Bisnis Seluler dan Data Jadi Kontributor Utama


Rabu, 05 Agustus 2015 - 19:05:05 WIB
Bisnis Seluler dan Data Jadi Kontributor Utama

Telkomsel se­laku entitas anak usaha Telkom mampu mempertahankan kinerja yang gemilang mela­lui triple double digit gro­wth dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 13%, EBITDA se­besar 10,7% dan laba bersih sebesar 14,7% secara Year on Year (YoY).

Baca Juga : Palestina Ternyata Tidak Punya Tentara, Ini Alasannya

Telkomsel membukukan pendapatan sebesar Rp 35,99 triliun dengan kon­tribusi pen­da­patan Digital Busi­ness tum­buh 37,6%. Telkomsel juga berhasil mencetak laba ber­sih senilai Rp 10,1 triliun.

“Cellular Voi­ce dan Da­ta, Internet & IT Ser­vi­ce masih memberikan kon­tri­bu­si besar bagi pendapatan Telkom. Cellular Voi­ce tum­­buh sebesar 7,8% men­jadi Rp 17,68 triliun, se­mentara bisnis Data, In­ter­net & IT Ser­vice me­nyum­­bangkan kon­tribusi sebesar Rp 14,91 triliun atau tumbuh 28,3%,” ungkap Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga dalam pers rilis yang diterima Ha­luan Rabu (5/8).

Baca Juga : Korban Luka Berjatuhan Saat Ribuan Orang Palestina Demo Israel di Kota Nablus

Hal ini   menurut Alex, sejalan dengan peningkatan jumlah pelanggan seluler yang mencapai 144,06 ju­ta users atau tumbuh 4,9% dari periode yang sama ta­hun lalu. Se­men­tara jumlah pe­langgan bro­ad­band juga meng­alami peningkatan yang berarti, di­mana pe­langgan Telkomsel Flash tumbuh 84,8% men­­jadi 38,3 ju­ta users dan pe­langgan fixed bro­ad­band tumbuh 15,9% menjadi 3,73 ju­ta users.

Sementara bisnis fixed line mengalami penurunan sebesar 5,6% menjadi 4,37 triliun. Hal ini merupakan dampak dari program Up­grade Layanan Flexi ke Tel­komsel (fixed wireless ret­renchment), sementara pen­dapatan fixed wirelinemasih mencatat pertumbuhan se­besar 0,7%.

Selama semester I tahun 2015, beban perusahaan mengalami pe­ning­ka­tan se­besar 14,4% dari Rp 29,47 triliun pada tahun lalu men­jadi Rp 33,72 triliun. Beban operasional dan pe­me­li­haraan menjadi kontributor utama kenaikan beban Per­seroan, yang meningkat se­besar 30,3% dari periode tahun lalu menjadi Rp 14,03 triliun.

“Program Pensiun Dini yang dijalankan Perseroan sebagai salah satu langkah untuk menyeimbangkan kom­posisi workforce dan produktivitas Human Ca­pital TelkomGroup,” tutup Alex.(h/dj)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]