Peredaran Sabu Senilai Rp300 Juta Digagalkan


Ahad, 02 Agustus 2015 - 20:26:06 WIB
Peredaran Sabu Senilai Rp300 Juta Digagalkan

Kini kedua tersangka bersama barang bukti be­rupa satu paket kecil sabu seharga Rp600 ribu, dua paket sabu seberat 2 1/2 ons seharga Rp300 juta, dua unit handphone dan uang tunai Rp17 juta, dugaan hasil penjualan telah diamankan di Mapolsek Kuranji untuk proses lebih lanjut.

Baca Juga : Libur Lebaran Usai, Dinkes Kota Padang: Masyarakat Harus Lakukan Tes Swab

Informasi yang dipe­roleh mengatakan, penang­kapan itu berawal adanya informasi dari masyarakat seringnya terjadi transaksi narkoba, sehingga membuat resah warga setempat. Ke­mudian petugas bersama Kapolsek Kuranji Kompol Asril Prasetya mendatangi lokasi kejadian guna mem­buktikan laporan tersebut.

Setiba di sana, petugas melakukan penyelidikan sekaligus pengintaian gerak-gerik pelaku. Alhasil, pe­tugas menemukan Dion yang saat itu tengah berada di lokasi penangkapan. Me­ngetahui hal itu, petugas menggeledah pemuda ter­sebut. Saat digeledah, di­temukan satu paket kecil sabu seharga Rp600 ribu.

Baca Juga : Jika Padang Zona Merah, Penutupan Objek Wisata Bakal Diperpanjang

Kemudian petugas me­ngorek keterangan guna mengetahui dari mana men­dapatkan barang haram itu. Dari mulut pria tersebut, petugas mengantongi pelaku lain berinisial P, yang me­rupakan pemasok sabu kepa­da Dion. Tidak menunggu waktu, petugas bergerak ke rumah P di Sungai Sapih.

Namun sayang pelaku tidak ada di rumah, hanya orangtuanya saja berada di sana. Saat mencoba meng­geledah rumah tersebut, orangtua P bernama Nazar Jon berupaya membuang barang haram itu. Beruntung aksi pria tua itu diketahui petugas yang berada di lo­kasi.

Petugas mengamankan barang bukti dua paket sabu seberat 2 1/2 ons seharga Rp300 juta. Tidak itu saja, petugas juga mengamankan uang tunai Rp17 juta yang diduga hasil penjualan sabu serta dua unit handphone. Setelah itu, mereka digiring ke Mapolsek Kuranji ber­sama barang bukti untuk pengusutan lebih lanjut.

Kapolresta Padang Kom­bes Pol Wisnu Andayana me­lalui Kapolsek Kuranji Kom­pol Asril Prasetya me­nga­­takan, dalam melakukan penangkapan pihaknya mem­­­­­­bentuk dua tim dan lang­­sung dibawah ko­man­do­nya. “Ke­dua tersangka ter­sebut saat kami tangkap tan­pa ada per­lawanan,” kata Asril.

Dikatakan Asril, setelah berhasil menangkap mereka pihaknya langsung mem­bawa mereka ke Mapolsek Kuranji. Se­dang­kan pelaku berinisial P, yang tidak lain anak dari Nazar Jon masih diburu.

“Sampai sekarang kami belum mengetahui kebe­radaan P, yang merupakan pemilik barang haram itu. Sedangkan orangtuanya kita tahan, karena mencoba mem­­­buang barang bukti yang ada di rumahnya,” ujarnya.

Lebih lanjut Asril men­jelaskan, diduga bisnis ha­ram P diketahui orang­tua­nya, namun untuk pem­buktian itu petugas masih berusaha memeriksa dan memintai keterangannya. “Kami masih memeriksa secara itensif guna mem­bongkar kasus narkoba ini,” ungkapnya.

Sementara penuturan Nazar mengatakan, dia me­ngaku barang tersebut ke­punyaan anaknya yang di­simpan di rumah dan ia mengetahui pekerjaan anak­nya sebagai pemasok nar­koba di Kota Padang.

“Memang barang haram tersebut punya anak saya dan waktu itu saya mendapatkan kabar polisi mengarah ke tempat saya, sehingga saya mencoba membuangnya ke selokan, tetapi polisi lebih dulu menangkap. Kini saya tidak tahu di mana ke­bera­dan anak saya, karena ia (P,red) pulang tidak mene­n­tu,” kata Nazar. (h/mg-isq)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]