Harga Cabai Stabil, Harga Ayam Melambung


Senin, 03 Agustus 2015 - 19:45:58 WIB
Harga Cabai Stabil, Harga Ayam Melambung

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Raya In­pres II, Soni (30) saat dida­tangi Haluan mengatakan bahwa, beberapa kebutuhan akan harga bahan pokok saat ini masih stabil. Ada bebe­rapa di antaranya yang turun harga seperti bawang me­rah.”Dengan stabilnya harga kebutuhan bahan pokok, daya beli malah lesu,” kata­nya.

Baca Juga : Palestina Ternyata Tidak Punya Tentara, Ini Alasannya

Dijelaskannya, untuk harga bawang putih saat ini berada pada kisaran harga Rp18.000 per kg. Kemu­dian, untuk bawang merah packing masih berada pada harga Rp16.000 per kg. Demikian juga dengan harga Kentang Rp7.000 per kg Asal Kerinci. Untuk harga bawang bombai kisaran har­ga Rp15.000 per kg.

“Namun untuk harga Cabai rawit saat ini naik dikisaran harga Rp45.000 per kg Asal Surian dari harga sebelumnya Rp40.­000 per kg,” terangnya.

Baca Juga : Korban Luka Berjatuhan Saat Ribuan Orang Palestina Demo Israel di Kota Nablus

Dilanjutkannya, saat ini stok bahan pokok terutama cabai merah lancar ma­suk­nya. Namun, daya beli ma­syarakat agak kurang. “Ka­rena kebutuhan banyak usai lebaran seperti tahun ajaran baru,” pungkas Soni.

Ditambahkannya, de­ngan berkurangnya pembeli saat ini jual beli hanya seke­darnya saja.

Sementara itu, usai leba­ran ini, harga ayam potong masih naik dan membuat resah masyarakat.

Pedagang Ayam Pasar Inpres I Pasar Raya Padang, Aciak menuturkan bahwa saat ini harga ayam potong dari harga sebelumnya Rp18.­000 naik menjadi Rp26.000 per kg. Hal ini tentu saja membuat ma­syarakat terpekik. “Harga terus melambung, namun pasokan ayam potong ini tidak kurang. Tidak tahu apa sebabnya,” ungkapnya.

Ia berharap dan  me­minta kepada dinas terkait apa penyebabnya. “Apakah ada permainan di belakang atau ada kendala yang tidak terungkap. Hal ini membuat daya beli lesu,” tambahnya.

Salah seorang Pembeli, Meg­a Wati pada saat itu me­nge­­luh dengan kenaikkan har­ga yang sedang terjadi. Se­dangkan ia sedang mem­butuh­kan ayam potong un­tuk keper­luan dalam jumlah yang ba­nyak.

Payah bana ayam kini. Awak ka paralu untuk pesta dan sangat merasa kewa­lahan. Tapi mau tak mau harus dibali juo dan pemai­kaian dikurangi sajo,” papar­nya. (h/mg-win)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]