Kabupaten Solok Oke dengan Tiga Pasang Calon


Selasa, 04 Agustus 2015 - 19:30:40 WIB

"Untuk sementara, KPU telah menyatakan ketiga pasangan bakal calon ini lolos seleksi administrasi,"   kata Komisioner KPU divisi sosia­lisasi Jons Manedi menjawab Haluan lewat telepon selulernya, Selasa (4/8) kemarin.

Dari hasil verifikasi itu, ada tiga pasang balon yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi yaitu pasangan Balon Bupati dan wakil bupati Drs. H. Desra Ediwan Anan­tanur, MM dengan Ir. Bachtul, pasangan Agus Syahdeman, SE dan letkol Wahidup, dan pasangan H. Gusmal SE.MM dengan Yulfadri nurdin, SH

Kendati telah lolos secara admi­nistrasi, namun pihaknya tidak menampik jika masih ada berkas para kandidat yang masih perlu perbaikan. Namun perbaikan  itu hanya bersifat perbaikan ringan dan tidak mempengaruhi kelengkapan syarat syah sebagai calon dan syarat pencalonan.

"Perbaikan hanya bersifat ri­ngan, seperti perbedaan penulisan nama pada surat keterangan, ada yang namanya pakai spasi, namun ditulis tidak pakai spasi dan pema­kaian gelar adat pada nama. Namun

hal itu tidak akan menggagalkan pencalonan yang bersangkutan," jelas Jons.

Pihak KPU sendiri akan mem­berikan tenggat waktu untuk perbaikan administrasi ini selama empat hari kedepan setelah pe­netapan kelengkapan dan veri­fikasi faktual ini. Sedangkan untuk penetapan  calon pada tanggal 24 Agustus mendatang.

Bukittinggi

Seluruh pasa­ngan cakada yang telah mendaftar di KPU Bukittinggi, hingga Selasa (4/8) sore belum meleng­kapi syarat pencalonan.

Komisioner Divisi Teknis KPU Bukittinggi, Yasrul, Selasa (4/8) mengatakan, berkas yang belum dilengkapi oleh sebagian besar cakada itu adalah berkas misi dan visi pasangan calon, daftar tim kampanye dan petugas kampanye, rekening khusus, serta surat tanda terima Harta Keka­yaan Pejabat Negara dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Khusus untuk calon per­seora­ngan atau independen menurut Yasrul, pasangan Ramlan-Irwan­di masih kekurangan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai bagian dari persyaratan yang ditetapkan KPU.

"Ada sebanyak 1.907 KTP yang perlu dilengkapi pasangan perseorangan, karena dari KTP yang diajukan sebelumnya banyak yang tidak valid, seperti dite­mukannya KTP ganda, serta dite­[mu­kan surat pernyataan dari kelurahan yang berbeda dengan KTP," jelas Yasrul.

Setelah perbaikan syarat pen­ca­lonan dan atau syarat calon terse­but, tahapan KPU dilanjut­kan dengan penelitian hasil per­baikan pada 8-14 Agustus 2015. Penetapan pasa­ngan calon akan dilakukan KPU pada 24 Agustus 2015 men­datang.

Selanjutnya, pengundian dan pengumuman nomor urut pasa­ngan calon dilakukan pada 25-26 Agustus 2015, dan masa kam­panye akan dimulai 27 Agustus hingga 5 Desember 2015. Untuk debat publik/terbuka antar pasa­ngan calon, KPU menjadwalkan kegiatan tersebut pada 27 Agus­tus-5 Desember 2015.

Sementara untuk masa tenang dan pembersihan alat peraga akan dilakukan pada 6-8 Desember 2015, serta pemungutan dan penghitungan suara di TPS akan dilakukan pada 9 Desember 2015.

Pasaman

Dua pasangan cakada Pasa­man juga dinyatakan belum leng­kap syarat pencalonan. Hal itu disampaikan dalam pleno KPU Pasaman,  kemarin.

Ketua KPU Pasaman Jajang Fadli melalui Devisi Teknis KPU Rodi Andermi menyebutkan, persyaratan pencalonan yang dimaksud adalah surat pernyataan pasangan calon, surat dukungan partai politik dari semua ting­katan mulai dari tingkatan kabupaten, provinsi dan pusat.

"Jika persyaratan pencalonan ini tidak dipenuhi oleh kedua pasangan calon atau salah satu pasangan calon dinyatakan tidak memenuhi syarat, maka Pilkada Pasaman terancam ditunda pada 2017 mendatang," ujar Komisio­ner KPU Pasaman Rodi An­dermi.

Berbeda dengan syarat calon, misalnya surat pemberhentian dari Pegawai Negeri Sipil, TNI dan Polri. Jika pasangan calon telah dinyatakan memenuhi sya­rat pada 7 Agustus 2015 nanti, maka syarat calon seperti surat berhenti dari PNS, TNI dan Polri itu dapat dipenuhi sampai 23 Oktober mendatang.

Pihak KPU Pasaman menga­ku sudah menyerahkan hasil pleno tersebut kepada bakal pasangan calon untuk dapat me­leng­kapinya sampai 7 Agustus.

Sementara untuk hasil tes kesehatan, kedua bakal pasangan calon dinyatakan lulus.

Sebelum ditetapkan pasangan calon dari dua bakal pasangan calon tersebut, diminta masya­rakat untuk memberikan masu­kan dan saran kepada KPU Pasa­man, mengenai persyaratan penca­lonan dan syarat pasangan calon sampai 14 Agustus 2015 dengan syarat  melam­pirkan identitas yang jelas. "Ber­da­sarkan laporan dari masyarakat itu kita akan mela­kukan klari­fikasi dan pen­cocokan," ungkap­nya.

Padang Pariaman

Proses verifikasi  2 pasanga calon Bupati dan wakil Bupati Padang Pariaman, masih terus berjalan. Namun verifikasi  untuk partai politik pendukung telah hampir rampung.

"Verifikasi berkas masih ber­langsung, sedangkan untuk partai pendukung telah 90 hampir sele­sai," ujar ketua KPUD Padang Pariaman, Vifner pada Haluan, sehubungan verifikasi berkas pen­ca­lonan Bupati dan Wakil Bupati.

Dikatakan VIfner, untuk par­tai pendukung telah dilakukan verifikasi faktual ke masing masing kantor partai pengusung. Verifikasi itu dilakukan mulai dari Dewan Pengurus Cabang ( DPC ) di tingkat Kabupaten hingga ketingkat pusat ( DPP ).

"Untuk dukungan partai poli­tik untuk kedua pasang calon tidak ada persoalan," aku Vifner.

Sementara itu untuk persyar­akat lain menurut Vifner, masih bisa dilengkapi hingga  tanggal 7 Agustus  tahun ini.

Dikatakan Vifner, pada verifi­kasi partai pendukung/pengusung salah satu partai pengusung Ali Mukhni-Suhatribur dinyatakan gagal. Partai tersebut yakni PPP, karena hanya memiliki reko­mendasi dari satu pengurus.

Walaupun dinyatakan gagal, namun pasangan Ali Mukhni- Suhatribur ini masih bisa melaju sebagai calo Bupati dan Wakil Bupati. Karena pasangan ini diusung oleh banyak partai.

Partai yang mengusung Ali Mukhni- Suhatribur yakni, Demo­krat, Gerindra, Golkar, PKS, PKB dan PAN. Sementara itu pasangan Alfikri-Yulius didu­kung oleh Partai Nasdem dan Hanura.

Limapuluh Kota

Hingga kini, hasil verifikasi terhadap berkas pencalonan bu­pati dan wakil bupati Limapuluh Kota, dinyatakan KPU belum lengkap. Masih banyak berkas  syarat penca­lonan dari 4 pasang kandidat Bupati dan Wakil Bupati Lima­puluh Kota yang harus di­lengkapi.

"Kita masih menunggu ke­leng­kapan dari 4 pasang calon ini hingga 7 Agustus mendatang,"ujar Ismet Aljanatta Ketua KPUD Kabupaten Limapuluh Kota.

Syarat yang belum dilengkapi, seperti paraf di setiap lembaran pencalonan, kekurangan rangkap, hingga foto copy dokumen penca­lonan. Selain itu, syarat lainnya yang belum dipenuhi calon yakni SPT tahunan, laporan kekayaan dari KPK hingga surat lainnya.

"Apabila 4 pasangan calon yang telah mendaftarkan diri, seperti pasangan Rifa Yendi-Zul­hikmi, Asyirwan Yunus-Ilson Cong, Irfendi Arbi-Ferizal Rid­wan dan pasangan Azwar Ches­putra-Yunirwan Khatib tidak meleng­kapi syarat pencalonan, terpaksa mereka gugur dari pen­calonan bupati dan wakil bupati Lima­puluh kota,"tegas Ismet Aljannta. (h/ndi/wan/col/tos/ded/ddg)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]