DPRD Tolak Agenda Pemberian Penghargaan


Senin, 03 Agustus 2015 - 19:58:05 WIB

Untuk pemberian pe­ng­hargaan di HUT Kota Pa­dang pada 7 Agustus men­datang, DPRD Kota Padang mengusulkan empat nama yang dinilai layak men­dapat­kan penghargaan dari pe­me­rintah yang akan diberikan dalam paripurna istimewa DPRD tersebut.

Empat nama itu adalah mantan Walikota Padang Fauzi Bahar, mantan Ketua DPRD Padang Zulherman, mantan Dirut PDAM Su­loko dan Dirut PT Semen Padang Benny Wendry.

Empat orang itu, sangat layak mendapatkan peng­hargaan karena telah mem­berikan pengabdian dan kontribusi yang nyata bagi kota ini. Seperti Fauzi Bahar, setidaknya ada empat ke­bija­kannya yang kini telah di­jalan­kan dan masih di­rasa­kan masyarakat, seperti za­kat, gerakan pesantren Ra­ma­dan, Subuh Mubarakah, serta beras genggam.

“Selain itu, pem­be­ran­ta­s­an togel yang cukup ber­hasil di zamannya. Ini jelas, patut diganjar dengan peng­hargaan. Jangan dilihat, ka­rena dia kini mencalonkan diri sebagai wakil gubernur, tapi memang pengabdiannya sangat patut dan layak diberi penghargaan,” katanya.

Demikian pula dengan Zulherman. Sebagai Ketua DPRD Kota  Padang ber­sama anggota DPRD, selalu men­dukung program pe­me­rin­tah. ”DPRD di masanya, terus mendukung program pe­me­rintah di bawah ke­pe­mim­pinan Walikota Fauzi Bahar. Dengan kebijakan dan ang­garan yang cukup, jadi dia juga layak diberi penghargaan,” ujarnya.

Akan halnya Suloko, Wa­­h­yu menilai, meskipun dia diberhentikan dari ja­bat­an­nya sebagai Dirut PDAM di tengah jalan, namun se­lama kepemimpinannya, PDAM mampu meraup ke­un­tungan dari sebelumnya terus me­ngalami kerugian.

“Di zaman ke­pe­mim­pinan­nya pula, PD­AM mu­lai memberikan kontribusi bagi PAD Kota Padang. Da­lam programnya, bahkan menargetkan PDAM akan mampu mencapai pelayanan 80 persen. Selain itu, jumlah pelanggan juga mengalami peningkatan,” jelasnya.

Sementara Benny Wen­dry juga dinilai sangat la­yak mendapatkan peng­har­ga­an, karena dia merupakan seorang putra daerah Kota Padang yang sukses menjadi orang nomor satu di pe­ru­sa­ha­an sebesar PTSP.  Selain itu, selama ini PTSP juga sudah memberikan kontri­busi yang cukup besar bagi PAD Kota Padang.

“Disamping itu, CSR PTSP juga sudah dirasakan masyarakat kota ini yang jumlah mencapai miliaran rupiah,” katanya lagi.

Ia berharap, nama-nama yang diusulkan DPRD itu bisa diakomodir Walikota Padang untuk diberi peng­hargaan di HUT Kota Pa­dang nanti. Sebab, me­nurut­nya, sampai saat ini DPRD sebagai perwakilan dari ma­sya­rakat tidak pernah di­be­ritahu atau diajak dalam menentukan orang-orang yang layak diberi peng­hargaan itu.

Dalam kesempatan itu, Wahyu bahkan menyatakan, jika nama-nama yang di­usul­kan DPRD itu tidak di­ako­mo­dir, DPRD bisa saja me­no­lak mengagendakan pem­berian penghargaan dalam paripurna istimewa HUT kota tersebut.

“Kami  bisa saja me­no­lak agenda pemberian peng­hargaan,  jika usulan kita tidak diakomodir. Pem­berian penghargaan itu,  dilakukan dalam paripurna istimewa DPRD. Kami, ak­an menolak kalau  tidak dihargai, karena itu bukan agenda wajib,” ungkapnya.

Anggota Fraksi PPP DP­RD Kota Padang, Mai­destal Hari Mahesa menilai, sam­pai kini pemko tidak pernah meminta pandangan dari DPRD sebagai wujud re­pre­sentasi masyarakat. “Pa­da­hal dalam UU yang di­ka­ta­kan pemerintah itu adalah pemko dan DPRD,” ujarnya.

Padahal selama ini, pem­ko selalu memberitahukan nama-nama orang yang akan diberi penghargaan. Namun kini, DPRD tidak tahu sama sekali siapa saja yang akan diberi penghargaan.

“Kami akan dukung pim­pinan untuk menolak age­nda pemberian peng­harga­an, jika usulan DPRD tidak dia­ko­modir,” pungkasnya. (h/ade)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]