Pemerintah Tambah Kuota Impor Sapi


Selasa, 11 Agustus 2015 - 19:50:39 WIB
Pemerintah Tambah Kuota Impor Sapi

Pihak asosiasi peternak sapi dan kerbau di sisi lain mengakui pihaknya tidak mampu memenuhi per­min­taan sehingga memicu ke­nai­kan harga daging eceran.

Baca Juga : Daftarkan Logo Partai atas Nama SBY, Ketua DPC PD Dharmasraya: Cegah Penyalahgunaan oleh Pihak Lain

Mengantisipasi hal itu, Menteri Perdagangan Rach­mat Gobel dikabarkan telah memberikan lampu hijau bagi tambahan 50 ribu ekor sapi Australia.

Namun, izin impor ter­sebut tidak diberikan kepa­da kalangan importir yang selama ini menguasai bisnis impor sapi Australia.

Baca Juga : DPC Partai Demokrat Dharmasraya Sampaikan Surat Pengaduan dan Perlindungan Hukum ke Polres Setempat

Pemerintah justru mem­berikan izin tambahan 50 ribu ekor itu kepada Bulog, guna mengimpor sapi jenis siap potong, bukan sapi untuk penggemukan (feed­lot) yang perlu beberapa bulan sebelum tiba di pasa­ran daging.

Hal ini disambut baik pihak Kementerian Per­tanian Australia. Menurut ju­ru bicara Menteri Perta­nian Barnaby Joyce, pihak­nya belum menerima penje­lasan detail mengenai infor­masi ini, namun menya­takan menyambut baik.

Baca Juga : Terjun ke Politik, Athari Gauthi Ardi: Ingin Kampung Seperti Jakarta

Sementara ketua Dewan Eksportir Ternak Australia Alison Penfold menyatakan sebenarnya agak sulit meme­nuhi permintaan sapi yang dilakukan secara mendadak seperti itu.

“Tentu saja permintaan da­dakan ini menyulitkan,” ka­ta Alison Penfold kepada ABC. ;”Namun jika tersedia izin tambahan, kami akan be­kerja keras untuk meme­nu­hinya.”

Baca Juga : Ada Gerakan Mau Kudeta Cak Imin dari Kursi Ketum PKB, Benarkah?

Sebelumnya, peme­rin­tah Indonesia hanya mener­bitkan izin kuota impor sapi Australia sebesar 50 ribu ekor untuk kuartal ketiga Juli - September 2015. Jum­lah tersebut me­nu­run dras­tis dari kuota impor kuartal kedua 2015 sebesar 250 ribu ekor, dan kuartal pertama sebesar 75 ribu ekor.

Penurunan tersebut me­micu spekulasi dan dugaan terjadinya permainan oleh berbagai pihak untuk me­naik­kan harga daging di pasaran. Di sisi lain, Austra­lia langsung mengan­tisipa­sinya dengan mencoba mem­­­buka pasar baru bagi eks­por sapi mereka, ter­ma­suk ke China. (h/dtc)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]