Penyaluran PKH Tahap Dua Tuntas Agustus


Senin, 10 Agustus 2015 - 19:19:21 WIB
Penyaluran PKH Tahap Dua Tuntas Agustus

Dikatakan Khofifah, ada 2.780.000 jiwa di Indo­nesia yang menerima PKH tahap dua ini, masing-ma­sing masyarakat mendapat bantuan pokok berupa uang tunai sebesar Rp500.000.

Baca Juga : Gempa 5,8 Magnitudo Guncang Padang, Pasien dan Keluarga di RSUP M Djamil Berhamburan

Selain bantuan pokok kata Mensos, juga terdapat bantuan tambahan yang diberikan secara khusus dengan nominal berbeda-beda. Dana PKH tambahan, di antaranya untuk ibu hamil dan yang memiliki bayi mendapat tambahan Rp1 juta, untuk yang me­miliki anak usia Sekolah Dasar (SD) mendapat tam­ba­han Rp1.450.000, anak usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) Rp750 ri­bu, dan anak Sekolah Mene­ngah Atas (SMA) mendapat tambahan Rp1 juta. Pembayaran PKH tambahan dilakukan em­pat kali dalam setahun.

PKH yang disalurkan Agus­tus ini sebesar Rp2,4 triliun se- Indonesia. Dimana kategori penerima PKH tersebut kata Khofifah yaitu untuk warga status sosial ekonomi terendah.

Baca Juga : Hendri Septa Serahkan SK Pengangkatan bagi 112 P3K di Lingkungan Pemko Padang Formasi 2019

"Sebelumnya saya sudah me­la­kukan pemantauan penyaluran PKH di Limapuluh Kota dan sekarang di Kota Padang. Pe­nyaluran PKH tahap dua ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia," jelasnya.

Angka penerima PKH tahun ini akan diperluas menjadi 6 juta jiwa. "Hal ini dilakukan peme­rintah untuk membantu warga yang mengalami sosial ekonomi yang lemah," ujar Khofifah.

Baca Juga : 112 Orang Terima SK Pengangkatan di Lingkungan Pemko Padang, Terbanyak Formasi Guru

Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Padang Fedian menga­takan, penerima PKH di Kota Padang sebanyak 5.115 orang, dengan total uang yang diku­curkan Rp5,4 miliar.

Sementara untuk di Bungus ada sebanyak 375 jiwa yang mendapatkan PKH dengan ku­cu­ran dana sekitar Rp300 juta lebih. "Penyaluran PKH ini merupakan tahap kedua dalam tahun 2015 ini," ungkapannya.

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Jumat 05 Maret 2021

Raskin 13

Pemerintah melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) akan kembali mengucurkan beras mis­kin (raskin) bulan ke-13 bagi masyarakat kurang mampu. Hal ini diungkapkan Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Para­wansa ketika meninjau stok raskin di gudang Bulog Divisi Regional Sumbar di Padang, Senin (10/8).

Dikatakan Mensos, sebanyak 15,5 juta Kepala Keluarga (KK) yang menerima Raskin akan ditambah dengan raskin bulan 13. Agar raskin 13 bisa direa­lisasikan secepatnya, Menteri Khofifah menginstruksikan Pe­me­rintah Kabupaten/Kota un­tuk mem­bantu percepatan distribusi raskin dengan segera mengirim Surat Perintah Alokasi (SPA) ke Bulog.

"Stok di Bulog tidak menga­lami kendala. Kalau alokasi raskin September bisa disalur­kan Agustus, maka di Bulan September digunakan untuk mendistribusikan raskin 13. Untuk itu, Bupati/Walikota harus cepat mengirim SPA ke Bulog," terangnya.

Khofifah menambahkan, saat ini stok raskin yang tersimpan di gudang Bulog Sumbar mencapai 18.000 ton. Agar stok terjaga kualitasnya, Bulog diminta rutin memeriksa raskin yang ter­sim­pan, serta menerapkan sistem first in first out atau beras yang masuk pertama harus diprio­ritaskan untuk dikeluarkan pertama.

Dalam kesempatan yang sa­ma Kepala Bulog Divre Sumbar Arjun Ansol Siregar mengaku siap untuk menyalurkan raskin 13, karena distribusi raskin untuk bulan Agustus di Sumbar telah mencapai 90 persen.

"Kita siap menyalurkan ras­kin 13, untuk itu kita minta kabupaten/kota segera mengirim SPA nya," ujar Arjun. (h/mg-isr)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]