Konservasi Harimau Sumatera Dikampanyekan


Kamis, 13 Agustus 2015 - 18:58:42 WIB
Konservasi Harimau Sumatera Dikampanyekan

Mengusung tema Act Now !!! Keep The Forest For Tiger. Acara GTD 2015 di Riau ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sebab di tahun ini GTD dilaksanakan di Desa Muaro Bio yang berde­katan langsung dengan Kawa­san Suaka Margasatwa Rim­bang Baling, Kampar Kiri Hulu.

Baca Juga : Kolam Pemandian Hotwater Boom Solsel Tetap Buka, Satpol-PP Gelar Patroli

Tujuan diselengggarakan­nya kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan da­sar kepada siswa SDN 012 Batu Sanggan mengenai kon­servasi Harimau Sumatera dan habitatnya. Kegiatan ini di dukung FHK, WWF Riau, Mahasiswa Riau, Pencinta Alam dan Komunitas Seni. Kegiatan kampanye ini juga mendapat sambutan yang sa­ngat baik dari pihak sekolah maupun masyarakat setempat.

“Pihak sekolah sangat men­­dukung kegiatan kam­pa­nye konservasi harimau untuk memberikan wawasan kepada para siswanya mengenai peles­tarian alam terutama peles­tarian harimau sumatera,” terang Pondri selaku per­wakilan pihak sekolah.

Baca Juga : Hati-hati! Eksploitasi Anak Rawan Terjadi di Wisata Indonesia

Adapun bentuk kegiatan kampanye diantaranya, per­tama, pengenalan Harimau Sumatera dan habitatnya yang disampaikan dalam bentuk cerita oleh fasilitator atau pendamping yang dibantu de­ngan beberapa tokoh seperti tokoh harimau, monyet, po­hon, dan rusa untuk memu­dahkan siswa memahami pe­san yang disampaikan tersebut.

Kedua, story telling me­ngenai rantai makanan yang dikemas dalam bentuk wa­yang. Materi tentang rantai makanan ini dimainkan oleh dua orang dalang yang meng­himbau kepada masyarakat, khususnya masyarakat desa agar senantiasa memelihara binatang dengan tidak mela­kukan perburuan supaya rantai makanan tidak terputus.

Baca Juga : Sandiaga Uno Mengaku Merinding Saat Salat Isya di Hotel Marbella Anyer, Ada Hantu?

Materi ketiga yaitu me­ngenai sungai dan biota air yang disampaikan dengan cara ga­mes kreatif oleh siswa. Siswa dibagi menjadi beberapa tim dengan jumlah anak sebanyak 6 orang disetiap timnya. Ma­sing-masing anak mewakilkan peran harimau, limbah, dan rusa.

Setelah ketiga materi ter­sebut disampaikan, maka di­lan­jutkan dengan permainan ular tangga untuk menguji seberapa jauh pemahaman siswa terhadap materi yang diterima.  (hr)

Baca Juga : Pariwisata Era Baru, Sandiaga: Berbasis Alam Terbuka

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]