11 Bandar dan Pengedar Sabu Dibekuk


Rabu, 12 Agustus 2015 - 19:19:37 WIB
11 Bandar dan Pengedar Sabu Dibekuk

Lima tersangka bandar sabu-sabu yang ditangkap Pol­res Padang Panjang ma­sing-masing AZ(33), LL (34) warga Paninjauan, Ke­ca­matan X Koto,Tanah Da­tar, RD (25), JY (20),KM (34) warga Padang Panjang. Ter­sangka bersama barang buk­ti (BB) Sabu-sabu sebe­rat 4,8 gram  diamankan polisi.

Baca Juga : Pemkab Pesisir Selatan Siapkan Berbagai Dokumen Demi Kelanjutan Pembangunan Pelabuhan Pansahan

Kasat Narkoba Polres Padang Panjang Iptu Abdul Muis mengungkapkan, pe­nangkapan dilakukan sete­lah informen kepolisian mengetahui keberadaan ter­sangka di wilayah hukum Polres Padang Panjang.

“Penangkapan kita laku­kan di kediaman RD di Jalan Bandar Johan, Kelu­rahan Bukit Suru­ngan,” ka­tanya.

Baca Juga : Dinkes Pesisir Selatan Ungkap Pentingnya Edukasi Prokes bagi Anak

RD bersama JH dibekuk tanpa perlawan berarti. Ba­rang bukti yang disita sabu-sabu 0,3 gram. Setelah itu, polisi meng­interogasi kedua tersangka yang terungkap ada keter­libatan tersangka lainnya berinisial KM.

“KM dapat kami tang­kap di kasawan Simpang Lapan Busur saat ber­da­gang,” ungkapnya.

Sembunyi di WC

Satnarkoba akhirnya da­pat membongkar identitas ban­dar narkoba lintas Sum­bar itu.  KM dan LL telah beroperasi di beberapa dae­rah di Sumbar yakni, Kota Padang, Pariaman, dan Pa­dang Panjang.

Sementara dari kete­rangan KM, Sabu- sabu didapat dari rekannya AZ dan LL yang merupakan pasangan suami istri (Pasut­ri) asal Nagari Paninjauan, X Koto, Tanah Datar.

“Tak mengulur waktu, kita langsung menuju ke­diaman tersangka. Hasil pengintaian, kita dapat me­mastikan keberadaan ter­sangka dan melakukan peng­gerebekan tersangka KM dan LL di kediamannya,” ujar Abdul Muis.

Sebelum penangkapan, ter­sangka sempat me­nge­tahui keberadaan polisi yang telah mengepung ru­mahnya.  KM bersembunyi  di dalam WC.

“ Kita bergerak lebih cepat, meskipun KM sempat mem­buang BB seberat 4,5 gram ke dalam belahan di­ding WC. KM bersama LL dibekuk dan digiring ke Mako polres Pa­dang Pan­jang  untuk di pro­ses,” sebut Abdul Muis.

4 Tersangka

Empat tersangka penge­dar narkoba lintas Provinsi Sumbar Riau berhasil di­tangkap jajaran kepolisian Ditres Narkoba Polda Sum­bar, Senin (10/8) se­kitar pukul 21.50 WIB di Ter­minal Jati, Kota Pa­riaman.

Keempat tersangka ada­lah Amrizal (43), Jupriadi (44), Budi Wahyu (37), Radjab (44) yang ditangkap saat bertransaksi dengan petugas polisi yang sedang melakukan penyamaran. Dari mereka polisi menyita barang bukti tiga paket kecil dan satu paket besar nar­koba jenis sabu.

Informasi yang dihim­pun Haluan, Selasa (11/8) bahwa tersangka Bu­di dan Amrizal merupakan kakak beradik yang sama profesi sebagai pengedar narkoba kelas kakap. Hanya saja keduanya tinggal di daerah yang berbeda, Am­rizal di Pekanbaru sedang­kan Budi tinggal di Koto Marapak Kota Pariaman.

Sebelum sampai di lo­kasi yang telah direncanakan oleh Amrizal, ia dan ter­sangka Rajab yang juga ting­gal di Riau datang ke Kota Pariaman membawa barang yang akan dijual. Kemudian, sesampai di Kota Pariaman Amrizal dan Rajab langsung menuju rumah Budi.

Agar tidak ketahuan, Amrizal menyuruh ter­sang­ka yang bernama  Jupriadi yang merupakan warga Pa­riaman juga sekaligus teman dari Budi untuk mengan­tarkan barang kepada yang hendak membeli.

Jupriadi awalnya datang seorang diri ke terminal yang telah dijanjikan. Saat itu juga, ketiga tersangka Amrizal, Budi dan Rajab menyusul Jupriadi ke lokasi transaksi. Sesampai di TKP keempat tersangka tersebut siap un­tuk menunggu pembeli. Saat hendak menyerahkan ba­rang haram tersebut yang ditangan Jupriadi, saat itu­lah polisi langsung me­nyer­gap ke empat tersangka ber­sama barang buktinya tanpa ada perlawanan.

Saat diperiksa, ke empat­nya baru saja menggunakan narkoba dan positif sebagai pemakai dan pengedar. Ke­em­pat tersangka langsung digelandang ke Ditres Nar­koba Polda Sumbar untuk dimintai keterangan dan penyidikan lebih lanjut.

Kabag Bin Ops Dit. Res­narkoba Polda Sumbar, AK­BP M . Yasli menuturkan bahwa tersangka Amrizal dan Radjab merupakan war­ga Riau dan Jupriadi dan Budi merupakan warga Kota Pariaman. Kebetulan antara Amrizal dan Budi saudara kandung maka membuat bisnis lintas provinsi ber­jalan mulus selama ini.

Tersangka dijerat KUHP pasal 111 dan 112 ayat 2 tentang Undang-Undang Nar­­kotika nomor 35 tahun 2009 dan dijerat ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Sebelumnya, Satnarkoba Polres Payakumbuh juga menangkap dua tersangka terlibat sabu-sabu yakni Zulhendra (33) dan warga Jorong Lubuak Batingkok, Kecamatan Harau Kabu­paten Limapuluh Kota dan Romi Maijasni (30) warga  Ke­lurahan Tigo Koto Diba­ruah, Kecamatan Paya­kum­buh Utara, Kota Paya­kum­buh.

Kedua tersangka, di­tangkap di tempat dan waktu yang berbeda. Zul ditangkap pada Minggu (9/8) di­ka­wasan Kelurahan Tarok Ke­camatan Paya­kumbuh Utara sekitar pu­kul 20.25 Wib. Tersangka yang meng­guna­kan sepeda motor tersebut dibekuk ketika hendak me­ngan­tarkan paket sabu-sabu kepada pemesan.

Dari penangkapan ter­sebut, Polisi mengamankan 3 paket sedang sabu-sabu yang disimpan di saku ce­lana bagian belakang dan 2 paket sabu dalam kotak kecil di saku kiri celanan depan. Dari pengakuannya, Zul mendapatkan sabu dari temannya berinisial YZ. YZ yang saat ini tengah diburu petugas juga berstatus PNS Kabupaten Limapuluh Kota. (h/mg-pis/mg-win/ddg)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]