Pemprov Bahas Ganti Rugi ke Pusat


Jumat, 31 Juli 2015 - 20:22:26 WIB
Pemprov Bahas Ganti Rugi ke Pusat

"Kita tentunya tidak ingin proyek ini gagal hanya karena pembebasan lahan. Kita harap proyek jalan pembebasan juga rampung," ujarnya.

Baca Juga : Di Padang, 42 Kawasan Ini Tak Boleh Menggelar Salat Ied di Masjid dan Lapangan

Dipilihnya opsi ganti rugi kata Mardi, karena proses konsolidasi yang dilakukan tidak menunjukkan hasil yang bagus. Konsolidasi yang dilakukan bertahun-tahun hanya jalan di tempat. "Bagaimana pun juga proyek ini tetap rampung, karena ini bukan hanya Sumbar dengan Pemerintah Korea Selatan tapi juga menyangkut hubungan Indo­nesia dengan Korea Selatan," paparnya.

Terkait dengan tenggat waktu proyek yang jatuh pada Jumat lalu kata Mardi, tidak ada masalah mengingat Pemprov Sumbar telah melakukan pembicaraan dan membuat komitmen untuk tetap melanjutkan proyek ini.

Baca Juga : Mantap! Rutan Anak Aia Padang Bagikan Baju Lebaran untuk WBP

"Memang ancaman penalti sempat dilayangkan ke kita terkait belum bebasnya lahan. Tapi kita sudah buat komitmen bahwa pembebasan lahan bisa dilakukan dan proyek bisa dijalankan," tutupnya.

Sementara itu Pejabat Pem­buat Komitmen (PPK) Pemba­ngunan By Pass Jalur Dua PJN II. Wilayah Sumbar, Opuke Ni­gara menuturkan, untuk semen­tara waktu belum ada klaim dari kontraktor terkait penalti. Kon­traktor masih bekerja di lahan yang sudah bebas (berita terkait halaman 9).

"Tapi kita belum tahu apakah dalam waktu dekat kontraktor akan klaim. Ya, kalau mereka klaim maka pemerintah Indone­sia harus membayar per harinya sesuai dengan kerugian yang dialami kontraktor," ucapnya melalui pesan singkat kepada Haluan Jumat (31/7). (h/mg-isr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]