Usulan Empat Nama DPRD Dinilai Terlambat


Selasa, 04 Agustus 2015 - 19:19:17 WIB
Usulan Empat Nama DPRD Dinilai Terlambat

“Masing-masing SKPD mengusulkan calon. Ke­mu­dia­n diseleksi oleh tim pe­nilai, apakah tokoh tersebut pantas atau tidak. Kita hanya men­jalankan sesuai dengan me­ka­nisme yang ada,” urainya.

Baca Juga : Gelombang Tinggi, Nelayan di Padang Bisa Habiskan Waktu 12 Jam Mencari Ikan

Dikatakannya, terkait dengan usulan dari DPRD Kota Padang ada empat na­ma, yakni mantan Walikota Padang Fauzi Bahar, mantan Dirut PDAM Suloko, man­tan Ketua DPRD Padang Zulherman dan Dirut PT Semen Padang Benny Wen­dry, memang layak untuk mendapatkan penghargaan, karena telah memberikan pengabdian dan kontribusi yang nyata bagi kota ini.

“Boleh saja siapapun ya­ng diusulkan dewan, tapi usulannnya sudah terlambat. Karena proses ini sudah di mulai dari April lalu, serta surat resmi usulan juga su­dah kita berikan. Saat ini kita hanya menunggu hasil tim penilainya saja lagi,” katanya.

Baca Juga : Hendri Septa Resmikan Bedah Rumah Bantuan Perumda Air Minum di Intake Guo Kuranji

Dilanjutkannya, pihak­nya sebagai menjalankan mekanisme dan juga tidak akan menolak mentah-men­tah. Dia akan meminta tang­gapan tim, apakah usulan dewan tersebut masih mu­ng­kin untuk dikabulkan atau menunggu tahun depan. “Us­­u­lan itu akan kami te­rima dan akan disampaikan kepada tim penilai,” jelasnya.

Dalam penilaian ini akan diberikan penghargaan ke­pada tokoh-tokoh terbaik dalam kategori, seperti pe­mu­da, agama dan sosial. “Na­n­ti ada 10 orang yang akan kita berikan peng­harga­an, satu orang satu bidang. Jadi akan ada 10 bidang. Ancaman dewan untuk me­no­lak usulan, juga tidak bisa diperbuat apa-apa. Yang jelas penghargaan ini akan di­berikan dalam paripurna istimewa DPRD,” ungkapnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra mengatakan, sangat kecewa dengan tidak dilibatkannya DPRD dalam penilaian tokoh-tokoh p­e­ne­rima penghargaan dalam Hut Kota Padang pada 7 Agustus mendatang. “Seharusnya DPRD di­li­bat­kan dalam pe­nilaian ter­hadap tokoh-to­koh yang menerima peng­har­ga­an. Ka­rena, DP­RD dan Pemko Padang adalah satu pe­me­rin­ta­han,” katanya.

Sejak zaman dahulu, da­lam penilaian terhadap to­koh-tokoh penerima peng­hargaan DPRD selalu di­li­bat­kan, bukannya di­leceh­kan pada saat ini. Bahkan, saat sidang paripurna isti­mewa pada HUT Kota Pa­dang nanti, DPRD bisa me­ngint­ruk­sikan untuk tidak di­jad­walkan penerima peng­ha­r­gaan terhadap tokoh tersebut.

“Tokoh yang menerima penghargaan itu, hanya or­ang dari tim sukses walikota. Padahal, anggaran untuk penerima penghargaan itu dari APBD. Jadi, jangan seenak hatinya saja,” ujarnya.

Ditambahkannya, DPRD mencalonkan orang yang ber­hak untuk me­ne­rima peng­hargaan itu, bu­kan­nya sem­barangan, tapi berdasarkan bukti nyata dan hasil kerjanya selama ini. (h/ows/ade)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]