh Peme­rin­tah Provinsi (Pem­prov) ke .
  • Jumat, 24 Juni 2016 - 05:48:57 WIB
    BAM dan Baca Alquran Terancam Hilang

    LKAAM dan Sekolah Sayangkan Sikap Mendagri

    LKAAM dan Sekolah Sayangkan Sikap Mendagri PADANG, HALUAN—Pembatalan sejumlah peraturan daerah (Perda) di Sumatera Barat oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) cukup me­ngun­dang perhatian banyak pihak. Salah satu Perda yang menjadi sorotan adalah Perda Nomor 2 tahu.
  • Rabu, 22 Juni 2016 - 14:32:57 WIB

    Pemko Padang Masih menunggu Pemberitahuan Terulis Kemendagri Terkait Dua Perda yang Dibatalkan

    Pemko Padang Masih menunggu Pemberitahuan Terulis Kemendagri Terkait Dua Perda yang Dibatalkan PADANG, HALUAN -- Kepala Bagian Hukum Pemko Padang, Syuhandra mengatakan sebelum dibatalkannya dua perda di Padang, sebenarnya Kemendagri telah memberikan sinyal untuk merevisi kedua perda ini. Untuk Perda no 15 tahun 2011 te.
  • Kamis, 16 Juni 2016 - 03:28:56 WIB

    Ketua Komisi I DPRD Sumbar: Pencabutan Kewenangan Diharap Jadi Perhatian Mendagri

    PADANG, HALUAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar meminta agar persoalan pencabutan ke­we­nangan enam eselon II di ling­kungan Pemprov Sumbar men­jadi perhatian Komisi Aparatur Sipil Negara (KSAN) dan Menter.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]