Kehidupan Harimau Makin Terancam


Ahad, 09 Agustus 2015 - 19:35:57 WIB
Kehidupan Harimau Makin Terancam

Diperingatinya Global Tiger Day ini berawal dari keprihatinan atas hilangnya sebahagian habitat alami harimau akibat ekspansi manusia untuk kebutuhan pemukiman dan pertanian. Populasi harimau yang ter­sisa saat ini terdesak di petak-petak kecil hutan yang berdampak tingginya resiko inbreeding. Kecilnya petak hutan tersebut juga me­ning­katkan resiko perburuan. Hal ini terjadi di berbagai habitat harimau di berbagai negara, tak terkecuali di Indonesia, terutama di Su­ma­tera yang menjadi habitat harimau terakhir Indonesia.

Baca Juga : Pembangunan dan Keadilan bagi Padagang Kaki Lima

Kampanye dengan tema “ACT NOW! Keep The Forest For Tigers” ini dimulai dari kan­tor BKSDA Sumbar menuju La­pa­ngan GOR Agus Salim pukul 08.00 WIB. Dengan arakan-arakan patung harimau, para dancer dan atribut lainnya yang berisi kalimat-kalimat perlin­dungan terhadap harimau seperti “Harimau Suma­tera, Akankah Punah?”, “Melawan Perdagangan Harimau!,” dan kalimat pro­vokasi lainnya.

“Tahun lalu acara ini hanya sekedar kampanye di lingkungan Jam Gadang Bukittinggi, tapi tahun ini diadakan di Kota Pa­dang dengan mengajak 5 Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk ikut berpartisipasi, di antaranya SMA PB, SMA Kartika, SMA Negeri 5, dan SMTI. Kegiatan ini juga didukung oleh Dinas Kehutanan dan disponsori oleh Disney Con­servation Fund salah satunya,” kata Nadila Sevalina, panitia penyelenggara acara.

Baca Juga : Tips Pola Makan Sehat saat Lebaran

Berbagai kegiatan seperti lomba face painting, lomba me­warnai, dan lomba yel-yel pun ikut menye­marakkan kegiatan ini. “Walaupun kegiatan kita kecil, diikuti oleh rakyat-rakyat kecil, namun dapat memberi dampak  dan efek yang besar buat negara kita hendaknya,” kata vokalis Band Lalang yang ikut mera­maikan acara ini.

Gita Fadila (mahasiswa Bio­logi Unand) selaku Ketua Panitia Pelaksana mengatakan kepada Haluan dengan berlangsungnya acara ini hendaknya dapat mena­rik perhatian pemerintah untuk lebih mengajak masyarakat dalam mengambil bagian dalam melin­dungi aset bangsa dengan menjaga dan melestarikan hutan sebagai habitanya, dan semoga untuk tahun mendatang acara ini tidak hanya diikuti oleh adik-adik SMA tapi juga teman-teman mahasiswa dan para pemerintah daerah lain­nya”. Adapun tujuan mengajak adik-adik SMA adalah karena mereka sebagai generasi penerus agar mengetahui bahwa populasi harimau di negara sen­diri sudah hampir punah,” se­butnya.

Ia berharap kampanye ini dapat perhatian oleh pemerintah daerah dan diterapkan melalui kebijakan-kebijakan pemba­ngu­nan, terutama tata ruang daerah yang berbasis ekosistem dan lingkungan. Dengan melestarikan  harimau sumatera, besar ke­mungkinan hutan-hutan di Sumatera terjaga keutuhannya, agar pembangunan selanjutnya berdiri lebih baik. (h/mg- mai)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]