IKPKI Sumbar Olah Sampah Plastik Jadi Pengganti BBM


Rabu, 05 Agustus 2015 - 19:05:32 WIB

“Namun yang jadi ma­salah saat ini adalah kami terkendala biaya untuk mem­­beli alat pengolahan sampah plastik ini. Biaya untuk membeli alat tersebut adalah sekitar Rp8 juta, kami berharap bisa dibantu untuk itu,”papar Adit di depan Anggota Komisi V DPRD Sumbar, Yuliarman dan Anggota Komisi I, No­vi  Yuliasni

Ditambahkan Adit, jika ia dan  teman-temannya dari IKPKI bisa  mendapat bantuan alat dan fasilitas pendukung lainnya,  ia ya­kin sampah-sampah plastik yang  ada di Sumbar bisa diolah  menjadi lebih ber­manfaat.  ”Tak hanya itu jika kami bisa dibantu dalam hal peralatan dan fasilitas pen­dukung lain, kegiatan yang kami lakukan juga akan bisa membuka lapangan pe­kerjaan baru,” tandasnya.

Menanggapi ini,  Ang­gota Komisi V DPRD Sum­bar, Yuliarman yang juga Sekretaris Fraksi PPP me­ngatakan, sangat mendu­kung penelitian yang dila­kukan oleh Adit dan kawan-kawan. Menurutnya kreati­fitas yang dilakukan IKPKI patut didukung.

“Jika IKPKI  memang mampu mengolah sampah plastik menjadi pengganti BBM nilai ekonomisnya tentu akan sangat baik, dan itu bisa mengurangi keter­gantungan dengan BBM yang juga sudah langka,”  te­rang Yuliarman.

Tak hanya itu, tam­bah­nya, apa yang dilakukan IKPKI juga akan bisa memanfaatakan sampah-sampah yang ada di Tempat Pembuangan Sampah (TPA) Aia Dingin Lubuk, Lubuk Minturun Padang.

“Agar hal positif ini bisa dijalankan, kita minta pada IKPKI untuk merinci fa­silitas-fasiltas apa saja yang dibutuhkan. Selanjutnya dibuatkan proposal dan aju­kan ke DPRD, InsyaAllah kami akan upayakan agar bisa dibantu melalui APBD perubahan,” jelas Yuli­ar­man.

Selain berjanji untuk memperjuangkan bantuan atas kendala yang dialami

IKPKI, sekaitan dengan ini  anggota dewan dari Dapil Padang  tersebut juga menghimbau pada Satuan Kerja Perangkat Daerah  (SKPD) terkait agar turut andil dan memberi per­hatian terhadap kelompok-kelompok yang memiliki kreatifitas dan kegiatan po­sitif seperti IKPKI.

“Kita minta SKPD mam­­­pu menyediakan prog­ram-program yang bisa mem­­bantu dan mendukung aktivitas penelitian atau kegiatan positif lain yang dilakukan para anak muda dan masyarakat Sumbar lainnya,”  tandas Yuliar­man.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Sumbar,  Novi Yuliasni mengatakan, melihat manfaat yang akan didapat penelitian IKPKI dalam mengolah sampah menjadi pengganti BBM  ia menilai semua memang pa­tut didukung.  Tak hanya melalui APBD perubahan, katanya, hal ini juga bisa dibantu melalui dana asp­irasi anggota dewan.

“Namun demikian, da­lam pemberian bantuan, baik melalui dana yang ada di SKPD atau dana aspirasi, sebaiknya disediakan wadah yang akan menerima. Salah satunya adalah dengan cara membentuk dan meng­usul­kan kepengurusan karang taruna. Karang taruna itulah yang nanti dijadikan wadah menerima bantuan dan me­lakukan kegiatan ini,” tan­das anggota dewan yang juga dari Fraksi PPP tersebut. (h/mg-len)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]