RPH Jangan Sampai Dikuasai Mafia


Selasa, 11 Agustus 2015 - 19:31:58 WIB
RPH Jangan Sampai Dikuasai Mafia

Ketika peninjauan itu, Dirjen berharap, jangan sampai mafia menguasai RPH Modrn, sehingga po­sisi pemerintah akan men­jadi lemah.”Kita tidak anti bermitra dengan pebisnis asal aturan mainnya dii­kuti,”sebutnya. Ia juga ber­harap, agar Pemko Paya­kumbuh memotivasi war­ganya untuk lebih produktif beternak sapi. Pasalnya ke­bu­tuhan sapi untuk RPH maksimal 100 ekor per hari.

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Virus Corona di Sumbar: Positif 169, Sembuh 162, dan Meninggal Dunia 4 Orang

Menurut dia, pe­me­rin­tah akan memfasilitasi sen­­tra tersebut, ada imam­nya yang akan mengkoor­dinasi­kan antara para pe­ternak dengan pemerintah. Di se­tiap sentra pe­ter­na­kan itu, akan mem­peroleh sapi bibit minimal 1.000 ekor yang akan di­kem­bangkan. Se­hingga lima tahun kedepan di­per­kira­kan swasembada pangan sector peternakan akan tercapai, ulasnya.

Sekaitan belum ber­fung­­sinya RPH Modrn di Payo­basuang Payakumbuh, Ke­pala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sum­bar, Drh.Erinaldi,MM mela­por­kan, selambatnya bulan de­pan peralatan yang sudah ada di RPH Modrn tersebut sejak awal tahun lalu, akan dipasang pihak technisi dari Spanyol. Mu­dah mudahan No­pember akan ber­lang­sung ujicoba pemotongan hewan.

Baca Juga : Safari Ramadan, Gubernur: Yang Menguatkan Iman dan Adab adalah Alquran

Untuk uji coba pemo­tongan hewan, sejumlah sapi sudah dipersiapkan. “Semo­ga awal tahun 2016 RPH akan beroperasi se­penuh­nya,”ujar Erinaldi diha­dapan Kepala BPT-HPT Padang Mangateh, Sugiono, Sekdako Pa­ya­kumbuh, Ben­ny Warlis, Kadis Peternakan dan Ke­sehatan Hewan Li­ma­puluh Kota Priyadi Bu­diman, Kadis Perikanan dan Pe­ternakan Payakumbuh, De­vi Sastra, Kepala UPT RPH, Efdal Kavri dan Ke­tua Komis B DPRD, Chan­dra Septipon. (h/zkf)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]