Dua Orang Tewas di Jalan Raya Pasbar


Ahad, 02 Agustus 2015 - 20:35:08 WIB

Informasi yang berhasil dihumpun Haluan di Tem­pat Kejadian Perkara (TKP), kecelakaan bermula saat Bus Pastra dengan No. Polisi BA 7974 SU yang dikemudikan Henra 38 ta­hun,  warga Ujung Gading  yang melaju cukup kencang dari arah Padang menuju Desa Baru.

Sementara  betor dengan No. Poilisi BA 2305 AG yang dikemudikan Nofa Indra, 28 tahun, warga Simpang Ampek, Jorong Simpang Ampek, Nagari Lingkuang Aua juga melaju cukup kencang dari arah  yang ber­lawanan.

Kurang diketahui persis se­bab­nya, kedua kendaraan berta­brakan. Nofa Indra sang penge­ndara betor, sempat kritis dan dilarikan ke Rumah  Sakit Yarsi serta di rujuk ke RS. M. Djamil Padang. Tapi malangnya, nya­wanya tak bisa diselamatkan, Indra begitu pang­gilan hariannya menghembuskan nafas terakhir di M. Djamil, Minggu (2/8)  sekitar pukul 04.00 WIB dinihari. Se­ment­ara sang sopir bus Pastra beserta penumpang selu­ruhnya selamat.

Salah seorang saksi mata, Hen yang tinggal di sekitar TKP me­ngaku dikejutkan oleh suara benturan yang sangat kuat, se­hingga dia dan masyarakat sekitar berhamburan keluar rumah untuk milihat apa sebenarnya yang terjadi. Sesampainya ditempat kejadian mereka melihat korban dalam keadaan terbaring diping­gir jalan dengan betornya yang rusak parah.

Tak berselang lama setelah kejadian, sejumlah petugas Sat­lantas Polres Pasbar tiba di lokasi kejadian dan langsung membawa korban ke RS. Yarsi Pasbar. Setelah itu pihak RS Yarsi mem­berikan rujukan untuk membawa ke RS M. Djamil Padang.

"Saya terkejut mendengar dentuman keras. Saya langsung menghambur keluar rumah rupa­nya terjadi kecelakaan. Masya­rakat lain juga banyak yang me­lihat kejadian itu," kata Hen.

Kendati demikian, Hen tidak melihat bagaimana persisnya kecelakaan maut itu terjadi. "Saya sedang menonton tv di rumah, saya dengar dentuman. Ya itu saja yang saya tahu," imbuhnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Pasaman Barat, AKB Joni Dar­mawan melalui Kanit Laka La­n­tas, IPDA Zulfikar mengatakan, penyebab kecelakaan tersebut saat ini tengah dalam penyeli­dikan Sat Lantas Polres Pasbar. Sementara sang sopir beserta bus yang dikendarainya sudah dalam pengamanan polisi.

Sementara korban meninggal dunia katanya sudah dibawa ke rumah duka di Simpang Ampek dan telah dikebumikan kemarin.

Sebelumnya, Jumat (31/7) juga terjadi kecelakaan maut di Ampar Putiah, Nagari Sungai Aua, Kecamatan Sungai Aua. Satu orang meninggal dunia sepeda motor bertabrakan dengan truk CPO yang datang ber­la­wanan arah.

Kejadian itu bermula saat sepeda motor yang dikenderai korban bernama Kiki (17) warga Jorong Kasiak Putiah kejar-kejaran dengan sepeda motor lainnya dari arah Simpang Am­pek. Pada saat di tikungan Ampar Putih, sepeda motor Kiki hendak mendahului rekannya yang bera­da di depan. Tapi nahas, saat memotong itulah, Kiki tidak melihat ada truk CPO yang da­tang dari depan. Kecelakaan tidak terelakkan, Kiki menabrak dinding kanan truk sehingga terjatuh. Kemudian di saat yang sama, sepeda motor yang hendak didahului korban ikut pula mena­brak dari belakang, karena mung­kin tidak bisa menguasai ken­daraan lagi.

Kiki sang korban kecelakaan itu meninggal dunia di TKP. Saat ini, sopir dan truk sudah diaman­kan pihka Polres Pasaman Barat. (h/fad/dka)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]