Istri tak Lebih Rendah atau Tinggi dari Suami


Selasa, 04 Agustus 2015 - 19:00:14 WIB
Istri tak Lebih Rendah atau Tinggi dari Suami

Dr BRA Mooryati Soedibyo, pengusaha kecantikan, berbagi pengalamannya. Mooryati berhasil mendobrak pemahaman masyarakat awam yang kerapkali menghambat perempuan untuk maju. Ada anggapan istri jangan mencari uang karena nanti akan mengurangi suami. Anggapan inilah yang didobrak Mooryati.

Baca Juga : Sambut Lebaran, Garena Free Fire Kembali Adakan in-Game Event dan Live Streaming

Mooryati berdiskusi bersama suami mengenai keinginannya berwirausaha pada usia 40. “Aku adalah saksi hidup atas keberhasilan kamu nanti,” tutur Moor mengutip pernyataan suami yang mendukung niatannya. Dukungan dari suami salah satunya adalah rela berpenghasilan lebih kecil dari istri. Benar saja, Moor berhasil membangun bisnis kecantikan menjadi perusahaan besar dengan ribuan karyawan.

Pakar pendidikan kepribadian, Mien R Uno, mengatakan manusia harus bisa bersosialisasi dan bernegosiasi, termasuk da­lam hubungan pasangan sua­mi-istri. “Jangan memilih salah satu antara kerja dan ke­luarga. Kita perlu mela­kukan negosiasi. Pasangan harus saling menyenangkan satu sama lain,” jelasnya pada acara yang sama.

Baca Juga : Idul Fitri Sebentar Lagi, Yuk Bikin Kue Kacang Krenyes untuk Lebaran

Mien menjelaskan, pe­rempuan perlu memegang prinsip dalam hidupnya. Pertama, lanjutnya, perem­puan hidup mandiri, ber­dam­pingan dengan laki-laki dan segala perbedaannya. “Perempuan juga bisa hidup mandiri, sendiri, berdam­pingan dan bersaing dengan laki-laki,” jelasnya. Mien mendorong perempuan un­tuk berdikari, menjalani apapun profesi yang dikuasai dan memiliki kemandirian finansial. Kemandirian pe­rem­puan ini bisa dijalankan sendiri, bagi perempuan yang memilih tidak ber­pasangan. Selain juga dija­lankan perempuan bersama suaminya.

Prinsip hidup perem­puan yang kedua, kata Mien, adalah perempuan bukan menjadi lebih dari pria. Namun perempuan juga ti­dak kalah dengan pria. Ar­tinya, perempuan perlu mem­posisikan dirinya setara dengan laki-laki, tidak perlu merasa harus di atas namun juga tak melulu berada su­bor­dinan, di bawah kaum adam. (h/kcm)

Baca Juga : Gaya Kekinian, Pakai Kutek Ini Tetap Bisa Salat Loh

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]