Banjir Melanda Sejumlah Wilayah di Pessel


Senin, 03 Agustus 2015 - 19:49:29 WIB
Banjir Melanda Sejumlah Wilayah di Pessel

Tidak saja rumah yang terendam air, namun banjir juga membuat hubungan lalulintas terputus. Akibat badan jalan digenangi air di Ambacang Kenagarian Sa­wah Laweh, kemudian jalan dari Pasar Baru menuju Lumpo di Kenagarian Gu­run Panjang Bayang. Hal tersebut membuat tergang­gunya lalulintas selama 3 jam, para pengemudi ter­paksi antri menunggu banjir surut kembali.

Baca Juga : Pj Sekdaprov Sumbar: Sopir Jangan Ugal-ugalan Bawa Mobil Dinas

Walinagari Gurun Pan­jang, Andi Reflindo menga­takan, sebagian besar dae­rahnya terendam banjir. Untuk mengantisipasi jatuh­nya korban, pihaknya telah menyampaikan peristiwa tersebut kepada Pemda Pes­sel, kemudian melakukan pendaatan terhadap korban pasca banjir yang ada di daerahnya tersebut.

Kepala BPBD Pessel, H Prinurdin, ketika dikon­firmasikan Haluan menga­kui, beberapa daerah di Pessel dilanda banjir, akibat meluapnya air sungai ke daerah pemukiman pen­duduk. Meskipun banyak rumah warga terendam ban­jir, namun belum ada lapo­ran  korban jiwa, pihaknya juga telah mensiagakan pe­tugas tanggap darurat, teru­tama pada daerah rawan bencana alam seperti, dae­rah pemukiman yang dekat Sungai Batang Bayang, Su­ngai Batang Lumpo, Su­ngai Batang Jalamu, Batang Surantih, Sungai Batang Lengayang dan Batang Air Haji, Punggasan, Labuhan Tanjak dan Muara Ga­dang. Silaut.

Baca Juga : Staf Ahli Minta Masyarakat Dukung Proyek Tol Seksi Padang-Sicincin

Musibah banjir juga ter­ja­di di Painan Selatan, akibat meluapnya sungai batang Painan Timur, kemudian juga terjadi di Pasar Kuok, Teratak Tempatih di ke­camatan Batang Kapas Pes­sel, terjadinya banjir akibat arus sungai tidak lancar menuju ke laut  yang dise­babkan terjadinya gelom­bang pasang, kondisi terse­but membuat air sungai me­luap dan merambat ke dae­rah pemukiman masyarakat, terutama pada daerah yang dekat  dengan  aliran su­ngai, banjir juga merusakan ratusan hektar lahan persa­wahan milik masyarakat, hal ini dikhuwatirkan akan meng­anggu hasil produksi padi tidak lagi maksimal, sesuai  yang diharapkan oleh petani di daerah ini .

“Meskipun banjir ki­riman yang berlangsung sekitar 4 jam air surut kem­bali, namun melihat kon­disi cuaca yang ektrim juga diprediksi bakal terjadi hujan lebat yang dapat meng­undang banjir.

Hal ini perlu diwaspadai oleh masyarakat agar tidak terjebak bahaya yang dapat mengundang korban dan kerugian. Bah­kan dapat mengancam kor­ban jiwa,” kata H Prinurdin.

Daerah Pessel meru­pakan salah satu daerah rawan bencana alam banjir dan longsor, kepada pengen­dara kendaraan  juga diha­rapkan  tetap ber hati-hati ketika melintasi  jalan na­sional lintas barat melalui Pessel. “Apalagi  sebagian daerah yang dilewati melintas daerah kaki per­bukitan yang rawan long­sor,” ulasnya. (h/mjn)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]