Polisi Geledah Kemenperin


Selasa, 11 Agustus 2015 - 19:49:31 WIB
Polisi Geledah Kemenperin

“Itu yang masih berfokus kepada tahapan preclea­rance, tentu penyidik me­nyim­pulkan ada kaitan de­ngan lima tersangka yang sudah kita tetapkan bebe­rapa waktu lalu,” kata Iqbal, Selasa (11/8/2015).

Baca Juga : Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

Ia menambahkan, dari hasil penggeledahan pe­nyidik mendapat 21 doku­men yang berupa surat dan petunjuk lainnya serta satu komputer yang diyakini bisa menjadi alat bukti untuk melakukan pengembangan kasus dwelling time ini.

“Sekarang kita intensif melakukan proses pe­nyi­dikan dan pe­ngem­ba­ngan,” ujarnya.

Baca Juga : Perkuat Infrastruktur Digitalisasi Partai, Anis Matta Resmikan Gelora Media Centre

Dua Staf Dipulangkan

Sementara itu, penyi­dik Polda Metro Jaya me­mu­langkan dua orang staf Ke­men­terian Perin­dus­tri­an yang dibawa saat peng­gele­dahan, Senin (10/8/2015) kemarin.

Diketahui, pengge­leda­han itu dilakukan da­lam pengembangan kasus du­gaan korupsi proses dwel­ling time Pelabuhan Tanjung Priok di Ke­men­terian Per­dagangan.

“Dua orang dari Kemen­terian Perindustrian yaitu W dan P salah satu staf di situ dan dimintai keterangan tadi pagi sudah dipu­lang­kan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Mohammad Iqbal, Selasa (11/8/2015).

Menurut dia, penyidik memulangkan kedua orang tersebut karena statusnya masih sebagai saksi. Na­mun, apabila penyidik me­­mer­lukan keterangan tam­bahan tentu akan di­panggil kem­bali nantinya guna pe­nyi­dikan.

“Hari ini penyidik me­me­riksa dua saksi yang ke­ma­rin sudah dipanggil ya­itu inisial K dan S, salah satu pejabat di Ke­men­terian Pe­rin­dustrian juga. Itu sekelas kasubdit,” ujar­nya. (h/inl)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]