Minimnya Pengetahuan Penyebab Utama Kematian Ibu dan Anak


Jumat, 31 Juli 2015 - 20:08:53 WIB
Minimnya Pengetahuan Penyebab Utama Kematian Ibu dan Anak

Untuk itu Syahninar meminta petugas ke­se­hatan yang telah memiliki ilmu tentang kesehatan kehamilan untuk berperan aktif. “Kami meminta para tenaga kesehatan yang memiliki ilmu tentang hal tersebut, kami meminta mereka untuk mem­berikan penyuluhan kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga : Bekas Atom Center Padang Disulap jadi Penampungan Anak Yatim

Sementara itu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang membuka acara HUT IBI yang digelar di Hotel Ina Muara mengatakan bahwa angka kematian ibu hamil dan melahirkan sangat berpengaruh terhadap MDGS. “Saya sangat mengapresiasi para bidan karena berperan penting dalam membantu masya­rakat yang sedang hamil dan melahirkan,” ujar Irwan Prayitno lagi.

Persebaran bidan di Sumbar saat ini masih belum merata terutama di daerah terpencil seperti Mentawai, Sijunjung, dan Dharmasraya. Didaerah tersebut para bidan harus melewati rintangan yang cukup berat. “Seperti harus melewati sungai dahulu,” bebernya lagi.

Baca Juga : Curah Hujan Tinggi, Perumda AM Kota Padang Imbau Warga Gunakan Air Seperlunya

Untuk mengatasi itu IBI akan melakukan advokasi kepada pengambil kebijakan. “Kami akan meminta kepada pengambil kebijakan untuk tidak begitu cepat melakukan pemindahan terhadap bidan. Sebab mereka sudah memiliki ilmu yang sudah memiliki keterampilan biarkan mereka disana untuk melayani masyarakat,” ulasnya.

Selain itu Syahninar dengan usia IBI yang sudah mencapai 64 tahun untuk harus bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. “64 tahun berarti sudah dewasa. Untuk itu kami akan meningkatkan kepercayaan diri dan meningkatkan ilmu untuk menekan angka kematian ibu dan anak,” pungkasnya. (h/mg-san)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]