Warga Kuranji Enggan Bongkar Bangunan


Senin, 03 Agustus 2015 - 19:57:29 WIB
Warga Kuranji Enggan Bongkar Bangunan

Pantauan Haluan kemarin (3/8), banguanan yang berada di Kayu Gadang, Taratak Paneh, dan Balai Baru, masih melakukan aktivitas seperti biasanya, seperti untuk berjualan, jasa usaha dan jenis usaha lainnya.

Baca Juga : Padang Aktifkan Kembali Kampung Nelayan untuk Tempat Karantina Covid-19

Ardi (36), salah seorang warga Kayu Gadang mengatakan, ia hanya menyewa kedai dan peringatan yang telah disampaikan Pemko Padang untuk melakukan pembongakaran sudah didengarnya, bahkan tenggat waktunya akhir bulan Juli lalu.

“Aktivitas untuk berjualan masih dilakukan sampai saat ini, tetapi kontrak kedai baru saja diperpanjang dan jika dilakukan pembongkaran pemilik tidak menyetujui, karena ganti rugi belum jelas,” kata Ardi.

Baca Juga : Pemuda Villa Indah Padang Bagi-bagi THR, Pakai Cara Tak Biasa

Sementara warga Taratak Paneh, Syaherni (56) menyebutkan, dia belum membongkar bangunan miliknya dikarenakan belum tercapai kesepakatan dengan Pemko Padang. Ia mengaku sudah bosan dengan janji-janji yang dilontarkan, sementara realisasinya tidak ada.

Dijelaskannya, pada awal pembangunan Jalan Bypass tanah miliknya seluas 480 meter persegi telah terbit sertifikat dari Badan Pertanahan Kota Padang, di mana luas tersebut disertifikat berubah menjadi 338 meter persegi. Kemudian sertifikat tanah tersebut, sampai saat ini tidak dapat dikuasai karena milik orang lain.

“Seandainya pemko tetap bertangan besi untuk melakukan pembongkaran sedangkan kejelasan terkait ganti rugi belum jelas, hal itu sama saja ketika zaman orde lama,” katanya.

Dilanjutkan Syaherni, tanah bangunan lain yang dimilikinya merupakan bangungan rumah yang telah permanen terletak di belakang bangunan liar. Seandainya ada ganti rugi tanah yang telah dibangun permanen tersebut, maka ia akan merelakan pembongkaran bangunan yang di depan tersebut.

“Rumah kami di belakang merupakan rumah yang telah permanen, apabila dilakukan pembongkaran, entah di mana lagi kami akan tinggal dan kami tidak akan menghalangi pembangunan jalur dua Bypass, jika diselesaikan terkait hak kami,” tambahnya. (h/mg-jef)

BERITA POPULER Index »


BERITA TERKINI Index »

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]