Siswi SMP Diperkosa Bergiliran


Senin, 10 Agustus 2015 - 19:13:19 WIB
Siswi SMP Diperkosa Bergiliran

Informasi yang dipe­roleh menyebutkan, keja­dian tersebut berawal ketika korban hendak pulang seko­lah, Senin (16/3) menaiki angkot jurusan Pasar Raya-Pasar Baru menuju ke ru­mah­nya di Kecamatan Pa­uh, Padang. Korban minta ber­henti untuk turun sete­lah tiba di simpang rumah­nya ke­pada sopir angkot Syahril.

Baca Juga : Ada Pos Pelayanan Prokes di Pasar Raya Padang

Namun, sopir angkot tersebut menahan korban agar tidak turun dan AS dibawa Syahril bersama kedua rekannya ke lokasi pemerkosaan. Sampai di tempat itu, Saputra turun dari angkot dan langsung memegang tangan korban untuk turun dari angkot.

Setelah korban turun, ketiga tersangka tersebut memperkosa secara ber­gantian. Setelah selesai tersangka mengantarkan korban yang masih di bawah umur pulang, tapi hanya sampai simpang dekat ru­mah korban. Keesokan ha­ri­nya, korban pun kembali dibawa ketiga tersangka ke lokasi yang sama dan kem­bali diperkosa.

Baca Juga : Jadwal Pendaftaran CPNS 2021 di Padang Belum Jelas

Setelah lima bulan le­bih, tepatnya 6 Agustus 2015, mendadak korban tidak ma­u pergi sekolah. Orang­tua korban pun ter­kejut dan menanyakan ala­san kenapa tidak pergi ke sekolah. Awal­nya, korban tidak mau mem­beritahu penyebabnya. Ka­rena terus dipaksa, akhirnya korban pun menceritakan kejadian tersebut.

Setelah mendengar ce­rita AS, orangtua korban berusaha mencari ketiga tersangka pemerkosaan anak­­nya. Alhasil, Saputra bersama Rahman dapat diamankan oleh orangtua korban dan langsung mem­bawa ke Mapolresta Pa­dang, Sabtu (8/8) sekitar pukul 02.30 WIB.

Baca Juga : Dilepas Rektor UIN IB Padang, Jenazah Masnal Zajuli Dimakamkan di Tanah Datar

Orangtua korban lang­sung membuat laporan ke petugas SPKT Polresta Pa­dang. Kapolresta Padang Kom­bes Pol Wisnu An­dayana melalui Kasat Res­krim AKP Abdus Syukur Felani me­nyebutkan, sehari setelah melapor, ketiga tersangka di­tang­kap pihak keluarga korban dan mem­bawanya ke Mapolresta Padang.

Keterangan sementara, korban kenal dengan ketiga tersangka dan mengajak kor­ban berkeliling hingga sam­pai ke lokasi kejadian.

Baca Juga : Hendri Septa Serahkan Paket Sembako untuk Warga Sekitar TPA Air Dingin

“Saat korban naik ang­kot dari depan sekolah sudah ada tiga tersangka. Kemudian korban diper­kosa secara bergantian oleh mereka (tersangka,red) di lokasi kejadian,” kata Ab­dus, Senin (10/8).

Dikatakannya, ketiga tersangka  mela­kukan tidak sekali saja, melainkan keesokan hari­nya kembali melakukan perbuatan yang sama. Kini mereka telah diamankan dan tengah diperiksa oleh penyidik untuk proses lebih lanjut. “Dalam kasus terse­but, kami telah menga­man­kan pakaian korban dan telah dilakukan visum,” ujarnya.

Ditambahkan Abdus, terkait kasus ini ketiga ter­sangka terancam pasal 81 ayat 1 Undang-undang (UU) RI No. 35 tahun 2004 tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 ten­tang perlindungan anak de­ngan ancaman lima hing­ga 15 tahun penjara. (h/mg-isq)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]