GAGAL MAJU DI PILGUB

AROSUKA, HALUAN — Berhenti menjadi seorang kepala daerah, bukan berarti berhenti pula dari segala aktivitas kemasyarakatan lainnya. Karena di satu sisi, tugas sebagai kepala daerah ada batas dan periodenya, sementara tugas kemasyarakatan berlaku seumur hidup. Hal ini diungkapkan mantan Bupati Solok Syamsu Rahim, menyusul berakhirnya  masa jabatannya sebagai Bupati Solok periode 2010-2015 pada Senin (3/8) kemarin.

“Memang banyak masyarakat yang bertanya, ke mana lagi saya setelah berakhir jadi Bupati dan gagal maju di Pilgub. Namun yang pasti adalah ada dua tugas yang sudah menunggu saya, yang per­tama adalah mengasuh cucu. Yang kedua kembali aktif di kegiatan kemasyaraka­tan,” ka­­ta­nya menjawab Ha­luan, kemarin di Arosuka. "> GAGAL MAJU DI PILGUB

AROSUKA, HALUAN — Berhenti menjadi seorang kepala daerah, bukan berarti berhenti pula dari segala aktivitas kemasyarakatan lainnya. Karena di satu sisi, tugas sebagai kepala daerah ada batas dan periodenya, sementara tugas kemasyarakatan berlaku seumur hidup. Hal ini diungkapkan mantan Bupati Solok Syamsu Rahim, menyusul berakhirnya  masa jabatannya sebagai Bupati Solok periode 2010-2015 pada Senin (3/8) kemarin.

“Memang banyak masyarakat yang bertanya, ke mana lagi saya setelah berakhir jadi Bupati dan gagal maju di Pilgub. Namun yang pasti adalah ada dua tugas yang sudah menunggu saya, yang per­tama adalah mengasuh cucu. Yang kedua kembali aktif di kegiatan kemasyaraka­tan,” ka­­ta­nya menjawab Ha­luan, kemarin di Arosuka. " /> GAGAL MAJU DI PILGUB

AROSUKA, HALUAN — Berhenti menjadi seorang kepala daerah, bukan berarti berhenti pula dari segala aktivitas kemasyarakatan lainnya. Karena di satu sisi, tugas sebagai kepala daerah ada batas dan periodenya, sementara tugas kemasyarakatan berlaku seumur hidup. Hal ini diungkapkan mantan Bupati Solok Syamsu Rahim, menyusul berakhirnya  masa jabatannya sebagai Bupati Solok periode 2010-2015 pada Senin (3/8) kemarin.

“Memang banyak masyarakat yang bertanya, ke mana lagi saya setelah berakhir jadi Bupati dan gagal maju di Pilgub. Namun yang pasti adalah ada dua tugas yang sudah menunggu saya, yang per­tama adalah mengasuh cucu. Yang kedua kembali aktif di kegiatan kemasyaraka­tan,” ka­­ta­nya menjawab Ha­luan, kemarin di Arosuka. " />

Syamsu Rahim Ingin Fokus Mengasuh Cucu


Senin, 03 Agustus 2015 - 20:12:19 WIB

Di hari-hari terakhirnya se­bagai orang nomor satu di bumi bareh Solok itu, Syamsu Rahim tetap menjalankan tugasnya me­nyapa dan memenuhi undangan masya­rakat sebagaimana yang biasanya dilakukan semasa masih menjadi pejabat di daerah itu. Pada hari Minggu, (2/8), berbagai aktivitas mulai dari pagi hingga petang tetap dijalankan. Mulai dari meng­ha­diri  kegiatan BK­MT hing­ga pe­resmian salah satu masjid di Jo­rong Parak Ta­bu Nagari Sungai­na­nam Keca­matan Lembah Gu­manti.

Selepas menghadiri sejumlah kegiatan bersama masyarakat, mantan ketua DPRD Sawahlunto dan Walikota Solok ini, pada malam harinya  langsung be­rangkat ke kediamannya di Kota Padang. Sementara semua per­a­latan, barang-barang milik pri­badinya sudah dibereskan bebe­rapa hari sebelumnya. “Se­bagian barang seperti buku se­muanya dibawa ke rumah anak saya di Laing Kota Solok. Se­dangkan pakaian-pakaian juga sudah dibawa ke rumah saya yang di Padang,” terang SR sembari memegang kepala cucunya.

Menghabiskan hari-harinya bersama istri, anak-anak dan cucu, mulai dari memandikan, me­ngasuh hingga jemput-antar cucu ke Sekolah, merupa­kan rutinitas baru yang akan dilakukan SR selepas bebas tugas mengurus pemerintahan. SR mengaku, sela­ma menjadi kepala daerah, hari –harinya lebih banyak dihabiskan untuk masyarakat ketimbang bersama keluarga. “Saya akan tinggal di Padang, karena anak saya yang bungsu masih kuliah di Padang. Sedangkan   anak yang tua dan cucu di Solok, “ bebernya.

Selain itu, SR juga akan kem­bali aktif di tengah-tengah ma­syarakat. Seperti meng­hidupkan kegiatan sosial dan keagamaan, olahraga dan sebagainya. Karena sampai hari ini dirinya masih tetap menjabat sebagai ketua Perkemi Sumbar. “ Tugas dan pengabdian di ma­syarakat tetap harus jalan, “ bebernya.

Terhadap usaha yang telah dilakukannya untuk kemajuan Kabupaten Solok 5 tahun yang lalu, SR berpesan pada ma­sya­rakat Kabupaten Solok untuk tetap menghargai perjuangan bersama Wakil Bupati Solok Desra Ediwan AT. “Sekecil apa­pun upaya kami, terpenting kami sudah berbuat. Semoga manfaat kerja kami dira­sakan masyarakat. Baik bersifat fisik ataupun non fisik,” katanya.

Seperti pemberian lampu ja­lan, pembangun jalan lingkar, kantor DPRD, kantor Bupati Solok dan beberapa kantor SKPD selesai di masa Pemerintahan SR-Desra. Apalagi, pembebasan daerah ter­tinggal juga mayoritas terlaksana di zaman Syamsu Rahim.”Untuk pemimpin men­datang, siapapun kelak yang ter­pilih saya berharap lanjutkan apa yang dianggap baik dan sem­purnakan yang belum maksimal apa yang telah kami lakukan,” kata SR.

Perihal tawaran menjadi tim sukses dari kedua pasangan calon (paslon) Gubernur-Wakil Gu­bernur Sumbar, SR menjawab masih pikir-pikir. Sebab, usai melepas jabatannya ini, dia be­rencana tetap ingin fokus m­engurus keluarga terlebih dahulu. “Ke­duanya menawar saya, saya bilang, saya ingin istirahat sejenak dari dunia politik. Ngurus cucu dulu,” katanya sembari tertawa. (h/ndi)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 06 Agustus 2018 - 22:26:12 WIB
    TERKAIT ISLAM NUSANTARA

    Din Syamsuddin Bantah Diutus Presiden ke Sumbar

    Din Syamsuddin Bantah Diutus Presiden ke Sumbar JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin membantah diutus Presiden Jokowi ke Sumatera Barat untuk mempengaruhi ulama di Ranah Minang ini untuk menerima Islam Nusantara..
  • Rabu, 29 Juni 2016 - 06:22:04 WIB

    Pimpin BKPRMI Sumbar, Syamsul Bahri Prioritaskan Program Pendidikan Surau

    Pimpin BKPRMI Sumbar, Syamsul Bahri Prioritaskan Program Pendidikan Surau PARIAMAN, HALUAN — Syamsul Bahri terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid (BKPRMI) Provinsi Sumatera Barat perio­de 2016–2020 dalam Musya­warah Wilayah Luar Biasa (Muswillub) BK.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]