Ekspor Sumbar Naik 29,73 Persen


Kamis, 30 Juli 2015 - 19:05:20 WIB

Menurut Yomin pening­katan ekspor nonmigas Juni 2015 terjadi pada beberapa negara tujuan yaitu Singa­pura naik 752,74 persen, Tiongkok 560,68 persen, dan Amerika Serikat naik 3,33 persen. “Sementara itu ekspor ke India turun 31,56 persen dan ke Belanda turun 8,71 persen,” ujar dia.

Ia menyampaikan golo­ngan barang ekspor paling besar pada Juni adalah le­mak dan minyak hewan se­besar 117,9 juta dolar AS, golongan karet dan barang dari karet 33,6 juta dolar AS dan berbagai produk kimia sebesar 6,3 juta dolar AS.

Negara tujuan ekspor nonmigas bulan Juni 2015 terbesar ke India senilai 45,9 juta dolar AS, Amerika Serikat 31,4 juta dolar AS, Singapura 14,6 juta dolar AS, dan Tiongkok 13,4 juta dolar AS, kata dia.

Ia mengatakan ekspor ke India memberikan peran sebesar 39,07 persen terha­dap total ekspor Sumbar bulan Juni 2015, Amerika Serikat 19,28 persen, dan Singapura 8,20 persen.

Lebih lanjut ia menga­takan menurut sektor ekspor produk industri bulan Juni meningkat sebesar 30,35 persen dibanding ekspor Mei 2015 serta ekspor hasil pertanian meningkat 111,53 persen.

Sementara, Kantor Per­wakilan Bank Indonesia (BI) Sumbar mencatat ko­mo­ditas ekspor daerah itu masih didominasi oleh cru­de palm oil (CPO) atau minyak sawit serta karet dalam lima tahun terakhir.

“Hasil industri pengo­lahan di sektor perkebunan masih menjadi komoditas ekspor utama di CPO ber­kontribusi sebesar 71 persen dan karet 16 persen,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Sumbar, Puji Atmoko.

Menurut dia untuk Sum­bar lahan sawit yang cukup besar berada di Kabupaten Pasaman dan Dharmasraya.

Akan tetapi jika dilihat dari beberapa provinsi lain di Sumatera, produksi CPO Sumbar relatif kecil hanya enam persen dari total pro­duksi CPO di Sumatera, kata dia

Ia menyebutkan pangsa produksi CPO di Sumatera ada di Riau sebesar 36 per­sen, Sumatera Utara 25 per­sen, Sumatera Selatan 15 persen, Jambi sembilan per­sen dan Sumbar enam persen.

Puji menilai pertum­buhan produksi kelapa sawit di Sumbar relatif stagnan dengan pertumbuhan rata-rata lima tahun terakhir dibawah lima persen. Ke depan yang perlu dilakukan adalah mening­katkan nilai tambah CPO melalui indus­tri pengolahan jika pening­katan produksi tidak di­mung­kinkan lagi, kata dia. (h/ans)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 28 Maret 2020 - 17:58:59 WIB

    Korsel Prioritaskan Ekspor Alat Tes Virus Corona untuk Indonesia, Ini Alasannya

    Korsel Prioritaskan Ekspor Alat Tes Virus Corona untuk Indonesia, Ini Alasannya JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Korea Selatan (Korsel) menjadikan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab (UEA) dan Indonesia sebagai tiga negara prioritas tujuan ekspor produk medis terkait Corona, seperti alat tes virus Corona (COVID-.
  • Senin, 02 November 2015 - 18:54:58 WIB

    GPEI Dorong Eksportir Tetap Bergairah

    PADANG, HALUAN — Ga­bungan Pengusaha Eks­portir Indonesia (GPEI) Sumatera Barat, terus men­dorong para eksportir untuk tetap bergairah dalam men­jalankan usahanya di tengah terjadinya pelemahan eko­.

  • Jumat, 18 September 2015 - 19:46:35 WIB

    Ekspor Sumbar Naik 18,1 Persen

    PADANG, HALUAN — Bank Indonesia (BI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat aktivitas ekspor di provinsi itu naik 18,1 persen sepanjang triwulan II 2015.

    “Pergerakan harga komoditas yang m.

  • Rabu, 02 September 2015 - 19:25:17 WIB

    Ekspor Sumbar Turun 1,43 Persen

    TEKANAN EKONOMI GLOBAL

    PADANG, HALUAN –Pe­ngua­tan nilai tukar dollar AS terhadap rupiah yang diharapkan akan membawa keuntungan besar bagi pela­ku.

  • Senin, 31 Agustus 2015 - 18:14:22 WIB

    Pasar Lesu, Ekspor CPO Anjlok

    PADANG, HALUAN — Me­nguatnya harga dollar AS terhadap rupiah yang saat ini di kisaran Rp14.000 yang diharapkan akan membawa angin segar untuk ekspor Crude Palm Oil (CPO) Sumbar, ternyata hanya im­pian .


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]