Banyak Alumni Nan Manjadi


Jumat, 31 Juli 2015 - 17:27:00 WIB
Banyak Alumni Nan Manjadi

 

Ibrahim yang hadir da­lam acara  reunian STM Muhamadiyah Periode 19­80-1983 beberapa waktu lalu mengatakan, reunian merupakan wadah menjalin komunikasi antar sesama alumnus suatu sekolah yang harus tetap dijaga dan diper­tahankan agar dapat ber­manfaat bagi alumnus sen­diri maupun sekolah.

Baca Juga : Kajur Teknik Sipil PNP Sebut Kampus Merdeka Mendobrak Tembok Antar Disiplin Keilmuan

Ketua Alumni Angkatan 1981 STM Muhammadiyah Padang, Yeswer menga­ta­kan, setelah lulus dan akhir­nya berkarir sebagai guru, dirinya juga merasakan se­perti yang dirasakan guru – gurunya dulu. “Pantaslah Bapak dan Ibu marah ke­pada kami jika nakal dan tidak mau mengikuti pela­jaran,” katanya.

Menurut Yeswer, berkat kesabaran para guru saat mendidik dan pada akhirnya para alumnus sekolah yang terletak di Simpang Haru tersebut bisa menempuh kehidupan yang lebih baik sekarang ini.

Baca Juga : Yah.., Beginilah Prostitusi Online di Kota Pekanbaru

“Beberapa di antara ka­mi mengisi instansi – insa­tansi pemerintahan. Ada yang menjadi pejabat, polisi, pengusaha dan teknisi. Bah­kan, ada yang sudah ber­keliling dunia dan dipercaya perusahaan multinasional,” kata Yeswer.

Reuni yang dilaksanakan sebagai ajang silaturahim sesama alumni dalam rang­ka Idul Fitri ini dire­ko­mendasikan oleh salah seo­rang alumnus, Yurnalis. Pria ini termasuk yang paling “banyak parangai” ketika di bangku sekolah dulu. Tapi Yurnalis sekarang adalah seorang kapten kapal asing. “Jika Yurnalis dulu selalu bolos saat mata pelajaran agama, maka diantara kami semua dia terlihat lebih religius dan telah pula me­nunaikan ibadah haji,” kata­nya.

Baca Juga : Museum Raja Ali Haji, Sumber Ilmu Generasi Milenial

Dalam kegiatan terlihat para alumni itu memberikan bingkisan terhadap mantan Guru dan Kepala Sekolah yang hadir.

Bustam selaku humas alumni Angkatan 1981 me­nga­takan, selama ini angka­tannya rutin mengadakan pertemuan setiap tiga bulan sekali. Pertemuan tersebut dihadiri oleh alumnus yang kebetulan berdomisili di Padang atau daerah terdekat lainnya di Sumatera Barat.

Baca Juga : Para Ulama Besar Terdahulu juga Pernah Ditangkap Penguasa Zalim, Begini Kisahnya

“Dalam pertemuan ka­mi juga menghadirkan ustad untuk memberikan tausi­yah. Dan sebagai bentuk keber­samaan, maka kita juga me­mungut iuran untuk ke­giatan – kegiatan seperti ta’siyah maupun perhelatan sesama alumni,” ungkapnya. ***

 

Laporan:
OSNIWATI

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]