Berita Acara Pekerjaan Sudah Dilakukan


Kamis, 30 Juli 2015 - 19:08:28 WIB

Untuk setiap termen, lanjut Mawardi, sebelum pengajuan pencairan dana, terlebih dahulu dibuatkan berita acara pemeriksaan penyelesaian dan perkem­bangan pekerjaan. “Se­be­lum mengajukan pencairan dana, terlebih dahulu di­buatkan berita acara,” tegas Mawardi lagi. Tidak hanya itu, Ma­wardi juga me­negas­kan, kalau pencairan dana ini dilakukan setelah barang sampai. “Tugas saya sebagai rekanan hanya menyediakan alat chatlab hingga uji fungsi barang oleh pihak Siemens saja. Diluar itu, bukan wewe­nang saya,” tambahnya.

Beberapa kali, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yu­sardion Cs beberapa kali sempat diingatkan oleh ma­jelis hakim. Pasalnya, ba­nyak pertanyaan yang diajukan oleh JPU yang menyimpang dari substansi kasus ini. “Jaksa seharusnya bisa lebih jeli memberikan pertanyaan. Jangan asal ber­tanya,” tukas hakim Mah­yudin.

Dalam proyek ini, lanjut Mawardi, dari 4 item pe­kerjaan yang dilakukan, tugasnya hanya melapisi ruangan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh teknisi Siemens selaku pemilik alat. “Yang jadi masalah, dari lima teknisi yang diminta, hanya satu orang yang diki­rim hingga berujung pada keterlambatan pekerjaan,” beber Mawardi lagi.

Satu teknisi yang hadir, dalam sidang terungkap atas nama Warman. “Kami minta saudara Warman ini diha­dirkan ke persidangan seba­gai saksi,” sebut Fauzi No­valdi, selaku kuasa hukum terdakwa Mawardi.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya, terdakwa Am­barwati telah mengklam kalau pencairan dana untuk pihak rekanan telah dil­a­kukan sesuai dengan prosedur.

Dimana dicairkan sesuai dengan nilai pe­kerja­an yang telah dikerjakan oleh pihak rekanan. Dari total anggaran dalam kegiatan pengadaan Cathlab RSSN tahun anggaran 2012 yakni sebesar Rp17 miliar, seti­dak­nya ada empat item ke­giatan yang harus dilakukan oleh pihak rekanan, yakni untuk pengadaan unit Cat­hlab, pengadaan UPS, pela­pisan ruangan serta paket instalasi.

Dari keempat item ter­sebut, tiga item belum bisa terlaksanan seperti pe­ngadaan UPS, pekerjaan rua­ngan serta instalasi. Ken­dati demikian, ada beberapa item pekerjaan yang belum tuntas. Untuk itu, pihak RSSN telah menganggarkan lagi dana sebesar Rp512 juta yang untuk penyelesaian instalasi dan pelapisan rua­ngan.

Dilain pihak, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sur­ya Dinata Cs memper­tanyakan lagi mengenai uji fungsi alat Cathlab di RSSN Bukittinggi ini. Lagi-lagi, dihadapan persidangan, Ma­wardi mengatakan kalau alat Cathlab ini sudah berfungsi dan pernah dicoba oleh pihak Siemens selaku distri­butor. Perbuatan terdakwa diatur dan diancam dengan pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 ayat (1) huruf a dan b ayat (2) dan ayat (3) UU RI nomor 31 tahun 1999 ten­tang tindak pidana korupsi yang telah diubah dan di­tambah dengan UU RI no­mor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 jo psal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Atau melanggar pasal 3 jo pasal 18 ayat (1) huruf a dan b ayat (2) dan (3) UU RI nomor 31 31 tahun 1999 tentang tindak pidana ko­rupsi yang telah diubah dan ditambah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 ten­tang perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 jo psal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (h/hel)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]