APBD Karimun 2014 Tak Capai Target


Ahad, 02 Agustus 2015 - 20:15:15 WIB

“Pendapatan pajak daerah, targetnya sebesar Rp226,7 miliar, namun mampu direalisasikan sebesar Rp255,6 miliar atau terjadi peningkatan sebesar Rp28,9 miliar atau sekitar 112 persen,” ungkap Bupati Karimun Nurdin Basirun saat membacakan Ranperda Per­tanggungjawaban Pelaksanaan APBD Karimun 2014.

Kendati dari sektor pajak, Karimun mampu memperoleh peningkatan yang cukup besar, namun dari pendapatan retribusi ternyata Karimun tidak mampu mencapai target yang telah ditetapkan. Jika target yang harus dicapai sebesar Rp5,4 miliar namun yang terealisasi hanya sebesar Rp4,2 miliar atau hanya sekitar 77,7 persen.

Sementara, realisasi pendatapan transfer yang diterima Pemkab Karimun berasal dari dua komponen yakni pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kepri. Untuk pemerintah pusat, sektor pajak dari 49,6 miliar, ternyata terealisasi sebesar Rp51,1 miliar atau sebesar 103 persen.  Sedangkan dana bagi hasil (DBH) bukan pajak rencananya sebesar Rp296,3 miliar hanya terealisasi sebesar Rp241,1 miliar, kurang sebesar Rp55,2 miliar dari target atau hanya sekitar 81,36 persen. Bupati Nurdin menyampaikan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang teralisasi 100 persen. Untuk DAU ditargetkan sebesar Rp324,1 miliar. Sementara, DAK terealisasi sebesar 9,3 miliar.

Untuk transfer bagi hasil pajak dari Pemprov Kepri dari yang ditargetkan sebesar Rp38,7 miliar hanya mampu terealisasi sebesar 24,7 miliar atau hanya sebesar 63,78 persen. Artinya, target yang berhasil tercapai adalah sekitar Rp14 miliar.

Dalam kesempatan itu, Bupati Nurdin juga menyampaikan berdasarkan hasil audit atas laporan keuangan Pemkab Karimun tahun anggaran 2014 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kepri yang diterima oleh Pemkab dan DPRD Karimun pada 28 Mei 2015 dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). “Alhamdulillah, berdasarkan hasil audit BPK RI Perwakilan Kepri, maka laporan keuangan kita mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan paragraf yang jelas. Kita patut bersyukur, karena prediket WTP yang kita terima ini sudah yang ketiga kalinya, ini merupakan hasil kerja keras kita semua,” ungkap Bupati Nurdin. (h/ham)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 20 Oktober 2016 - 02:39:10 WIB

    APBD 2017 Tanjungpinang Diprediksi Turun

    TANJUNGPINANG, HALUAN — Wali­kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah memprediksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) tahun 2017 men­datang akan mengalami penurunan di bandingkan tahun 2016 ini. Saat ini, Pemerintah K.
  • Sabtu, 10 September 2016 - 02:45:57 WIB

    Penyusunan APBD Riau 2017 Ter¬ken¬dala SOTK Baru

    PEKANBARU, HALUAN — Penyu­sunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 di Pro­vin­si Riau, perlu disesuaikan lagi ber­dasarkan perubahan Struktur Orga­nisasi dan Tata Kerja (SOTK) perang­kat daerah yang ba.
  • Selasa, 07 Juni 2016 - 02:23:37 WIB

    Dana Pendidikan Anambas Belum 20 Persen dari APBD

    ANAMBAS, HALUAN — Alokasi dana pendidikan di Kabupaten Kepulauan Anam­bas (KKA) tidak per­nah mencapai 20 persen seperti yang telah dia­manat­kan Undang-Undang sejak daerah tersebut dimekarkan. Hal tersebut tak dapat di.
  • Rabu, 27 April 2016 - 02:45:40 WIB
    Operasional Bus Trans Metro Pekanbaru

    Masih Ditanggung APBD Rp1,5 M Sebulan

    Masih Ditanggung  APBD Rp1,5 M Sebulan PEKANBARU, HALUAN — Biaya operasional 75 unit bus penumpang Trans Metro Pekanbaru (TMP) hingga kini masih ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru karena dipergunakan sebagai angkutan umum mas.
  • Kamis, 10 Maret 2016 - 04:01:21 WIB
    Dampak Rasionalisasi

    Penggunaan APBD Lamban

    PEKANBARU, HALUAN—Memasuki bulan ke tiga 2016, APBD Pekanbaru belum bisa digunakan oleh SKPD. Padahal keterlambatan ini berpengaruh terhadap pelayanan masyarakat..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]