Jalan ke Lembah Harau Perlu Diperlebar


Jumat, 31 Juli 2015 - 20:02:59 WIB

“Jalan ke objek wisata andalan Kabupaten Lima­puluh Kota itu, sudah seha­rusnya di perlebar, untuk mem­perlancar arus wisa­tawan. Sebab satu satunya objek wisata yang ramai di­kunjungi wisatawan na­sional, lokal dan wisatawan man­canegara,”ungkap Ke­tua Forum Peduli Luak Li­mo­puluah, Yudilfan Habib, ketika diminta komen­tar­nya kemarin di Paya­kum­buh.

Dikatakan, untuk me­ning­katkan kunjungan wisa­tawan ke kawasan itu, perlu dilakukan pelebaran jalan dalam rangka mem­per­mu­dah akses pengunjung ma­s­uk dan keluar dari objek wisata Lembah Harau. Ka­wasan itu cukup potensial, ba­­nyak diminati pe­ngun­jung, hanya berjarak sekitar 18 Km dari Kota Paya­kum­buh dan 2 Km dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota.

Sementara itu, pe­mer­hati lingkungan Luak Limo­puluah, Edlen Syar­kawi yang dihubungi ter­pisah, menyatakan hal sena­da. Ia juga berharap kepada Pem­kab Limapuluh Kota, agar memperhatikan jalan ke objek wisata Lembah Harau, selambatnya Pemkab setem­pat sudah merea­lisasi­kan­nya pada anggaran men­datang.

Informasi yang d­i­pe­roleh, Lembah Harau juga ba­nyak dikunjungi wisa­tawan domestik dari Pro­pinsi Riau, Sumut dan Jam­bi. Lagipula, topografi Ca­gar Alam Harau adalah ber­bukit-bukit dan ber­g­e­lom­bang. Tinggi dari permukaan laut adalah 500 sampai 850 meter, bukit tersebut antara lain adalah Bukit Air Putih, Bukit Jambu, Bukit Sing­karak dan Bukit Tarantang.

Kepala Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olah Raga, Novian Burano, yang dihubungi Haluan, Jumat kemarin, mengatakan, se­­kaitan dengan pelebaran jalan masuk ke Lembah Harau mulai dari simpang Sarilamak, akan diperlebar satu meter dikiri dan kanan jalan dengan rabat beton. Selambatnya jalan tersebut, dikerjakan tahun anggaran 2016 mendatang.

“Kita sudah me­ngu­sul­kan anggaran untuk biaya pelebaran jalan menuju ke objek wisata Lembah Harau, sejauh 2 km. “Bila ang­garannya disetujui nanti, pada pertengahan tahun 2016, jalan tersebut sudah di­kerj­akan. Sehingga di­ha­rapkan hubungan lalulintas dari Sarilamak ke Lembah Harau, semakin lancar,”ulas Novian Burano.

Memasuki lokasi Lem­bah Harau, mata akan di­man­jakan oleh suasana alam pe­ngunungan yang luar bia­sa, lagipula peman­da­ngan­nya dengan 3 sarasah (air terjun) yang sangat besar dengan ketinggian ± 100 meter, luar biasa indahnya. Namun sayangnya bila mu­sim kemarau panjang air dari atas bukit tidak me­ngalir lagi akibat saluran air diatasnya kering.

Di kawasan objek wisata Lembah Harau ini terdiri dari 3 (tiga) kawasan : Re­sort Aka Barayu, Resort Sarasah Bunta, dan Resort Rimbo Piobang. Pada resort Aka Barayun yang memiliki keindahan air terjun yang mempunyai kolam renang, memberikan nuansa alam yang asri, berpotensi untuk pengembangan olah raga pan­jat tebing. Resort Sa­rasah Bunta terletak dise­belah timur Aka Barayun, memeliki air terjun atau sarasah Aie Luluih, Sarasah Bunta, Sarasah Murai dan sarasah Aie Angek dengan telaga dan pemandangan yang indah. (h/zkf)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]