Keltan Lubuak Cimote Panen Padi Legowo


Rabu, 05 Agustus 2015 - 19:02:57 WIB
Keltan Lubuak Cimote Panen Padi Legowo

Melihat hasil panen sa­wah percontohan yang be­kerja sama dengan TNI setempat tersebut, ia akan mengajak semua anggota kelompok yang berjumlah sekitar 40 orang dengan luas sawah sekitar 20 hektare untuk menerapkan sistem jajar legowo karena telah terbukti hasilnya lebih m­enguntungkan.

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Virus Corona di Sumbar: Positif 169, Sembuh 162, dan Meninggal Dunia 4 Orang

“Mudah-mudahan pa­nen ini dapat menjadi con­toh petani di kelompok lain untuk mencoba menanam padi dengan sistem jajar legowo,” tuturnya.

Sementara itu, petugas penyuluh pertanian Nagari Tanjung Reni Efita me­nga­takan keberhasilan petani meningkatkan produksi pa­di ini juga karena petani menggunakan pupuk buatan sendiri atau pupuk organik yang bahannya ada di sekitar lingkungannya.

Baca Juga : Safari Ramadan, Gubernur: Yang Menguatkan Iman dan Adab adalah Alquran

Ia menyebut bahan pem­buatan pupuk organik yang ada di lingkungan petani seperti jerami padi. Biasanya petani selesai panen, jera­minya dibakar bahkan sekarang dijual.

“Sementara jerami padi dapat dimanfaatkan untuk membuat pupuk organik kompos yang kandungan unsur haranya hampir sama dengan pupuk pabrik,” tu­turnya.

Baca Juga : Bantu Korban Bencana di Sulbar, Pemprov Sumbar Kembali Gelontorkan Dana Rp241 Juta

Ia menjelaskan jerami padi sebagai sumber bahan organik hendaknya dikem­balikan ke sawah. Kebiasaan petani saat ini masih banyak yang membakar jerami yang dapat merusak lingkungan dan bahkan ada yang men­jualnya ke luar daerah.

Jerami padi tersebut da­pat memperbaiki kesuburan tanah. Untuk itu diperlukan perubahan perilaku petani seperti memanfaatkan sum­berdaya alam yang ada di lingkungan sekitar petani.

Baca Juga : Gubernur Minta Sumbar Jangan Lagi Masuk Zona Merah Covid-19

Danramil Sungayang Kap­ten Syamsinir yang lem­baga­nya ikut mendukung program ini, memberikan apresiasi yang tinggi kepada petani yang mau melakukan inovasi dan teknologi per­tanian seperti sistem jajar legowo sehingga mampu menambah pengha­silan me­reka.

Ia menyebut pemerintah daerah bersama TNI akan berupaya memberikan ban­tuan bibit, alat pertanian, dan biaya pengelolaan per­tanian bila petani serius dan sungguh-sungguh me­ne­rap­kan sistem ini. (h/emz)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]