Polisi Tangkap Oknum TNI Pengedar Sabu


Ahad, 09 Agustus 2015 - 19:33:55 WIB
Polisi Tangkap Oknum TNI Pengedar Sabu

Hingga sekarang tim ga­bu­ngan masih melakukan pengembangan guna mem­bongkar jaringannya. Edi Patai masih diperiksa inten­sif oleh penyidik. Sedangkan oknum TNI yang dinas di Koramil 04 Cengkeh telah diserahkan ke Pom AD.

Baca Juga : Lakukan Mutasi Besar-besaran, Hendri Septa: Penyegaran Birokrasi

Informasi yang di­pe­roleh menyebutkan, penang­kapan berawal ketika petu­gas menyamar sebagai calon pembeli barang haram dan menghubungi Edi Patai un­tuk melakukan transaksi. Alhasil, transaksi pun dise­tu­jui Edi Patai di rumahnya.

Kemudian petugas yang menyamar tiba di rumah tersebut, ternyata selain Edi Patai ada temannya. Se­dangkan beberapa tim ga­bungan menunggu di luar. Tak lama kemudian petugas pun menggerebek rumah Edi Patai, spontan dua ter­sangka tersebut terkejut dengan kedatangan petugas.

Baca Juga : Hendri Septa Kembali Lantik 194 Pejabat Eselon III dan IV

Saat dilakukan penang­kapan terhadap oknum TNI, petugas mendapatkan perla­wanan. Oknum tersebut juga merebut senjata api milik polisi, sehingga petugas lain terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak tiga kali dan akhirnya S dapat ditangkap. Ke­mudian petugas melakukan peng­geledahan dan menemukan be­berapa barang bukti tersebut.

Setelah itu, tim gabungan Resnarkoba Polresta Padang menggelandangnya ke Mapol­resta Padang bersama barang bukti untuk dilakukan pengem­bangan.

Baca Juga : Walikota Padang Hendri Septa Terima 500 Paket Sembako bagi Petugas DLH dari BNI Wilayah 02 Sumbar Riau Kepri

Kapolresta Padang Kombes Pol Wisnu Andayana melalui Kasat Narkoba Polresta Padang Kompol Daeng Rahman menga­takan, kedua tersangka telah menjadi target polisi dan salah satu di antaranya adalah oknum aparat.

“Saat melakukan penangka­pan, memang petugas menda­patkan perlawanan dari tersangka berinisial S. Meski demikian, anggota berhasil menangkapnya,” kata Daeng kepada wartawan, Minggu (9/8).

Baca Juga : Bangun Industri CPO dan Turunannya di Kota Padang, Hendri Septa Tinjau PT Padang Raya Cakrawala

Dikatakannya, kedua tersang­ka belum mau memberikan kete­ra­ngan dari mana asal barang haram itu dan sapa saja jaringan­nya. Makanya, penyidik terus berupaya mengorek keterangan dari Edi Patai. Sedangkan oknum tersebut telah diserahkan ke Pom AD.

“Tersangka Edi Patai baru keluar dari Lapas sekitar tiga bulan yang lalu dalam kasus narkoba jenis ganja. Kini kami masih melakukan pengembangan untuk membongkar jaringannya,” ungkap mantan Kapolsek Pauh.

Pesta Sabu di Payakumbuh

Sementara itu, Satuan Reserse Narkoba Polres Payakumbuh kembali menciduk tersangka narkoba yang tengah melakukan pesta sabu pekan lalu. Penang­kapan dilakukan di Kelurahan Tanjuang Gadang, Nagari Koto Nan Ompek, Payakumbuh Barat. Dalam operasi itu, berhasil pula dibekuk salah seorang tersangka yang sudah lama jadi DPO Polres Payakumbuh.

“Penangkapan ini berhasil dilakukan berkat bantuan masya­rakat. Tiga tersangka pemakai sekaligus  pengedar narko­ba ki­ta amankan. Satu di antaranya merupakan DPO kita,” ujar Ka­pol­res Payakumbuh AKBP Yuliani serta AKP Russirwan Kepala Reserse Narkoba, Minggu (9/8).

Ketiga tersangka tersebut, yakni  Riki Herman (32)  war­ga Balai Panjang, Payakumbuh Selatan,  Indri Kurniadi (21) warga  Padang Tinggi Kecama­tan Payakumbuh Barat dan  Yudi Firdaus (27) war­ga  Kelurahan Padang Tinggi, Payakumbuh Barat.  “Riki Herman adalah DPO,” ujar AKBP Yuliani.

Penangkapan berawal, ketika adanya informasi dari masyarakat tentang bakal adanya pesta sabu di rumah salah seorang warga. Beranjak dari laporan tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan. Hingga malam hari, petugas berpakaian preman terus mengintai rumah yang akan di­jadikan lokasi pesta sabu.

Menjelang dini hari, ternyata laporan dari masyarakat tersebut benar adanya. Rumah yang sehari-hari tergolong ramai tersebut, turut didatangi oleh sejumlah pemuda. Tak beberapa lama, terpantau adanya pesta sabu di TKP dan polisi pun langsung menggerebek rumah tersebut.

“Tersangka kita tangkap te­ngah menghisab sabu. Saat ditang­kap, 3 tersangka sempat pa­nik,”ujar AKP Russiwan.

Di TKP, polisi turut menyi­ta 1 buah bong, 3 mencis, 1 cotton but dibungkus plastik dan 1 paket ganja, 1 paket kecil sabu-sabu, 2 jarum, 1 bungkus plastik pem­bungkus sabu dalam plastik putih,  1 buah pipet dan barang bukti lainnya.

“Ketiga tersangka melang­gar  UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan anca­man hingga 15  tahun kuru­ngan  penjara,”tegas AKBP Yuliani. (h/mg-isq/ddg)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]