Wujudkan Cita-cita Tanah Datar Melalui Pengabdian


Jumat, 14 Agustus 2015 - 18:03:57 WIB
Wujudkan Cita-cita Tanah Datar Melalui Pengabdian

“Setelah kita lakukan penelitian lapangan selama empat bulan sejak Januari - April 2015 lalu, beberapa masalah yang terjadi di te­ngah-tengah masyarakat per­­–lu disikapi secara ber­sama-sama, mulai dari stra­ta masyarakat bawah hingga strata menengah ke atas di Tanah Datar maupun di luar Tanah Datar. Terjadi de­gradasi moral, akhlak, eti­ka, sopan santun serta seni bu­daya. Efek dari hal ter­sebut da­erah kita rentan terhadap ber­­bagai kasus yang juga di­tun­jukkan oleh data-data pen­­dukung bah­wa di Datar Da­tar angka bu­nuh diri ting­gi, pelecehan seksual dan angka pe­nya­lahgunaan nar­koba juga ting­gi,” ka­tanya.

Baca Juga : Politik dan Etika Berkelindan dalam Pengisian Jabatan Wawako Padang

“Sehingga jika hal ini dikaitkan dengan Tanah Da­tar sebagai luhak nan tuo, pusek jalo pumpunan ikan yang berfilosofi adat basandi syarak - syarak basandi kita­bullah (ABS - SBK) yang diwariskan lelu­hur kita, filosofi adat kita tersebut tidak singkron dengan kon­disi saat ini,” tambah Kom­bes Pol (Purn) H Syaherdam kepada Ha­luan, di Posko Pemenangan di Simpang Kiambang Ju­mat (14/8).

Dikatakan Syaherdam, sekaitan dari itu, seluruh masyarakat Tanah Datar baik yang berdomisili di kam­pung halaman maupun di rantau seyogyanya ber­peran aktif dalam rangka mengem­balikan filosofi ABS-­SBK tersebut dengan me­ngapli­kasikan dalam ke­hidupan sehari-hari.

Baca Juga : Jangan Terlalu Bersedih Jika Kamu Dihinakan

Insya Allah jika jalan tulus tersebut dilakukan secara bersama-sama, cita-cita yang kita wujudkan di­atas tersebut akan dapat diraih sehingga Tanah Datar sebagai luhak nan tuo bisa dijadikan barometer di Su­matera Barat dan bahkan hingga tingkat nasional di dalam segala lini kehidupan.

Syaherdam dan Sultani yang berpasangan pada Pil­kada mendatang, juga mena­ruh hati pada bidang pen­didikan.  Keduanya, me­ngapresiasi pemerintah Ta­nah Datar yang mampu men­­­jadi terbaik dalam pe­ngelola pendidikan di Su­matera Barat pada empat tahun terakhir.

Baca Juga : Mengapa Isu Presiden 3 Periode Kembali Berhembus?

Alhamdulillah berkat kerja keras pada ke­pe­mim­pinan M Shadiq Pasadigoe, saat ini pendidikan di Tanah Datar cukup mendapat tem­pat yang terhormat di Sum­bar. Justru dari itu, ke depan hal yang positif ini perlu kita pertahankan dan tingkatkan sehingga Kota Batusangkar dan Tanah Datar bisa dija­dikan kota pendidikan. Seja­rah membuktikan bahwa Tanah Datar adalah tempat pertama kalinya perguruan tinggi di Sumatera Barat dengan nama PTPG yang kemudian dipindahkan ke Padang menjadi IKIP,” sebut Syaherdam.

Lalu pada bidang per­tanian, perkebunan, kehu­tanan dan peternakan yang juga sebagai salah satu dari program prioritas pem­ba­ngunan Tanah Datar ke de­pan, Syaherdam bertekad agar peningkatan kese­jah­teraan masyarakat dapat dimaksimalkan.

Baca Juga : Perang Inovasi dalam Era Disrupsi

“Sebagaimana kita ke­tahui bahwa dengan per­kembangan penduduk dan ekonomi yang tinggi, kon­sekuensi lahan-lahan per­tanian dan per­kebunan dari waktu ke waktu akan sema­kin ber­kurang. Perlu tero­bosan-terobosan baru dalam bidang teknologi pertanian dengan melibatkan putra-putra terbaik Tanah Datar untuk berpartisipasi aktif dalam meningkatkan kua­litas dan kuantitas. Yang tidak kalah pentingnya me­lakukan survei secara fokus terhadap sumber daya alam yang ada agar dapat dikelola dengan baik,  dengan me­ngikut­sertakan ninik-ma­mak, alim ulama, cerdik pandai, tungku tigo saja­rangan, tali tigo sapilin,” sebutnya.

Di bidang pariwisata yang menjadi primadona Tanah Datar, perlu dikelola dengan serius dan fokus dengan melibatkan seluruh stakeholder yang ada ber­sama masyarakat sehingga bisa dijadikan sebagai salah satu objek wisata yang bisa dijual dit ingkat nasional dan mancanegara.

“Dengan pengelolaan ke­pariwisataan yang baik dan berdaya saing tentu juga akan memberikan peluang kepada masyarakat kita untuk me­ningkatkan pere­konomian dan sekaligus akan me­ning­katkan income daerah,” tu­tup Syaherdam.  ***

 

Laporan :
FERI MAULANA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]