BPJS Kesehatan Tanggung Defisit Rp 6 Triliun


Selasa, 04 Agustus 2015 - 19:09:41 WIB
BPJS Kesehatan Tanggung Defisit Rp 6 Triliun

“Akhir tahun masih ada missmatch Rp6 triliun,” kata Direktur Komunikasi dan Kelembagaan BPJS Ke­sehatan Purnawan Ba­sun­doro saat konferensi pers di Gedung Merdeka, Jakarta, Selasa (4/8).

Baca Juga : Warga Gunakan Kotoran Sapi Cegah Covid-19, Dokter India: Stop, Itu Bahaya!

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris me­nambahkan, missmatch ter­sebut karena banyaknya orang yang sakit sehingga membutuhkan klaim yang besar dibandingkan orang yang bayar premi.

“Bukan defisit tapi miss­match antara iuran masuk dan biaya kesehatan karena apa, karena ini program baru belum semua orang masuk, yang masuk banyak yang sakit, ada insurance effect, iuran juga harus kita se­suaikan dengan data his­torical baru,” terang dia.

Baca Juga : Ngeri, 30 Jasad Ditarik dari Tepian Sungai Gangga

Terkait hal itu, Fahmi menyebutkan, hingga akhir tahun BPJS Kesehatan ma­sih akan menanggung de­fisit.

“Itu yang diprediksikan, akan ada defisit sebesar itu, kita kelola dengan baik se­hingga mismatch bisa dike­lola, defisit ya sebesar angka itu,” pungkasnya. (h/dtc)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]