Masa Depan Kepariwisataan Tanggung Jawab Bersama


Jumat, 31 Juli 2015 - 17:32:59 WIB
Masa Depan Kepariwisataan Tanggung Jawab Bersama

Namun sangat disa­yang­kan, wajah kepa­ri­wisataan di Ranah Minang selama mu­sim libur lebaran Idul Fitri 1436 H, seperti tercoreng ulah segelintir oknum dan pihak-pihak yang mencoba manangguak dan me­man­faatkan momen untuk me­raih keuntungan pribadi. Parahnya, hal itu dilakukan dengan menggunakan cara-cara yang tidak sehat, bah­kan terkesan sarat nuansa premanisme.

Baca Juga : Politik dan Etika Berkelindan dalam Pengisian Jabatan Wawako Padang

Sikap urang bagak di tempat parkir, pedagang yang menjajakan makanan dengan harga selangit dan pungutan yang mengatas­namakan pemuda, seperti menjadi sisi buruk pari­wisata Sumbar. Kejadian ini terus berulang setiap tahun. Bupati atau Walikota, se­perti tak berdaya dan se­perti kehabisan akan untuk me­ngurus para “penguasa” ja­lanan itu. Daerah-daerah, seperti tak bertuan.

Gubernur Sumbar, Ir­wan Prayitno dalam kesem­patan kunjungannya ke pan­tai Carocok dan Kawasan Wisata Mandeh beberapa waktu lalu mengakui, jika grafik kunjungan wisata Sumbar menunjukkan tren peningkatan. Hal ini kata Irwan, salah satunya dise­babkan keberagaman poten­si wisata Ranah Minang, khususnya sektor wisata alam dan kelautan.

Baca Juga : Jangan Terlalu Bersedih Jika Kamu Dihinakan

“Ini merupakan anuge­rah dan karunia ter­besar dari Allah SWT yang wajib kita syukuri. Alam kita indah, potensi wisata pantai kita juga tak kalah dari Bali. Selain pemerintah, nasib dan masa depan kepariwisataan di daerah ini, juga menjadi tanggung jawab masyarakat dan segenap stakeholder terkait lainnya,” ujar Irwan Prayitno kala itu.

Meningkatnya tingkat kunjungan wisatawan terang Irwan, merupakan sebuah gambaran jika gairah wisata di Sumbar semakin men­dapat perhatian. Tidak ha­nya wisatawan lokal, namun juga wisatawan mancane­gara. “Kegiatan pe­ngem­bangan kawasan wisata ini akan terus kita dorong. Se­lain dalam upaya men­do­rong pembangunan, tentu juga diharapkan akan mem­berikan multiplier effect terhadap sector-sektor lain­nya. Seperti peningkatkan perekonomian masyarakat dan daerah.

Baca Juga : Mengapa Isu Presiden 3 Periode Kembali Berhembus?

Agar seluruh potensi wisata yang ada di Sumbar bisa terpelihara dan diting­katkan di masa-masa yang akan datang, Irwan kembali mengharapkan peran serta, dukungan dan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat, khususnya da­lam menjaga dan ikut me­melihara potensi tersebut secara baik. Pemerintah sendiri pungkas Irwan, akan terus memberikan perhatian dan dukungan positif.

“Masyarakat lokal ada­lah ujung tombak kemajuan ke­pariwisataan. Untuk itu, kita minta agar masyarakat ikut memberikan pelayanan ekstra dan aktif da­lam me­n­jaga ke­amanan da­l­am upaya mem­­beri­kan rasa aman dan ke­nya­ma­nan ba­gi pe­ngun­jung dan wisa­ta­wan,” harap Ir­wan. (ryan syair)

Baca Juga : Perang Inovasi dalam Era Disrupsi

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]